Mortir Disangka Besi Tua – Ambon Ekspres
Berita Utama

Mortir Disangka Besi Tua

AMEKS ONLINE, AMBON.— Awalnya dikira besi tua, ternyata mortir aktif yang merupakan sisa peninggalan dari jaman perang dunia kedua. Benda berbahaya ini ditemukan oleh buruh di kawasan Pelabuhan Yos Soedarso Ambon sekira pukul 11.00 WIT, Selasa (10/10).

Penemuan mortir itu sempat menjadi perhatian pekerja dikawasan Pelabuhan Yos Soedarso yang tengah melakukan aktivitas bongkar muat. Motir berukuran sekitar 20 centimeter itu, pertama kali ditemukan salah satu buruh yang tengah membongkar besi tua dari truk untuk di masukan kedalam kontainer.

Yusuf Candra (31), salah satu buruh yang ditemui koran ini, dikawasan Pelabuhan Yos Soedarso menuturkan, mortir pertama kali ditemukan VT alias Viktor (28), salah satu rekan kerjanya. “Kemudian Viktor berikan kepada saya. Karena merasa tidak enak dan curiga kemudian saya pisahkan dan diturunkan dari mobil,” kata dia kepada wartawan di kawasan pelabuhan tersebut.

Setelah memisahkan dan menurunkan dari dalam mobil, Candra kemudian memberitahukan kepada anggota polisi yang saat itu melakukan pengawasan di kawasan pelabuhan. “Kami awalnya tidak tahu kalau ini mortir. Kami tahu setelah kita laporkan kepada polisi, dan polisi sampaikan bahwa benda yang kami pisahkan itu mortir. Polisi kemudian memisahkan dari dekat mobil yang sedang kami lakukan bongkar muat,” jelas dia.

Diakui, mobil truk yang mengangkut besi tua itu datang dari Pulau Seram. “Kami disini hanya membongkar, untuk di masukan kedalam kontainer. Mobil itu dari Seram, tiba di pelabuhan sekitar pukul 10.00 WIT. Dan sekitar jam 11.00 WIT, kita bongkar setengah jam kemudian baru kita temukan benda yang ternyata mortir itu,” akuinya.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Yos Soedarso (KPYS) Ambon, AKP Roni Ferdy Manawan yang dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mortir dikawasan pelabuhan Yos Soedarso oleh buruh pelabuhan. Pihaknya kini telah mengamankan bahan peledak jenis mortir itu, sebelum diserahkan kepada Detasemen Gegana Polda Maluku untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Sementara sudah kita pasangi police line untuk mengamankan bahan peledak jenis mortir. Kita akan serahkan kepada Gegana, karena mereka lebih mengetahui soal bahan peledak termasuk mortir ini,” tuturnya.

Dia menduga mortir yang ditemukan masih aktif dan memilik daya ledak yang cukup membahayakan. “Dari kasat mata ini, merupakan mortir yang masih aktif dan merupakan sisa peninggalan perang dunia kedua. Benda ini (mortir red) memiliki daya ledak yang keras, kuat dan cukup mematikan,” akuinya.

Sekira pukul 15.30 WIT, tim dari Detasemen Gegana Polda Maluku tiba dilokasi penemuan gana mengamankan benda tersebut.(AHA)

Click to comment

Most Popular

To Top