Hukum Berat Guru Cabul di SBT – Ambon Ekspres
Kriminal

Hukum Berat Guru Cabul di SBT

AMEKS ONLINE, AMBON.—Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Ahmad Rumaratu mengutuk keras tindakan cabul Ismail Kasongat (53). Pelaku merupakan salah satu guru SD di kabupaten itu. Akibat perbuatan Ismail, korban yang juga muridnya bahkan harus meregang nyawa.

Rumaratu berharap, pelaku diproses dan diberikan hukuman yang berat sesuai perbuatannya. Dia mengaku sangat kehilangan salah satu siswa yang masih memperjuangkan masa depannya itu. “Pertama saya ingin sampaikan bahwa kami mengutuk perbuatan ini.

Karena sudah mencederai marwah pendidikan dan juga guru di Kabupaten SBT terutama sekolah dimana dia mengabdi. Untuk itu yang bersangkutan, harus diproses dan diberikan hukuman sesuai perbuatannya,” ujar Rumaratu kepada Ambon Ekspres di Kantor DPRD Maluku, Selasa (31/10).

Dikatakan, pihaknya sering mengingatkan para guru agar selama menjalankan tugas harus menjaga wibawa di masyarakat, terutama kepada para siswanya. Ini penting agar peran guru dapat dijadikan sebagai panutan, bukan seperti yang terjadi saat ini yang sudah mencoreng nama baik dunia pendidikan. “Jelas kami kecewa, karena korban ini anak kelas 6 SD masih dibawah umur. Bahkan kami selalu ingatkan dalam setiap kegiatan dinas, untuk menjaga kewibawaan mereka (guru) di masyarakat, maupun dihadapan siswa. Bukan seperti yang terjadi saat ini. Ini sangat memalukan kami,” katanya.

Dijelaskan setelah pemakaman korban, Dinas Pendidikan SBT telah melakukan konfrensi pers di Bula terkait kejadian itu. Dia berharap kejadian yang sama, tidak lagi terulang dikemudian hari kepada guru-guru yang lain. ‘’Kami harus sampaikan ke publik bahwa kami prihatin dan mengutuk perbuatan tersebut. Karena tidak sepantasnya perbuatan itu dilakukan oleh seorang guru kepada siswanya,” kata dia.

Wakil rakyat Dapil SBT, Ridwan Elys berharap, proses hukum segera dilakukan aparat kepolisian. Menurut dia, pelaku telah melakukan perbuatan yang tidak semestinya dilakukan. ‘’Ini penting agar permasalahan tersebut tidak membias di masyarakat, terutama keluarga korban yang tidak bisa menerima perbuatan itu dan bisa melakukan hal-hal yang tidak diinginkan secara bersama,’’ tandas dia.

Dia berharap kasus ini bisa ditangani secepatnya oleh pihak kepolisian. “Saya kira yang bersangkutan jelas terbukti melakukan tindakan kejahatan terhadap anak di bawah umur. Untuk itu, Polres SBT harus menangani masalah ini secara baik. Karena yang dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, terutama dari keluarga korban. Kalau masalahnya sudah ditangani polisi, maka semuanya diserahkan kepada mereka,” katanya.

Anggota Komisi C DPRD Maluku ini mengatakan, masalah tersebut harus menjadi cermin kepada guru yang lain, agar bisa menempatkan posisinya sesuai tugas dan tanggungjawab yang diambannya sebagai seorang guru, dengan memberikan contoh kepada masyarakat dan siswa. “Persoalan ini harus disikapi dengan baik. Kemudian menjadi cermin kepada guru yang lain khususnya di SBT, agar tidak terjadi hal yang sama dikemudian hari. Karena, ini persoalan malu, makanya jangan dianggap main-main,” ingatnya.

Politisi PKS ini berharap, pemerintah setempat maupun dinas pendidikan, melakukan evaluasi terhadap semua guru di SBT. Ini penting, agar masalah yang sama tidak terjadi, dan mencoreng nama institusi pendidikan, serta merendahkan derajat guru di masyarakat. “Pemerintah daerah maupun dinas pendidikan, harus memperhatikan masalah ini, dengan melakukan evaluasi kepada setiap guru untuk diingatkan. Meski tidak semua guru seperti itu, tetapi ini bagian dari bentuk antisipasi, untuk diingatkan sehingga perlu dilakukan,” ungkapnya.

Wakil rakyat dapil SBT lainya, Nurlaila Salampessy berharap masyarakat kedepan jika mengetahui persoalan seperti itu, harus dilaporkan ke aparat kepolisian untuk diproses hukum. Apalagi ini kejahatan yang dilakukan terhadap anak di bawah umur. “Secara peribadi, saya mengutuk keras perbuatan itu. Kami berharap, ini yang terakhir kali.

Jangan lagi terjadi kedepan dan yang bersangkutan harus diberikan hukuman seberat-beratnya oleh penegak hukum. Masyarakat juga diingatkan, kedepan jika ditemukan masalah sepert ini, harus dilaporkan. Jangan diam, karena ini kejahatan,” pungkasnya.(WHB)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!