PKS Menimbang Pendamping Assagaff – Ambon Ekspres
Politik

PKS Menimbang Pendamping Assagaff

Ilustrasi Net

AMEKS ONLINE, AMBON.—DPP Partai Golkar telah memilih Anderias Rentanubun sebagai pendamping Said Assagaff. Tetapi, pilihan ini belum diterima sepenuhnya oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Partai yang telah memastikan dukungan ke Assagaff itu, masih menimbang dan mengikuti dinamika yang ada.

Wakil Ketua DPW PKS Maluku, Suhfi Majid mengatakan, penentuan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku merupakan kewenangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Khusus untuk bakal calon wagub, DPP akan mempertimbangkan masukan dari balon gubernur dan dinamika pilgub yang terus berlanjut. “Nah, memang apa namanya, dalam posisi yang berkaitan dengan wakil, kita memahami dinamika yang muncul dan yang akan muncul. Tentu saja, pertimbangan yang diberikan oleh calon gubernur menjadi bagian dari masukan bagi DPP,” jelas Suhfi ketika ditanya soal keinginan balon wagub dari PKS, Senin (6/11).

Informasi yang disampaikan bakal calon gubernur ke DPP, lanjut Suhfi, biasanya berkaitan dengan kepastian memperoleh rekomendasi parpol lainnya, dan pilihan wakil yang tepat. Ini penting, kata dia, karena menyangkut dengan strategi dan peluang menang. “Saya kira ruang konsolidasi dan komunikasi kita berikan kepada calon gubernur bersangkutan. Jangan kita batasi. Apalagi kalau pertimbangannya untuk memperluas jangkauan kemenangan dalam pilkada. Jadi, kami tidak mau sebut nama,” ujarnya.

Dia tidak memastikan, apakah penerbitan SK DPP PKS setelah Assagaff menentukan bakal calon wagub, atau sebelum. ”Kita tidak ingin berspekulasi, karena tugas kerja kita sudah selesai. Kewenangan lanjutannya ada di DPP. Kita tidak ingin berandai-andai soal wakil A, wakil B,” tambah mantan anggota DPRD Maluku dua periode itu.

Diberitakan sebelumnya, Dewan Pimpinan Tingkat Tinggi Partai (DPTTP) telah memutuskan dan menetapkan Said Assagaff sebagai bakal calon Gubernur Maluku 2018. SK akan diserahkan dalam waktu dekat.

Suhfi menandaskan, DPW PKS dan jajaran di kabupaten/kota hingga desa tidak lagi membicarakan rekomendasi PKS. Siapapun yang akan diusung, akan tetap dikawal oleh seluruh elemen PKS di daerah. “Nanti pada waktunya kita tunggu SK DPP menyangkut dengan pasangan yang resmi itu. Ranah ini sudah tidak lagi jadi diskusi dari PKS. Karena proses kita sudah selesai. Tinggal menunggu surat keputusan,” pungkas dia.

Diberitakan sebelumnya, DPP Partai Golkar telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) kepada Said Assagaff dan Anderias Rentanubun sebagai bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku periode 2018 – 2023. SK dengan Nomor R-480/GOLKAR/X/2017 yang ditandatangani Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Setya Novanto dan Idrus Marham itu, diserahkan oleh Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Timur (Maluku, Papua, Papua Barat) DPP Partai Golkar, Aziz Samual kepada Said-Andre di Kantor DPP Golkar, Jumat (27/10).

Samual menyatakan, pilihan ke Said – Andre telah dipertimbangkan dengan matang atas beberapa faktor. Terutama hasil survei pasangan ini yang tinggi dibandingkan kandidat lainnya. “Pasangan ini dalam kaca mata politik Partai Golkar, mudah-mudahan setengah putaran. Karena dua-duanya survei tertinggi. Jadi, sudah siap bertarung,” jelasnya.

Namun, Assagaff mengaku belum memutuskan wakil. Dia punya dua pilihan figur, yakni Bupati Maluku Tenggara Anderias Rentanubun dan Ketua DPRD Maluku yang juga Ketua DPD PDIP Maluku, Edwin Adrian Huwae. “Wakil kan saya bilang, ada dua nama yakni pak Edwin Huwae dan Pak Anderias Rentanubun. Sampai sekarang belum final atau belum saya putuskan siapa wakil saya,” tegas Assagaff.

Selain hak Assagaff selaku bakal calon gubernur, penentuan wakil juga ditentukan oleh partai politik pengusung. ”Nanti akan ada pembahasan di tingkat atas juga atau di level pimpinan partai pengusung,” kata dia. (TAB)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!