Gubernur Lantik Pejabat Eselon II – Ambon Ekspres
Berita Utama

Gubernur Lantik Pejabat Eselon II

PELANTIKAN : Gubernur Maluku Ir Said Assagaff melantik Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum Politik dan Pemerintahan Setda Maluku Husen Marasabessy dan Kepala Dinas Infokom Provinsi Maluku, Frona Koedoeboen, Jumat (24/11).

AMEKS ONLINE, AMBON.—Gubernur Maluku Said Assagaff melantik dua pejabat eselon II dilingkup Pemprov Maluku. Husein Marasabessy dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, serta dr Frona Koedoeboen sebagai Kadis Infokom Provinsi Maluku.
Marasabessy sebelumnya merupakan pejabat eselon III A, di Inspektorat Daerah Maluku. Dia menggantikan dr Frona Koedoeboen.

Sementara Koedoeboen selanjutnya menduduki jabatan baru sebagai Kadis Infokom Provinsi Maluku.
Pelantikan kedua pejabat itu sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Maluku, Nomor 284 tahun 2017, tanggal 24 November 2017 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pejabat Dilingkup Pemprov Maluku. Pelantikan kedua pejabat ini, juga dianggap sudah sesuai sesuai dengan aturan perundang-undangan yang ada, karena telah mendapat restu secara tertulis dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Komisi Aparatur Sipil Negara dan Komisi Pemilihan Umum.

“Pelantikan ini sudah sesuai dengan ketentuan pemerintah. Ada disini surat Mendagri,” jelas dia kepada wartawan saat melakukan pelantikan terhadap kedua pejabat esalon II itu di ruang kerjanya, kemarin.

Menurut Assagaff, pelantikan kedua pejabat itu, berpedoman pada ketentuan dalam rangka menjamin kelancaran dan keberlangsungan pemerintahan di Provinsi Maluku. “Gubernur secara prinsip disetujui oleh Mendagri untuk melakukan pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama. Kadis Infokom, karena pejabat lama telah memasuki batas usia pensiun pada 1 Oktober lalu. Melakukan seleksi terbuka jabatan eselon II. Karena staff ahli jadi kepala dinas dan jabatannya kosong maka perlu seleksi untuk diisi,” kata dia.

Dikatakan, jika dikemudian hari nantinya ditemukan atau dianggap tidak sesuai dengan ketentuan yang ada, maka Mendagri bisa mencabut ataupun membatalkan secara langsung pelantikan yang telah dilakukan. “Persetujuan tertulis ini, telah dikeluarkan oleh Mendagri Tjahjo Kumolo bulan lalu, namun baru kita lantik karena masih menunggu persetujuan dari KPU dan Komisi ASN,” tutur dia.

Dengan dilantiknya kedua pejabat esalon maka diharapkan, keduanya dapat membantu dirinya dalam menjalankan roda pemerintah dilingkup Pemprov Maluku. “Untuk ibu Kadis Infokom, setiap kali kita berkunjung ke daerah-daerah yang dikeluhkan masyarakat adalah bagaimana jaringan atau hubungan telekomunikasi. Maka ibu diharapkan bisa membantu masyarakat terutama mewujudkan permintaan mereka yakni persoalan telekomunikasi itu,” pesan dia.

Sementara itu, untuk staff ahli bidang hukum, politik dan pemeritah, Assagaff menegaskan, dirinya harus bisa membantu pemerintah provinsi, dalam mewujudkan Pilkada 2018 yang aman. “Yang paling pertama segera bangun komunikasi dan koordinasi dengan seluruh pejabat eselon II terkait, termasuk sampai ke kabupaten/kota, agar Pilkada nanti dapat terlaksana secara baik, karena membidangan hukum, politik dan pemerintah,” tegas dia.

Tak hanya itu, staff ahli juga diharapkan mampu menjaga netralitas dan independensi dari seluruh ASN dilingkup pemerintah provinsi, maupun kabupaten/kota dalam pilkada.

Sementara itu, Husein Marasabessy, mengatakan, dirinya akan selalu siap dalam menjalankan amanah yang telah dipercayakan. “Prinsipnya, apa yang telah diamanahkan pasti kita laksanakan, sepanjang itu untuk kepentingan masyarakat dan kepentingan bersama sesuai dengan ketentuan aturan perundang-undangan yang ada,” kata Marasabessy yang sebelumnya bertugas di Inspektorat Provinsi Maluku itu. (AHA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!