Ditreskrimsus Limpahkan Berkas Cinnabar Ilegal – Ambon Ekspres
Hukum

Ditreskrimsus Limpahkan Berkas Cinnabar Ilegal

Batu Cinnabar/Doc AE

AMEKS ONLINE,AMBON.—Penyidik Ditreskrimsus Polda Maluku melimpahkan berkas perkara kasus penyeludupan cinnabar yang dilakukan dua tersangka. Kedua tersangka tersebut masing-masing berinisial SI alias Geno dan IS alias Mail. Pelimpahan dilakukan penyidik kepada penuntut umum Kejaksaan Tinggi Maluku, Kamis (16/11).

Kedua pelaku ini ditangkap polisi pada Senin (18/9) lalu, di Dusun Mamua Desa Hila, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah. Polisi mengamankan barang bukti 8 karung plastik warna putih yang didalamnya berisikan cinnabar dengan berat keseluruhan 320 kilogram.

Kasubdit IV/Tipidter Ditreskrimsus Polda Maluku, AKBP Oni Prasetya, S.Ik kepada Ambon Ekspres mengatakan, pelimpahan berkas perkara tersangka dan barang bukti dilakukan setelah JPU menyatakan berkas pemeriksaan sudah lengkap alias P21.

‘’Sudah ada surat dari Kejaksaan Tinggi Maluku yang menyatakan hasil penyidikan perkara pidana atas kedua tersangka ini sudah lengkap. Selanjutnya dilakukan penyerahan tersangka dan barang bukti ke Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Tinggi Maluku pada hari ini (kemarin),’’ tuturnya.

Dikatakan, dengan diserahkannya berkas perkara itu maka secara keseluruhan perkara tindak pidana tertentu di bidang Pertambangan Mineral dan Batubara yang ditangani Penyidik Subdit IV/Tipidter Ditreskrimsus Polda Maluku pada tahun 2017 telah selesai. ‘’Dua tersangka ini sementara yang terakhir kami tangani. Dengan demikian semua perkara di bidang

Pertambangan Mineral dan Batubara sudah dituntaskan,’’ tegas Prasetya.\
Kedua tersangka ditangkap sesaat setelah membawa cinnabar illegal dengan menggunakan angkutan laut untuk dijual. Cinnabar ini diangkut dari Desa Hila, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, IS disangkakan melanggar Pasal 158 dan atau Pasal 161 UU RI No 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Sedangkan tersangka SI dijerat Pasal 158 dan atau Pasal 161 UU RI No 4 Tahun 2009 jo Pasal 55 ayat (1) angka (1) dan Pasal 56 KUHPidana.

Dikatakan, secara keseluruhan berkas perkara cinnabar yang telah disidik Subdit IV/Tipidter Ditreskrimsus Polda Maluku sebanyak 10 berkas perkara dengan 11 tersangka. Diantaranya ada penyelesaian 2 berkas perkara cinnabar yang telah dilaporkan pada pada Nopember tahun 2016 dan 8 berkas perkara tahun 2017.

Dari penanganan perkara ini, lanjut dia, pihaknya telah mengamankan barang bukti material tambang mineral logam jenis cinnabar sebanyak 684 karung dengan total berat keseluruhan sekitar 26.054 kilogram atau 26 ton. (KIE)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!