Dua Hari, Dua Kecelakaan Tragis – Ambon Ekspres
Metro Manise

Dua Hari, Dua Kecelakaan Tragis

AMEKS ONLINE, AMBON.—Dua hari berturut-turut terjadi 2 kecelakaan tragis di Kota Ambon. Kecelakaan pertama pada Selasa (21/11) menyebabkan satu orang tewas. Sedangkan kecelakaan kedua pada Rabu kemarin menyebabkan satu korban putus kaki.

Kecelakaan pada Rabu (22/11) terjadi sekira pukul 11.40 WIT. Peristiwa itu terjadi di ruas Jalan Wolter Monginsidi, tepat depan SMA Negeri 5 Lateri, Kecamatan Baguala, Kota Ambon.

Saat itu mobil Toyota Rush DE 1215 AG yang dikemudikan Jony Febrian Sandi Watimena (19) menghantam sepeda motor yang dikendarai Petra Biloro (20). Di dalam mobil Toyota Rush ada berpenumpang dua orang pelajar yakni Olifia Nanlohy (15), dan Meirsia Luik (14).

Selain menabrak motor, mobil ini juga setelah menabrak mobil angkot jurusan Passo DE 202 KU yang dikemudikan Diki Maatita (21). Karena dalam kecepatan tinggi menyebabkan mobil langsung terbalik.
Akibat kecelakaan itu, Petra yang berprofesi sebagai pengojek dan beralamat di Air Besar, Desa Passo harus kehilangan kaki sebelah kanan.

Informasi dari kepolisian, sebelum kejadian awalnya mobil Toyota Rush bergerak dengan kecepatan tinggi dari arah Passo hendak menuju arah pusat Kota Ambon. Sesampainya di lokasi kejadian (TKP) pengemudi mobil Toyota Rush dikejutkan dengan munculnya motor yang dikendarai korban dengan kecepatan tingga dari arah berlawanan.

Petra saat itu sedang berusaha mendahului mobil angkot yang berada didepannya. ”Karena dalam kecepatan tinggi, mobil tidak dapat menghindar sehingga terjadi tabrakan. Setelah itu mobil terbalik ke ruas kiri jalan dan megenai mobil angkutan umum jurusan Passo yang sedang parkir,” kata Kasatlantas Polres Ambon AKP M Bambang Surya Wiharga.

Akibat tabrakan tersebut, kata dia, pengendara motor mengalami luka berat (putus kaki) dan dilarikan ke RS Haulussy Ambon. Sementara penumpang mobil Toyota Rush mengalami luka-luka dan dilarikan ke RS TNI AL di Halong dan RS Hative (Otto Kuyk) Passo.

Sedangkan pengemudi angkot juga mengalami luka dibagian kepala dan dilarikan ke RS dr Haulussy Ambon. ”Tidak ada korban jiwa, hanya luka-luka. Kalau pengendara motor memang kaki sebelah kanan putus tepat dibagian pergelangan lutut,” tandas Bambang.

Dikatakan, saat ini barang bukti sudah diamankan. Motor dan dua mobil dipastikan mengalami kerusakan cukup parah. ”Sementara kita tangani kasusnya, pengemudi sudah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” tutur Bambang.

KECELAKAAN MAUT
Sebelumnya, pada Selasa (21/11) sekira pukul 14.00 WIT terjadi kecelakaan maut di ruas Jalan Dr Leimena, Desa Tawiri tepatnya di Jembatan Waipia Desa Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon. Tabrakan itu melibatkan dumtruck jenis DE 8016 AB yang dikemudikan Paulus Patty (49) dengan sepada motor Kawasaki DE 5522 LA yang dikendarai Kedswin Gerson Hehanussa (26) yang berboncengan dengan Helsa Peronika Oraplean (25).

Tabrakan begitu keras, sehingga Gerson dan boncengan terpental dan terjadi sekira 5 meter. Nahas, gadis muda yang tercatat sebagai mahasiswa hukum Universitas Pattimura Ambon, yang berparas cantik itu mengalami benturan keras sehingga mengalami pendarahan hebat dan menghembus nafas terakhir, sesaat setelah dilarikan ke RS TNI AU, Laha.

Menurut Bambang, dari keterangan Hehanussa, saat itu dia membonceng Helsa Peronika Oraplean dari arah Kota Ambon menuju Desa Laha. Setelah tiba di TKP, korban berhenti karena ada mobil yang keluar dari lorong dekat TKP. “Nah, saat berhenti tiba-tiba mobil truck dari arah belakang langsung menabrak sepeda motor,” tutur dia.

Tabrakan dari belakang mengakibatkan keduanya terjatuh dari motor. ”Pengendara Gerson luka tidak terlalu parah. Boncengan lukanya cukup parah dan dilarikan ke RS TNI AU. Namun akhirnya , meninggal dunia akibat pendarahan di bagian perut,” timpal dia.

Dikatakan, pihaknya telah mengamankan pengemudi truk, Paulus Patty, warga Dusun Lata Desa Hatiwe Besar untuk proses hukum. ‘’Supir dumtruck sudah diamankan dan kita tetapkan tersangka atas kelalaiannya menyebabkan korban meninggal dunia. Truk dan motor sudah kita amankan sebagai barang bukti,” jelasnya.
(ERM)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!