Penghuni Kos Tewas Ditusuk – Ambon Ekspres
Kriminal

Penghuni Kos Tewas Ditusuk

ELYAS RUMAIN/ameks PEMBUNUHAN : Polisi melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah korban pembunuhan di Desa Waiheru, Kecamatan Teluk Ambon, Jumat malam.

AMEKS ONLINE, AMBON.—Berawal dari teguran, terjadi kesalahpahaman yang berakibat nyawa melayang. Syafri (39), nekat menghabisi nyawa tetangga kosnya, La Djeni (53) di Desa Waiheru, Kecamatan Baguala, Kota Ambon.
Korban langsung tewas di lokasi kejadian (TKP) usai pisau pelaku tertancap ditubuh korban. Sebelum insiden naas itu terjadi,

Syafri yang diketahui memiliki riwayat penyakit kejiwaan dan pernah dirawat di RSKD Nania Ambon ini bertengkar mulut dengan korban yang kamar kosnya bersebelahan.

Sebelum terjadi cek-cok mulut, saat itu korban sedang makan di rumah kos bersama beberapa tetangga kos lainya sambil bercerita. Entah kenapa, pelaku yang sehari-hari bekerja serabutan ini menegur mereka yang sedang asik bercerita. Pelaku merasa terganggu dengan suara para tetangga kosnya ini.

Teguran pelaku ditanggapi santai korban. Namun, tanggapan itu justru membuat pelaku marah sehingga keduanya terlibat adu mulut.

Emosi Syafri tidak terbendung. Dia menuju dapur umum dengan tujuan mengambil sebilah pisau yang ditaruhnya dekat kompor miliknya. Setelah pisau ditangan, pelaku kembali sambil berlari mendekati korban dan menghujamkan pisau membabi buta.

Pisau yang dipegang pelaku tepat sasaran. Korban langsung tewas ditempat dengan lima luka tusuk dibagian perut dan dada. Insiden berujung maut tersebut terjadi Jumat (13/10) sekira 21.00 WIT.

Usai membunuh korban, pelaku sempat melarikan diri. Namun akhirnya dia menyerahkan diri ke Mapolsek Teluk Ambon dengan barang bukti sebilah pisau. Polisi selanjutnya melakukan olah TKP dan membawa jenazah korban ke RS Bhayangkara Polda Maluku. ‘’Pelaku sudah menyerahkan diri. Yang bersangkutan sudah kita amankan beserta barang bukti pisau untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kasus ini sudah dalam pengusutan,” tutur Kasat Reskrim Polres Ambon AKP Teddy, Sabtu (14/10).

Salah satu saksi, Yulia Noya (23) kepada polisi mengaku, awalnya dia bersama beberapa penghuni kos lain sementara duduk di depan kamar kos korban. Tidak lama datang pelaku dan mengetuk pintu kamar kos dengan maksud membangunkan istrinya.

Saat itu korban sempat menegur pelaku agar ketuk pelan-pelan saja. Teguran itu juga tidak diterima pelaku sehingga keduanya sempat bertengkar. Namun pelaku akhirnya masuk ke dalam kamar.

Tidak lama kemudian saat korban dan penghuni kos lainnya sedang bercerita itulah, pelaku langsung berteriak menegur mereka sehingga terjadilah penikaman itu. ‘’Korban mengalami 3 luka tusuk dibagian dada kanan. Dua luka tusuk dibagian perut sebelah kiri dan meninggal dunia ditempat. Saat ini pelaku sudah diamankan dan diproses hukum,’’ tendas Teddy. (ERM)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!