Demokrat Masih Terbuka Buat SA – Ambon Ekspres
Politik

Demokrat Masih Terbuka Buat SA

Hinca : Kami Ingin Menang

AMEKS ONLINE, AMBON.—DPP Partai Demokrat belum membuat keputusan. Beberapa kandidat dari belasan nama yang diusulkan, masih berperluang diusung sebagai pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku 2018.

Petahana Said Assagaff (SA) juga masih berpeluang untuk digandengkan dengan kader Demokrat, Michael Wattimena (BMW). Masih terbukanya peluang untuk Assagaff, karena proses di DPP Demokrat belum rampung. Baik penjajakan calon maupun koalisi. “Prosesnya masih terus berjalan dan waktu masih cukup banyak. Partai-partai pasti akan terus melakukan komunikasi, termasuk Demokrat. Baik koalisinya, maupun calonnya berjalan paralel,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Hinca Panjaitan saat ditanya Ambon Ekspres via percakapan WhatsApp (WA), Kamis (12/10).

Ada 11 bakal calon gubernur yang terdaftar di DPD Demokrat Maluku. Mereka adalah Barnabas Orno, Komandan Korps Brimob Mabes Polri Irjen Murad Ismail, petahana Said Assagaff, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Michael Wattimena, mantan anggota DPR RI Engelina Pattiasina, Inspektur IV Jamwas Kejagung Herman Koedoeboen, Kadis Ketahanan Pangan Provinsi Maluku MZ Sangadji, mantan Ketua DPD Demokrat Maluku Jacobus Puttileihalat, Bupati Bursel Tagop S Soulisa, Dirjen Pembangunan Kawasan Tertentu Kemendes PDTT Johozua M Yoltuwu dan mantan Bupati MTB Bitzael S Temmar.

Hinca menyatakan, BMW maupun kandidat-kandidat lainnya yang berpeluang direkomendasi masih berkomunikasi baik dengan DPP Demokrat. ”BMW dan semua (kandidat) yang berpeluang, terus melakukan komunikasi politik dengan pihak-pihak yang punya potensi cukup,” jelas dia.

Soal koalisi, lanjut Hinca, salah satu syaratnya adalah peluang menang. “Koalisi yang baik adalah bila punya potensi menang cukup besar, dan diterima masyarakat serta punya integritas yang mempuni,” papar pria asal Asahan, Sumatera Utara itu.

Hinca tidak menjawab ketika ditanya terkait kandidat atau pasangan calon yang memiliki elektabilitas tinggi maupun rendah, serta pertimbangan DPP. Namun ia memastikan, yang direkomendasi nantinya adalah yang berpeluang menang, sebagaimana keinginan partai bintang mercy itu. “Kami ingin, yang kami usung dan dukung menang,” singkat Hinca di ujung WA messenger.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemenangan Pemilu (KPP) DPD Demokrat Maluku Max Marcel Sahusilawane mengatakan, Demokrat justru lebih bagus jika Said Assagaff (SA) menggandeng kadernya, Michael Wattimena atau yang sering disapa BMW (Bung Michael Watttimena). Namun, ia sendiri juga belum mengetahui soal informasi Assagaff menolak atau menerima BMW. “Kalau soal pak Assagaff menolak atau tidak, itu saya tidak tahu. Tetapi bagi kami, justru bagus kalau kader kami digandeng pak Assagaff sebagai wakil,” kata Sahusilawane kepada Ambon Ekspres via seluler, Kamis (12/10).

Sahusilawane belum terbuka soal rencana Demokrat, bila BMW tidak digandeng oleh Assagaff. Tetapi yang pasti, kader Demokrat akan ikut ikut kompetisi demokrasi lokal lima tahunan, baik sebagai calon gubernur maupun wakil gubernur. “Soal itu nanti saja,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, awalnya BMW tidak berkeinginan maju sebagai bakal calon Gubernur maupun Wakil Gubernur Maluku. Namun, dia merasa terpanggil sebagai putra daerah untuk membangun Maluku.

Tetapi, anggota DPR RI Fraksi Demokrat akan patuh terhadap keputusan partai. “Sebagai kader partai, wajib mematuhi segala perintah partai,” kata BMW usai mendaftar di DPD Demokrat, 30 September. (TAB)

Click to comment

Most Popular

To Top