Mahasiswa Mabuk Picu Bentrok di Kampus – Ambon Ekspres
Kriminal

Mahasiswa Mabuk Picu Bentrok di Kampus

Ilustrasi Miras/Net

AMEKS ONLINE, AMBON.—Dua oknum mahasiswa mabuk melakukan tindakan memalukan di Kampus Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Kamis (19/10). Kedua oknum itu, Alvin Putirulan dan Revando Pariama menjadi pemicu terjadinya bentrokan antar mahasiswa di kampus tersebut. Kini keduanya sudah ditahan polisi.
Informasi Ambon Ekspres di kepolisian menyebutkan, kejadian bentrokan itu terjadi sekira pukul 15.00 WIT.

Bentrokan ini dipicu setelah terjadi penganiayaan terhadap Alfario Latureter, mahasiswa fakultas hukum oleh kedua pelaku. Penganiayaan ini berlanjut hingga terjadi aksi baku lempar antara mahasiswa Fakultas Hukum dengan Fakultas Ekonomi.
Dihadapan polisi, Alfario mengaku awalnya dia sementara duduk di depan kampus Fakultas Hukum bersama salah satu temannya Adit Latuconsina. Dia kemudian masuk ke dalam fakultas untuk menanyakan kegiatan student day.

Tiba-tiba kedua pelaku menghampiri korban dari arah belakang dan memukul korban. Kedua pelaku saat itu diduga sudah dibawah pengaruh miras. Usai memukul korban, mereka langsung lari dengan motor ke arah Fakultas KIP.

Sementara pengakuan Maryo Putirulan, saat itu memang dia bersama dua rekannya yang mabuk. Dia sempat hendak meninggalkan kampus Fakultas Hukum, namun rekan-rekan Alviro meneriaki kalau dia terlibat pengeroyokan itu. Akibatnya dia nyaris dihajar teman-teman korban.

Kondisi ini menyebabkan terjadi konsentrasi mahasiswa dan aksi saling lempar batu antara mahasiswa Fakultas Hukum dengan FKIP serta Ekonomi. Beberapa saat kemudian anggota Polsek Teluk Ambon, dan Unit PRC Polres Ambon tiba dilokasi kejadian (TKP) dan memukul mundur kelompok mahasiswa yang terlibat aksi saling lempar. Polisi juga menahan Alvin Putirulan dan Revando Pariama sebagai otak pemicu bentrokan.

Kapolsek Teluk Ambon Iptu Mega Maruanaya yang dikonfirmasi memastikan kejadian bentrokan berawal dari aksi saling dua mahasiswa yang sudah dalam pengaruh miras. Kemudian salah satu dari mereka meminta bantuan rekannya, sehingga berujung terjadi bentrokan. “Kejadian ini berawal dari awalnya ada beberapa mahasiswa meminum miras, sehingga terjadi penganiyaan berujung bentrokan saling lempar batu. Kejadian juga dipicuh ada masalah pribadi salah satu mahasiswa,” tandas Mega kepada wartawan di Mapolsek Teluk Ambon, kemarin.

Dia mengaku, saat ini dua pelaku pemicu bentrokan sudah ditahan. “Untuk sementara sudah kita amankan dua pelaku pemicu permasalah tersebut. Saat ini sudah kita kantongi beberapa orang yang turut serta dalam aksi tersebut,” akui Mega.
Dia memastikan, selain korban pengeroyokan ada juga beberapa korban yang terkena imbas dari aksi saling serang menggunakan batu. “Ada 3 korban luka akibat kena lemparan batu,” tandasnya.

Mega memastikan, sejauh ini sudah dilakukan koordinasi dengan pihak Kampus Unpatti. “Kita sudah berkoordinasi dengan pihak Unpatti, dan sudah diserahkan kepada kami. Kami proses sesuai dengan prosedur hukum,’’ tandas dia.(ERM)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!