Densus Tipikor ‘Bunuh’ Fungsi Pengawasan dalam Penyidikan – Ambon Ekspres
Nasional

Densus Tipikor ‘Bunuh’ Fungsi Pengawasan dalam Penyidikan

Kapolri Jendral Tito Karnavian

AMEKS ONLINE, JAKARTA – Rencana Polri membentuk Densus Tipikor dinilai hanya akan makin membuat polisi makin sewenang-wenang. Sebab, ada mekanisme hukum yang tak berjalan dengan semestinya.

Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia Fakultas Hukum Universitas Indonesia (MaPPI FHUI) menilai, penggabungan fungsi penyidikan dan penuntutan dalam Densus Tipikor tidak relevan.

Hal itu disampaikan Peneliti MaPPI FHUI Adery Ardhan Saputra dalam diskusi di Bakoel Coffe, Cikini, Jakarta, Minggu (15/10).

Adery menyatakan, dengan dimasukannya jaksa di dalam Densus Antikorupsi, maka otomatis akan ‘membunuh’ fungsi pengawasan dalam proses penyidikannya.

Karena, kata dia, jaksa di luar penyidikan menjadi pengawas sebuah perkara layak atau tidaknya untuk naik di persidangan.

Tapi bila jaksa masuk dalam bagian Densus, maka tak ada yang mengawasinya.

“Bila nantinya ada krminalisasi, maka penuntut umum bisa mengawasi. Tapi ketika digabung penyidikan dan penuntutan menjadi satu, itu susah, karana head dari densus ini adalah jenderal bintang dua yang juga penyidik,” jelasnya.

Adery mengakui, dalam pelaksanaannya, nantinya memang akan ada pengawan dari internal Polri.

Akan tetapi, ia mengaku pesimistis bahwa pengawasan dimaksud bisa berjalan dengan obyektif.

“Apakah pengawasan akan objektif? Ini bagi saya sangat mengangkangi peraturan yang ada,” tegad dia.

Prev1 of 2

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!