SAM: Rekomendasi PKB ke Murad – Ambon Ekspres
Politik

SAM: Rekomendasi PKB ke Murad

Balon Wagub MI Segera Diputuskan

AMEKS ONLINE, AMBON.—Upaya Barnabas Orno dan Habiba Pelu mendapat dukungan resmi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), bakal gagal. Rekomendasi PKB diklaim akan beralih ke Komandan Korps Brimob Polri, yang juga bakal calon Gubernur Maluku, Irjen Polisi Murad Ismail.

Penetapan rekomendasi PKB, sudah sejak 30 Oktober 2017. Namun, baru beredar ke publik, Rabu (15/11). Surat Keputusan DPP PKB dengan nomor 24631/DPP-03/V/A.1/X/2017 tentang penetapan Drs. Murad Ismail sebagai calon Gubernur Maluku yang ditanda tangani Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar dan Sekretaris Jenderal, Abdul Kadir Karding, itu masih tanpa nama bakal calon wakil gubernur.

Dalam waktu dekat, akan diserahkan secara resmi ke Murad Ismail, setelah ada kepastian dan kesepakatan balon wagub. Kepastian rekomendasi DPP PKB ini, juga telah diketahui Tim Murad Ismail.
“Rekomendasi PKB sudah diputuskan ke MI (Murad Ismail). Namun bentuk fisik dari rekomendasi itu akan diserahkan jika pak Murad sudah balik ke Jakarta. Dan hari ini (kemarin) beliau sudah balik ke sana, agar bisa mengatur jadwal penyerahan resmi rekomendasi itu, di kantor DPP PKB,” tujar Sam Latuconsina, Tim Murad Ismail kepada Ambon Ekspres, Rabu (15/11).

Soal balon wagub, kata Sam, akan tentukan setelah Murad Ismail bertemu dan membicarakan dengan DPP PDI Perjuangan yang direncakan dalam waktu dekat.
“Calon wagub akan final setelah MI ketemu DPP PDIP yang direncanakan hari ini (kemarin) atau besok (hari ini). Saya tidak dalam kapasitas menentukan cawagub, karena itu adalah ranah kandidat dan parpol pengusung, dalam hal ini DPP PDIP,”jelas mantan wakil Walikota Ambon itu.

Ketua Desk Pilkada DPP PKB, Daniel Johan yang dikonfirmasi Ambon Ekspres tidak memberikan penjelasan mengenai salinan rekomendasi yang telah beredar. “Maaf, saya lagi di luar sampai akhir bulan. Sementara dengan sekretaris desk ya,”singkat Danial via WhatsApp messenger, kemarin.

Sekretaris Desk Pilkada DPP PKB, Bambang Sutano juga tidak berkomentar pajang, setelah Ambon Ekspres mengirim foto salinan surat keputusan DPP PKB kepadanya melalui WA. “Nanti kalau sudah siap, saya kabari,”katanya.

Sementara itu, Ketua Desk Pilkada DPW PKB Maluku, Malaka Yaluhun ketika dikonfirmasi, justru tidak mengetahui soal penetapan rekomendasi PKB tersebut. Menurutnya, sampai saat ini DPW PKB masih menunggu instruksi dari DPP PKB.

“Belum ada info resmi dari DPP, bahwa telah mengusung pak Murad Ismail pada pemilihan gubernur (Pilgub) Maluku 2018 nanti. Jadi saya kira, soal rekomendasi tersebut sepertinya belum berkembang dari yang pertama. Untuk itu, kami masih menunggu intruksi selanjutnya dari DPP PKB,” tegas Malaka.
Diakuinya, walaupun SK DPP PKB tersebut telah ditetapkan di Jakarta 30 Oktober 2017, belum dibahas secara resmi.

“Saya kira rekomendasi DPP belum secara resmi dikeluarkan. Untuk itu, kami akan menunggu pernyataan resmi dari DPP, terkait SK rekomendasi yang terpublikasikan di media social. Biar semuanya jelas,” terangnya.

Untuk diketahui, 22 Oktober lalu, DPP PKB telah mengeluarkan Surat Tugas bernomor 094/Desk Pilkada/Pusat/IX/2017, yang ditanda tangani ketua Desk Pilkada DPP PKB, Daniel Johan, kepadapasangan bakal calon Gubernur dan wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno–Habiba Pelu. Dengan syarat, kedua kandidat ini harus mengantongi rekomendasi parpol lainnya seminggu kemudian, untuk memenuhi syarat maju dalam Pilgub 2018.

Namun, hingga batas waktu yang ditentukan oleh DPP PKB, Orno dan Pelu belum mendapatkan rekomendasi atau jaminan dukungan dalam bentuk lainnya. PDI Perjuangan merupakan salah satu parpol yang paling diincar Orno dan Pelu, hingga kini belum mengelaurkan rekomendasi. (TAB/ISL)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!