Pesparawi Jadi Momentum Perubahan – Ambon Ekspres
Berita Utama

Pesparawi Jadi Momentum Perubahan

IST/ameks Pelepasan kontingen Pesparawi SBB tingkat Provinsi Maluku yang dilakukan Bupati SBB, Yasin Payapo di gedung Nunusaku Center, Kota Piru, Rabu, (15/11).

AMEKS ONLINE, AMBON.—Penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) ke-X tingkat Provinsi Maluku kali ini, tidak semata mata hanya seremoni belaka. Lebih dari itu akan menjadi ajang peningkatan kualitas kepribadian diri.

Untuk itu Para Kontingan dari 11 Kabupate/Kota di Maluku telah disiapkan oleh Pemkab masing-masing untuk bersaing secara sehat. Termasuk, Kabupaten SBB selaku tuan rumah telah siap menyukseskan kegiatan tersebut.

Bupati SBB, Yasin Payapo menyatakan, momentum Pesparawi merupakan bagian dari pembinaan kerukunan hidup dan pembinaan keimanan ketakwaan bagi umat. Dengan demikian, ada manfaat yang dapat diperoleh dari kegiatan ini.

Diantaranya, memperkoko rasa persatuan dan kesatuan, ucapan sukur bagi Tuhan dalam kemurahaanya bagi semua cipataan di bumi, dan ketiga memperkuat iman, ketaatan serta umat lebih mendekatkan diri kepada Allah selaku pencipta manusia dan semesta.

“Momentum Pespa rawi peserta dapat menjadi agen perubahan dan pemersatu dalam penata layanan bergereja,” ungkap Bupati saat membacakan sambutanya dalam acara pelepasan Kontingen Pesparawi SBB yang dilangsungkan di Gedung Nunusaku Center, Kota Piru, Rabu, (15/11).

Yang terpenting kata Bupati, suksesnya kelangsungan perhelatan dan SBB siap menjadi nyonya dan tuan rumah yang baik bagi para tamu pada pesta pesparawi ke-X ini. “Saya mengajak katong samua basudara salam dan sarane, pela dan gandong, wari dan wa, mari katong sama-sama baku kele. baku pikol, agar berat dijinjing dan ringan dipikul. Katong semua sukseskan Pesparawi tingkat maluku ini,” ajak Bupati.

Bagi para kontingen, sebelum menuju kompetisi satu pesan saya, bersihkan hati dari segala kebisingan, kebencian, amarah, bahkan dendam atas kesalahan selama Diklat berlangsung. Baik dianatra saudara-saudara, pelatih, dan panitia atau penyelenggara. Karena itu semua menjadi batu sandungan pada kebehasilan yang menanti kita semua.

“Tema Pesparawi kali ini mengingatkan kita, bahwa bernyayilah dengan Roh dan akal budi. Imi berarti bukan saja kepandaian yang ada pada kita. Namun, apakah nurani kita turut memuji Allah. Apakah saudara-saudara juga dengan ketulusan hati, iklas bersih, jiwa dan raga untuk memuliakan Allah hendaklah masing-masing orang renungkan itu,” pesan Bupati.

Terpisah Ketua LPPD Kabupaten SBB, Reonald Silooy dalam sambauatnya menyatakan, pasca ditetapkan Kabupaten SBB sebagai taun Rumah Pesparawi ke-X tingkat Provinsi Maluku pada Pesparawi sebelumnya di Kota Ambon maka, LPPD SBB yang berada di bawah naungan Pemkab setenpat, terus berbenah dan mulai melakukan persiapan-persiapan Pesparawi tingkat provinsi Maluku termasuk didalamanya menyiapkan kontingen.

“Terhadap kesiapan tersebuut, Pemkab SBB juga telah membantu LPPD setempat dalam memeprsiapak kontingen Kabupaten melalui kegiatan pelatihan bernyanyi selama 50 hari,” jelas Silooy.

Pesparwi tingkat Provinsi Maluku ini, ada lima mata lomba yang diperebutkan pemenang. Diantaranya, Paduan suara Remaja Pemudah, Paduan Suara Anak, Vokal Grouf, Solo Anak Remaja, dan Solo remaja. “Kegaiatn tersebut rencananya akan dibuka oGubernur Maluku Said Assagaff pada 19 November 2017 nanti. Dan untuk kontingen selamat bertanding, dan raihlah hasil yang positif,” tandas Silooy. (NEL)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!