Murad Dukung Sikap Richard – Ambon Ekspres
Politik

Murad Dukung Sikap Richard

Richard Louhenapessy/Doc. AE

AMEKS ONLINE, AMBON.–Sikap Walikota Ambon, Richard Louhenapessy yang tidak maju sebagai Wakil Gubernur Maluku 2018, dihargai Murad Ismail dan timnya. Pilihan Louhenapessy meneruskan pembangaunan di Kota Ambon, juga diapresiasi.

“Saya kira belum setahun RL (Richard Louhenapeessy) menjalankan amanah warga Ambon, kita berikan dulu kesempatan kepadanya bersama pak Syarif Hadler untuk Tarus Benahi Ambon, sebagaimana tagline mereka berdua. Beri kesempatan dulu kepada RL memimpin Kota Ambon sebagaimana amanah yang diberikan warga Ambon kepadanya,” kata Azis Tunny, Juru Bicara Murad Ismail kepada Ambon Ekspres, Minggu (19/11).

Richard Louhnepessy sempat diisukan menjadi salahsatu kandidat terkuat bakal calon gubernur bagi Murad Ismail. Dikabarkan, Ketua DPD Partai Golkar itu disodorkan oleh Partai Nasdem. Sejatinya, kedua figur ini sudah menjalin komunikasi dalam rangka Pilgub Maluku.

Salah satu orang dekat Richard, Wahidin Arey melalui status facebooknya, Sabtu (18/11) mengatakan, pada 22 Mei, Komandan Korps Brimob Polri, Irjen Polisi Murad Ismail menyambangi Richard di kediamannya di Kayu Putih, Kecamatan Nusaniwe untuk memberikan selamat pelantikan, sekaligus meminta kesediaan Walikota Ambon dua periode itu menjadi calon wagub mendampinginya di Pilgub 2018.

Artinya, Murad yang memulai pendekatan dan komunikasi. Tetapi bagi tim Murad, justru Richard yang intens melakukan lobi termasuk mengontak beberapa tim untuk berpasangan dengan Murad. Tetapi, kata Azis, tim MI tidak mau menggubris ke publik. Sehingga, isu yang berkembang soal MI mendekati Richard, hanya rumor. “Pak Murad dan tim tidak pernah menyampaikan secara terbuka kalau RL masuk sebagai target. Itu hanya rumor yang entah siapa yang kembangkan. Jadi, sebagai tim saya ingin menyampaikan agar publik jangan percaya rumor terkait bakal cawagub yang akan mendampingi MI, selain keterangan resmi dari MI maupun tim,” tegasnya.

Dia mengaku, Murad dan Richard memang intens berkomunikasi. Soal kehadirannya di acara pelantikan Richard Louhenapessy dan Syarif Hadler sebagai Walikota dan Wakil Walikota Ambon, 22 Mei lalu, karena diundang secara resmi. “RL dan MI adalah sahabat baik. Mereka juga intens berkomunikasi. Bahkan saat pelantikan empat kepala daerah kabuaten/kota di Maluku pada 22 Mei 2017 lalu, kehadiran MI sebagai Komandan Korps Brimob Polri di acara pelantikan karena diundang oleh RL yang saat itu juga dilantik sebagai walikota di periode kedua,” tuturnya.

Dikutip dari salahsatu media lokal Maluku, Richard menegaskan, tetap fokus memangun Maluku dan tetap mendukung Said Assagaf. “Saya masih waras, jadi mustahil akan berpasangan dengan cagub lain. Jangan percaya. Tekad kita menangkan pa Assagaff. Kalau saya mau gubernur, kenapa wagub. Tapi bukan sekarang, ada waktunya,” tandasnya, Oktober lalu.

Azis mengaku, MI dan tim mendukung sikap Richard untuk tetap fokus dengan tugas dan tanggung jawab mengurusi Ambon lima tahun ke depan. Apalagi Richard adalah kader partai Golkar, dan mengusung ketua DPD Partai Golkar Maluku, Said Assagaff sebagai calon gubernur.

Selain itu, Ambon adalah barometer Provinsi Maluku, sebagai pusat pemerintahan, pusat ekonomi, pusat pendidikan dan sebagainya. “Kami mendukung itu. Hubungan MI dan RL sampai saat ini juga baik-baik saja, dan masih sering berkomunikasi,” jelasnya.

Seperti diketahui, Murad Ismail telah mendapatkan dukungan dari lima partai politik, yakni Hanura, Nasdem, PAN, PKB, dan PKPI. Murad juga diyakini, akan direkomendasi PDI Perjuangan.

Namun, ia belum menentukan siapa balon wakilnya. Sam Latuconsina mengatakan, wakil akan ditentukan setelah Murad Ismail bertemu dan membicarakan dengan DPP PDI Perjuangan yang direncakan dalam waktu dekat.

‘’Calon wagub akan final setelah MI ketemu DPP PDIP yang direncanakan hari ini (kemarin) atau besok (hari ini). Saya tidak dalam kapasitas menentukan cawagub, karena itu adalah ranah kandidat dan parpol pengusung, dalam hal ini DPP PDIP,” jelas koordinator tim Murad itu.

Sejumlah pengamat politik menilai, Bupati Maluku Barat Daya, Barnabas Orno berpeluang berpasangan dengan Murad. Sebab, Orno bisa mendongkrak elektabilitas Murad.

Dari sisi kewilayahan atau geopolitik, juga mendukung. Basis Orno bisa mengimbangi Anderias maupun Herman, jika lolos, di Tenggara Raya. Terutama di MBD.

Selain itu, Orno juga memiliki pengalaman politik praktis dan kompetensi birokrasi. “Dari sisi politik, Orno adalah Bupati MBD yang memiliki potensi dan kompetensi yang memadai, sehingga beliau dampingi Murad, itu bisa memperkuat peluang menang mereka,” kata pengamat politik asal Unpatti, Johan Tehuayo belum lama ini. (TAB)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!