Ada 72 Ribu Pengguna Narkoba – Ambon Ekspres
Berita Utama

Ada 72 Ribu Pengguna Narkoba

Ilustrasi Pemakai Narkoba/net

AMEKS ONLINE, AMBON.—Upaya pemberantasan peredaran dan penggunaan narkotika, belum mampu menekan tingkat peredaran dan pengguna narkotika di Maluku. Secara nasional, Maluku masih masuk dalam peringkat 10 besar pengguna narkotika.

Kepala Badan narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku, Brigjen Polisi Aloysius Rusno Prihardito mengatakan, provinsi Maluku, merupakan daerah yang masih dianggap rawan peredaran dan pengguna narkotika di Indonesia.

“Maluku ini peringkat ke 7 untuk pengguna narkotika di Indonesia. Artinya kita (Maluku) masih berada di 10 besar dari 34 provinsi. Peringkat pertama Jawa Timur, kemudian Jawa Barat, dan posisi 7 Maluku,” kata dia, kepada koran ini, Kamis kemarin.

Dengan posisi tersebut, BNNP harus terus bekerja keras untuk memerangi segala bentuk peredaran narkotika yang berada di Maluku, dengan memperkuat sistim di internal BNNP, kemudian berkoordinasi dengan instansi terkait.

“Pengguna narkotika 72 ribu dari jumlah penduduk kita, jika dipersentasekan berarti sekitar nol sekian persen, tetapi kemudian kita disepuluh besar dan sampai saat ini. Komitmen kita tetap berantaskan dan menekan tinggi penggunan maupun peredaran narkotika itu. Kita juga sudah berkoordinasi dengan jajaran kepolisian termasuk Brimob yang nanti akan membeck-up kita,”jelas dia.

Rusno mengaku, saat ini pihaknya tengah melakukan operasi senyap guna memberantaskan peredaran dan penggunan narkotika yang ada di Maluku. “Ini menjadi tugas dan tujuan utama saya dalam memimpin BNNP Maluku. Maluku harus turun dan bersih dari peredaran narkotika. Operasi senyap terus kita lakukan. Dan hasilnya Oktober kemarin kita sudah menangkap salah satu bandar besar GT alias Ghe, dan tiga kurirnya itu,”bebernya.

Disinggung soal perkembangan berkas perkara GT alias Ghe (31), DN alias Dini (22), DK alias Dina (26) dan CK alias Neles (19), dia mengaku, pihaknya menargetkan berkas perkara sudah bisa diserahkan ke jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk diteliti. (AHA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!