Aksi Demo Suku Bati di Ambon – Ambon Ekspres
Berita Utama

Aksi Demo Suku Bati di Ambon

RESKY SOHILAIT/ameks SUKU BATI : Masyarakat dari Suku Bati di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) melakukan aksi demo di Kota Ambon, Selasa (25/10). Mereka mengecam tayangan salah satu stasiun TV swasta Nasional yang tidak benar terkait keberadaan Suku Bati.

AMEKS ONLINE, AMBON.—Masyarakat Suku Bati di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) “turun gunung”. Mereka melakukan aksi demo di Kota Ambon, Rabu (25/10). Aksi ini sebagai bentuk kekecewaan terhadap tayangan stasiun tv nasional, Trans 7 terkait keberadaan Suku Bati.

Mereka marah, karena dalam tayangan itu menyebutkan mereka sebagai manusia predator dan mirip dengan sejumlah hewan.

Selain demo, kemarahan masyarakat SBT dan Suku Bati itu dilakukan dengan melayangkan protes kepada pihak media. Mereka juga mempolisikan penulis buku dan sumber dalam tayangan tersebut.

Massa yang mencapai ratusan orang itu, mulai melakukan aksinya sekira pukul 09.00 WIT dengan titik kumpul dikawasan Gong Perdamaian Dunia. Mereka melakukan orasi secara bergantian di perempatan AY Patty.

Selanjutnya, sekira pukul 10.30 WIT, mereka kemudian melakukan long march ke Kantor Gubernur Maluku. Disana mereka mereka tak menemui Gubernur Maluku Said Assagaff yang saat itu berada di Kantor DPRD Provinsi Maluku.

Sekitar pukul 11.00 WIT, massa kemudian bergerak menuju Mapolda Maluku untuk mendesak polisi segara menangkap dan memproses penulis buku maupun tiga narasumber dalam penayangan itu. Pendemo mendesak Polda Maluku untuk segera menangkap dan memproses penulis buku, artikel maupun narasumber dalam penayangan tentang Suku Bati. “Kami minta untuk Polda Maluku segera memanggil, menangkap dan memproses Peiter Jacob Pelupessy, penulis buku dan artikel, kemudian Ahmad Mahulauw, Moh Yusuf Laga dan Samad Salatalohy, selaku narasumber dalam penayangan di Trans 7, untuk mempertanggungjawabkan apa yang mereka sampaikan. Karena yang dilakukan merupakan sebuah penghinaan terhadap masyarakat Bati dan masyarakat Seram Timur secara keseluruhan,” desak pendemo, dihadapan Karo Operasi Polda Maluku, Kombes Polisi Gatot Mangkurat yang telah menemui mereka sesaat setelah mereka tiba di depan Mapolda Maluku.

Mangkurat berjanji, akan segara memproses desakan maupun tuntutan dari pendemo jika sudah ada laporan secara resmi, yang dilayangkan oleh mereka. “Kami menerima tuntutan untuk memanggil atau memproses pihak-pihak yang diduga merugikan warga Suku Bati. Kami juga berharap untuk segera membuat laporan secara resmi, sehingga pihak-pihak yang diduga melakukan tindakan yang merugikan atau melanggar aturan hukum, untuk segera kita proses sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegas mantan Kasat Brimob Polda Banten itu dihadapan pendemo.

Prev1 of 3

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!