Tim Andre Desak Assagaff Bersikap – Ambon Ekspres
Politik

Tim Andre Desak Assagaff Bersikap

Terkait Penentuan Balon Wagub

AMEKS ONLINE, AMBON.—Mengambangnya sikap bakal calon Gubernur Maluku, Said Assagaff menentukan wakil, ditanggapi serius oleh tim dan relawan Anderias Rentanubun. Bahkan, mereka menghentikan kegiatan konsolidasi, dan meminta Assagaff segera menentukan wakil.

Desakan ini dengan alasan jelas. Sebab, DPP Partai Golkar telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) kepada Said Assagaff dan Anderias Rentanubun sebagai bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku periode 2018–2023. SK dengan Nomor R-480/GOLKAR/X/2017 itu ditandatangani Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Setya Novanto dan Idrus Marham.

Ada empat poin yang menjadi catatan penting bagi Said selaku Ketua DPD Partai Golkar Maluku. Pertama, menindaklanjuti keputusan tersebut sesuai dengan aturan perundangan-undangan yang berlaku, kedua, mendaftarkan pasangan calon yang sudah ditetapkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) daerah sesuai tempat dan jadwal, ketiga, keputusan ini bersifat final dan mengikat bagi seluruh jajaran pengurus/fungsionaris/kader dan anggota partai Golkar, dan keempat, segala tindakan yang bertentangan dengan hasil keputusan ini akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan organisasi yang berlaku.

Tetapi, Assagaff justru memberikan jawaban diplomatis ketika ditanya wartawan. Bahkan, Assagaff mengakui, Ketua DPRD Maluku yang juga Ketua DPD PDIP Maluku, Edwin Adrian Huwae masih berpeluang, jika dia direkomendasi PDI Perjuangan. “Wakil kan saya bilang, ada dua nama yakni pak Edwin Huwae dan pak Anderias Rentanubun. Sampai sekarang belum final atau belum saya putuskan siapa wakil saya,” tegas Assagaff kepada wartawan di IAIN Imam Rijali Ambon, Jumat (3/11).

Ketua Tim Pemenang Andre, Faizal Yahya Marasabessy mengatakan, pihaknya tetap mendukung keputusan Assagaff nantinya. Tetapi, Assagaff diingatkan agar konsisten dan menghormati keputusan DPP Partai Golkar yang merekomendasi dirinya dan Andre. “Jadi, prinsipnya kita tetap mendukung.

Kita tetap memberikan apresiasi kepada Assagaff untuk tetap menjunjung tinggi keputusan partai yang sudah diputuskan DPP Golkar. Harus tetap konsisten dan survive dengan keputusan politik yang telah diambil oleh DPP Golkar untuk berpasangan dengan pak Anderias Rentanubun,” kata Faizal, Senin (13/11).

Menurut Faizal, dinamika yang tengah dimainkan Assagaff tidak akan menciderai komitmennya berpasangan dengan Andre. Selain kedekatan, keduanya juga sudah bersosialisasi secara bersama di masyarakat. “Dan saya kira dinamika yang tengah dimainkan Assagaff tak akan menciderai lakon-lakon politik. Misalnya, kita tahu bahwa selama ini kedekatan beliau dengan pak Andre, dan pola komunikasi dan sosialisasi mereka terhadap kepentingan publik di Maluku,” paparnya.

Meski begitu, tim ingin agar Assagaff tidak berlama-lama menentukan dan mengumumkan wakilnya secara resmi ke publik. Tim juga yakin, Andre tetap jadi pilihan Assagaff. “Kami dari tim AR tetap menghendaki agar secepatnya pak Assagaff mengumumkan siapa yang akan berpasangan dengan beliau. Kami yakin betul pak Andre yang akan menjadi pilihan pak Assagaff untuk berpasangan pada Pilgub 2018,” jelasnya.

Soal rekomendasi PDIP, menurut dia, akan diputuskan dengan pertimbangan matang. Terutama aspirasi kader yang menginginkan kader.

Selain itu, kedua parpol ini sulit berkoalisi di daerah. “Sehingga PDIP tentunya akan membuat keputusan politik dengan pertimbangan yang matang, dan tidak menciderai kader-kader banteng merah nantinya,” pungkas dia.

Rustam, salah seorang relawan Andre–nama pendek Anderias Rentanubun–di Maluku Tenggara, menilai Assagaff tidak punya pendirian politik. Sebagai ketua DPD Partai Golkar, Assagaff harus mematuhi instruksi DPP Golkar melalui SK penetapan dirinya dan Andre sebagai pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur. “Sebagai Ketua DPD, pak Assagaff harus menunjukkan komitmen yang baik, jangan buat polemik, karena surat rekomendasi itu sifanya final dan mengikat. Kalau pa Assagaff tidak mengikuti instruksi rekomendasi itu, maka sangat jelas pak Assagaff tidak taat pada instruksi DPP Golkar dan konsekuensinya sangat fatal bagi pencalonan dirinya. Olehnya itu sekali lagi kami harapkan pak Assagaff tunjukan sikap politik yang baik,” tegas Rustam kepada Ambon Ekspres di Langgur, Senin (13/11).

Relawan Andre, kata Rustam, belum bergerilya di daerah-daerah hingga Assagaff menentukan wakilnya. Sebab, pernyaan Assagaff soal masih adanya peluang Edwin Huwae bisa mempengaruhi informasi yang telah menyebar di seluruh Maluku soal kepastian berpasangan dengan Andre. “Kita mungkin bekerja untuk hal belum pasti. Pak Assagaff harus segera nyatakan sikap siapa sebenarnya wakil yang akan dampingi dia, apalagi dia masih dilema antara dua nama dimana dari kedua nama tersebut dia akan memilih pendamping yang bisa membawa satu rekomendasi partai politik. Ini kan berarti belum jelas,’’ pungkasnya.

Olehnya itu, simpatisan meminta Assagaff segera mengumumkan balon wakil ke publik. Jangan menggantung Andre yang memiliki basis politik. “Intinya kami simpatisan AR (Anderias Rentanubun) minta SA (Said Assagaff) untuk sesegera mungkin menyakinkan publik dengan satu nama sebagai wakil, karena AR tidak bisa dipandang sebelah mata. AR punya basis tetap yang solid dan siap memenangkan dirinya jika berpasangan dengan siapapun,” tegasnya. (M1/TAB)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!