Densus Tipikor Polri Langgar KUHAP

by

Karena kejaksaan kata dia punya prinsip dominus litis, yaitu pengendali proses perkara dari tahap awal penyelidikan sampai pelaksana proses eksekusi suatu putusan.

“Jadi nantinya pengawasan terhadap penyelidikan menjadi tidak obyektif jika jaksa justru berada di bawah koordinasi polisi,” terang dia.

Seperti diketahui, Densus Tipikor ini akan beroperasi di seluruh Indonesia hingga tingkat kecamatan.

Total sebanyak 3.560 personel akan disiapkan dalam kesatuan tersebut.

Nantinya mereka akan ditempatkan di 33 satuan tugas wilayah Indonesia dan membutuhkan anggaran Rp2,6 triliun atau tiga kali lipat anggaran KPK.

Rincian kebutuhan anggaran Densus Tipikor itu disampaikan Kapolri Tito Karnavian dalam rapat kerja Komisi III DPR dengan Kapolri Tito Karnavian dan jajaran di gedung parlemen, Jakarta, Kamis (12/10).

Dalam rinciannya, Tito menjelaskan bahwa kebutuhan anggaran yang cukup besar itu terbagi ke dalam sejumlah spesifikasi.

Yakni belanja pegawai 3.560 personel mencapai Rp786 miliar. Belanja barang untuk operasional penyelidikan, penyidikan dan lainnya Rp359 miliar.

Sedangkan belanja modal Rp1,55 triliun, termasuk untuk membuat sistem dan kantor, serta pengadaan alat penyelidikan, surveilance dan penyidikan.

“Totalnya adalah Rp2,6 triliun,” ungkap Tito.

(elf/JPC/ruh/pojoksatu)

2 of 2Next