Selamat Berpisah Mayjen TNI Doni Monardo, Inspirasimu Masa Depan Kami – Ambon Ekspres
Features

Selamat Berpisah Mayjen TNI Doni Monardo, Inspirasimu Masa Depan Kami

Mayjen TNI Doni Monardo

Agustus 2015 lalu awal Mayjen TNI Doni Monardo mulai mengenal Maluku lebih jauh. Baik dari sisi kultur sampai dengan pola hidup orang Maluku, semua terekam di kepala sosok tentara berbintang dua ini.

OLEH: Nasri Dumula, Ambon Ekspres

Sejak itulah Doni Monardo mulai menjelajahi Maluku dan Maluku Utara sebagai wilayah teritorial Kodam XVI/Pattimura. Bagi dia tidak ada medan berat dan tidak ada yang jauh, semua dimasukinya.
Mulai dari Tenggara Jauh sampai ujung Halmahera tidak ada kata tidak, semuanya mudah baginya.

Pola komunikasinya santun, dengan siapa saja diperlakukan sama. Tidak suka tampil di publik, tapi namanya begitu femiliar. Tidak menutup diri, hingga akhirnya dia dikenal di pelosok desa. Seribu satu macam ide, tapi tidak untuk diri sendiri, semua dicurahkan untuk masyarakat Maluku dan Maluku Utara.

Saya tidak hitung berapa kali saya bertatap muka, setiap ketemu yang dibicarakan hanya satu, yakni potensi SDA, kemanan, kedamaian dan konsep mensejahterakan rakyat Maluku. Itulah sosok Doni Monardo tidak pernah tidur lelap memikirkan Maluku, agar generasi mendatang lebih sejahtera lagi.

Baginya lebih baik bekerja daripada tampil beretorika. “Masyarakat Maluku tidak suka janji yang tidak pasti. Mereka butuh yang kongkrit. Sumber Daya Alam Maluku (SDA) melimpah ruah, Sumber Daya Manusianya hebat hebat. Mereka hanya butuh dorongan dan dukungan penuh,” kata Monardo di berbagai kesempatan.

Program emas hijau, emas biru dan emas putih yang digagas Doni Monardo sebagai bukti nyata yang ditinggalkan. Tiga program ini cukup menginspirasi Masyarakat Maluku untuk bangkit dari ketertinggalan dari daerah lain.

Untuk peogram Emas Biru, ada 37 jaring apung, 17 unit keramba tancap atau 272 kotak yang berhasil dibangun Monardo bersama Mitra Kodam XVI/Pattimura.

Jumlah tersebut tersebar di Maluku Barat Daya, Tual, Seram Bagian Barat (SBB) Poka dan sekitarnya dan sebagian lagi di Maluku Utara.

Dari program Emas Biru tersebut separuhnya suda berproduksi dengan hasil puluhan juta sekali panen.
Di SBB misalnya Program ini terus berkembang pesat. Saat ini, program tersebut dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh kelompok-kelompok nelayan setempat. Bahkan hasil panen bisa mencapai 60 sampai 70 persen. Demikian pula halnya di tempat lain rata rata hasil produksinya memuaskan.

Demikian pula halnya dengan program Emas Hijau. Hingga saat ini Kodam XVI/Pattimura suda menyebarkan 20.442 bibit pohon. Menariknya bibit pohon tersebut didatangkan dari berbagai daerah dengan kualitas baik. Semuanya dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

Kini Doni Monardo mengakhiri tugasnya sebagai Pangdam XVI/Pattimura seiring dengan lepas sambut yang berlangsung semalam di Kediaman Pandam, Air Salobar Ambon. Namun demikian jasa dan ide yang telah dirintisnya tidak hilang menyertai kepergiannya.

Pola kerja yang dibentuk selama ini suda tersistim, sehingga program yang ditinggalkan pun tetap berkelanjutan. Selamat berjibaku dengan tantangan baru di Kodam III/ Siliwangi, inspirasi yang dicurahkan selama bertugas di Maluku menjadi masa depan kami sebagai orang Maluku. Sayonara. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!