PKB Perpanjang Waktu Orno-Pelu – Ambon Ekspres
Politik

PKB Perpanjang Waktu Orno-Pelu

AMEKS ONLINE, AMBON.—DPP Partai Kebangsaan Bangsa (PKB) memperpanjang waktu bagi Barnabas Orno dan Habiba Pelu untuk memperoleh rekomendasi partai politik lainnya. PKB mengancam akan menarik dukungan jika, sampai batas waktu kedua pasangan itu belum memenuhi persyaratan.

“Sampai sekarang belum ada kepastian. Olehnya, Desk Pilkada DPP memperpanjang surat tugas untuk beberapa hari ke depan, dengan tugas yang sama yakni lebih mengintensifkan lobi-lobi politik secara massif dala rangka mendapatkan rekomendasi dari parpol-parpol yang belum mengeluarkan rekomendasi kepada pasangan calon lainnya,” kata Ketua Desk Pilkada DPW PKB Maluku, Malaka Yaluhun kepada Ambon Ekspres, Minggu (29/10).

PDI Perjuangan dan Partai Demokrat merupakan dua partai yang menjadi incaran utama Orno dan Pelu. Namun, kata Malaka, penentuan rekomendasi dan koalisi adalah kewenangan DPP parpol masing-masing. “Terutama PDIP dan Demokrat, maupun yang lainnya. Jadi, diperpanjangan untuk selama beberapa hari ke depan. Yang pasti, komunikasi itu juga yang akan dibangun antara DPP dengan DPP. DPW juga ikut dalam pembicaraan dengan DPW,” jelasnya.

Malaka menegaskan, perpanjangan ini kemungkinan yang terakhir. Apabila Orno dan Pelu belum memperoleh rekomendasi parpol lainnya sampai batas waktu yang ditentukan, secara otomatis PKB akan menarik dukungan dan merekomendasi pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang lain. “Yang pasti, dalam beberapa hari ke depan, kalau belum ada titik terang, maka DPP akan ambil langkah-langkah strategis, keputusan yang cepat dan tepat untuk merekomendasikan salah satu pasangan calon lain. Selama ini banyak pasangan calon yang berharap mendapat PKB,” pungkasnya.

Wakil Ketua DPW PKB Maluku, Jermias Sery mengatakan, hingga sore kemarin, belum ada informasi dan kepastian dari Demokrat dan PDIP. “Sampai detik ini belum ada informasi positif dari dua partai itu. Kalau ada akan saya kasih kabar,” ungkap Jermias, terpisah.

Dia memastikan, PKB akan memberikan rekomendasi kepada pasangan calon jika Orno dan Pelu belum mendapat kepastian dari parpol lain. ”Kalaupun tidak juga, kita dibidik juga oleh bakal calon yang lain,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD PDI Perjuangan Maluku, Tobhyhend Sahureka, belum ada keputusan dari DPP. ”Kami tidak punya kewenangan lagi. Jadi, kita tunggu-tunggu saja. Baik untuk koalisi maupun keputusan rekomendasi,” singkat Sahureka.

Seperti diberitakan sebelumnya, PKB memiliki 3 kursi di DPRD Maluku. Sehingga Orno – Pelu masih butuh minimal 6 kursi lagi dari partai politik lainnya untuk memenuhi persyaratan 20 persen kursi atau 9 dari 45 kursi DPRD, guna mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku.

Olehnya itu, DPP PKB memberikan surat tugas yang masih bersifat sementara dan berisi sejumlah persyaratan yang segera dipenuhi Orno-Pelu maupun DPW PKB Maluku. Ini tercantum surat bernomor 094/Desk Pilkada/Pusat/IX/2017, yang ditanda tangani ketua Desk Pilkada DPP PKB, Daniel Johan dan diserahkan kepada Orno dan Pelu, Minggu (22/10).

Poin kedua surat ini menugaskan calon sebagaimana tersebut di atas bersama DPW PKB Provinsi Maluku melakukan komunikasi dengan partai politik lain guna melengkapi koalisi sebagaimana ketentuan untuk mendaftar di KPU. Calon juga diwajibkan melaporkan hasil komunikasi itu kepada DPP PKB selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah diterimanya surat ini.

Surat ini juga dinyatakan batal dan tidak berlaku lagi apabila hingga batas waktu calon tidak melaporkan dan atau dapat memenuhi ketentuan untuk mendaftar, dan diterbitkannya SK DPP PKB tentang penetapan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku tahun 2018. (TAB)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!