Rekomendasi PDIP ke Murad Ismail? – Ambon Ekspres
Berita Utama

Rekomendasi PDIP ke Murad Ismail?

AMEKS ONLINE, AMBON.—PDIP hampir pasti menetapkan Murad Ismail (MI) sebagai calon Gubernur Maluku 2018 – 2023. Hari ini, MI menghadap Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP membahas kepastian wakil gubernur diikuti penyerahan rekomendasi beberapa hari lagi.

Komandan Korps (Kakorps) Brimob Polri itu telah dihubungi DPP PDIP beberapa hari lalu. Murad mengonfirmasi kepastian kehadirannya di DPP PDIP, hari ini atau setelah HUT Brimob, kemarin. “Secara resmi sih belum. Tunggu diumumkan. Tapi, kalau dihubungi DPP, sudah dari beberapa hari lalu. Dihubungi untuk menghadap DPP, setelah HUT Brimob hari ini (kemarin), baru ke Jakarta menghadap DPP PDIP. Yang jelas, besok (hari ini) beliau ke Jakarta,” ungkap Sam Latuconsina, tim MI kepada Ambon Ekspres, Selasa (14/11).

Sam mengaku, selain finalisasi dukungan ke MI, pertemuan hari ini dengan DPP PDIP juga untuk membahas dan memastikan balon wakil gubernur pendamping Murad. “DPP sekalian konfirmasi wakil, dan itu akan dibicarakan khusus dengan DPP. Jadi, 99 persen PDIP ke MI,” jelas mantan Wakil Walikota Ambon itu.

Ia tidak menyebut balon wagub yang disodorkan PDIP. “Nanti setelah MI menghadap DPP, baru bisa diketahui,” katanya.

Dia menambahkan, penyerahan rekomendasi dilakukan setelah sudah ada kepastian bakal calon wakil. “Yang jelas rekom PDIP keluar pasti sudah satu pasang calon. Tinggal satu dua hari ke depan,” pungkasnya.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto dan ketua DPP PDIP PDIP Bidang Pemenangan Pemilu, Bambang Dwi Hartono belum menjawab telepon dan membalas pesan WhatsApps Ambon Ekspres hingga berita ini naik cetak. Minggu (12/11), Bambang mengaku, rekomendasi dan pasangan calon belum selesai dibahas.

Sementara itu, Ketua DPD PDIP Maluku, Edwin Adrian Huwae mengaku, belum mengetahui informasi pemanggilan Murad Ismail oleh DPP. “Info ini belum disampaikan ke DPD PDIP Maluku, bung,” kata Edwin saat dikonfirmasi Ambon Ekspres, tadi malam.

Dia menjelaskan, sesuai mekanisme, calon gubernur diundang melalui DPD. ”Calon itu biasanya diundang melalui DPD Maluku,” jelas dia.

Ditanya soal peluang MI memperoleh rekomendasi, karena telah dipanggil oleh DPP PDIP, ketua DPRD Maluku tidak memberi penjelasan. ”No comment,” jawab Edwin.

Diberitakan Ambon Ekspres, Senin (13/11), Edwin mengatakan, penetapan rekomendasi menunggu ketua umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dari Korea Selatan. ”Belum, bung. Masih menunggu ibu ketum dari Korsel,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Murad telah mengantongi rekomendasi yang masih bersifat sementara dari 4 parpol dengan total 11 kursi, yakni Nasdem (4 kursi), Hanura (4 kursi), PAN (1 kursi) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) 2 kursi. Sedang PDIP yang hampir ke Murad, memiliki 7 kursi DPRD Provinsi Maluku.

Selain Murad, rekomendasi partai berlambang kepala banteng moncong putih ini diincar tujuh bakal calon gubernur lain, yaitu Bupati MBD Barnabas Orno, petahana Said Assagaff, Ketua DPP PDIP Komarudin Watubun, Inspektur IV Jamwas Kejagung Herman Koedoeboen, Bupati Bursel Tagop S Soulisa, mantan Bupati MTB Bitzael S Temmar dan Dirjen Pengembangan Daerah Tertentu Kementerian Desa PDTT Johozua Max Yoltuwu.

Sementara lima bakal calon wakil yaitu Bupati Malra Andreas Rentanubun, mantan Bupati SBT Abdullah Vanath, Ketua DPD Partai Golkar Papua Barat Mozes Rudy Timisela, Ketua DPD Edwin Huwae dan Wakil Ketua DPD Everd Kermite. (TAB)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!