HEBAT Serahkan Berkas Dukungan ke KPU – Ambon Ekspres
Politik

HEBAT Serahkan Berkas Dukungan ke KPU

SAHDAN FABANYO/AMEKS DUKUNGAN : Bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, Herman Koedoeboen dan Abdullah Vanath resmi menyerahkan dokumen dukungan warga ke KPU Maluku, Senin (27/11). Pasangan calon ini maju dalam Pilgub Maluku 2018 lewat jalur perseorangan.

AMEKS ONLINE, AMBON.—Pasangan bakal calon Gubernur Maluku Herman Koedoeboen dan Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath, akhirnya secara resmi menyerahkan Berkas dukungan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku, Minggu (27/11).

Dukungan tersebut sebagai syarat untuk maju dalam Pilgub 2018 me- lalui jalur perseorangan atau independen. Pasangan dengan akronim HEBAT ini tiba di Kantor KPU Maluku sekira pukul 21.30 WIT.
Bersama dengan tim, pasangan ini membawa puluhan kotak berisi dokumen dukungan.

Diantaranya berupa lampiran Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik atau surat keterangan sebanyak 165.510 dari 11 kabupaten/kota di Maluku.

Jumlah KTP atau surat keterangan melebihi syarat dari ketentuan KPU Maluku sebanyak 122.895 untuk 6 kabupaten/kota. Setelah diterima, KPU Maluku langsung melakukan verifikasi berkas untuk memastikan apakah dokumen dukungan yang dimaksud sesuai dengan jumlah yang disampaikan atau tidak.

Herman Koedoeboen kepada wartawan mengatakan, dokumen tersebut sementara dilakukan verifikasi. Menurutnya, syarat yang dimintakan KPU Maluku telah dilengkapi. Bahkan melebihi dari apa yang disyaratkan. “Kita lakukan penyerahan dokumen dukungan ini secara transparan. Kita masukkan sebanyak 165.510 e-KTP atau surat keterangan dari 11 kabupaten/kota. Jadi kita telah memenuhi seluruh permintaan KPU untuk melaksanakan kewajiban sebagai bakal pasangan calon perseorangan. Dan kami menantikan instruksi selanjutnya dari KPU,” tandas Koedoeboen di Kantor KPU Maluku, tadi malam.

Diakuinya, pasangan HEBAT sangat berterima kasih kepada masyarakat Maluku yang telah ikhlas memberikan dukungan untuk berproses lewat jalur perseorangan. “Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat yang telah ikhlas mendukung kami. Dan harapan publik ini perlu dijadikan sebagai sebuah bentuk pendidikan demokrasi di wilayah kita. Karena ini juga jalur konstitusional yang mana masyarakat mulai memahami bahwa pilihan bukan saja lewat partai politik tetapi bisa dengan jalur perseorangan,” tutur Koedoeboen.

Komisioner KPU Maluku Bidang Hukum, LA Alwi menjelaskan, dengan diterimanya dokumen dukungan bakal pasangan calon, maka KPU langsung melakukan verifikasi terhadap jumlah dukungan yang dimasukkan. “Jadi kita sementara melakukan verifikasi jumlah dukungan, untuk menghitung apakah jumlah tersebut sesuai hard copy B1 KWK perseorangan dan lampiran KTP atau surat keterangan memenuhi syarat atau tidak,” terangnya.

Dikatakan, untuk jadwal penyerahan dokumen dukungan perseorangan dijadwalkan sejak 22 – 26 November 2017. Pasangan HEBAT mendaftar sesaat sebelum dilakukan penutupan.
Menurut dia, sebelumnya ada tiga pasangan yang sebelumnya telah mengambil lampiran untuk melakukan penyerahan dokumen. Namun hingga penutupan, tidak ada lagi yang menyerahkan dokumen dukungan ke KPU Maluku. “Sebelumnya ada tiga pasangan bakal calon yang dikabarkan akan menyerahkan dokumen perseorangan. Salah satunya pasangan HEBAT. Jadi masih ada pasangan Pais Elpidos dan Marcello Larwuy sama Ronald Adrian Knefeel. Tapi sampai pukul 11 malam saat ini, belum ada komunikasi ke kita. Nanti kita lihat selanjutnya,” ujarnya.

Menurutnya, jika dalam verifikasi tersebut pasangan HEBAT dinilai telah memenuhi syarat, maka KPU siap mengeluarkan tanda terima, berita acara hingga keputusan untuk menyatakan bahwa yang bersangkutan telah memenuhi syarat untuk melakukan verifikasi administrasi. “Semoga verifikasi bisa selesai dan dapat mencukupi jumlah minimum dan sebaran minimum. Karena sesuai ketentuan sebanyak 122.895 dari jumlah DPT Maluku,” harapnya.

SIAP AWASI
Sebelumnya diberitakan, bakal calon pasangan Gubernur dan wakil Gubernur Maluku, Herman Adrian Koedoeboen-Abdullah Vanath (HEBAT) telah membentuk tim pemantau di kabupaten/kota. Tim ini akan mengawasi KPU dan jajarannya yang melakukan verifikasi administrasi dan faktual.

Ketua tim pasanganHerman-Vanath (HEBAT), Michael Palijama mengatakan, tim pemantau telah dibentuk di enam kabupaten/kota. Pembentukan ini merupakan amanah Undang-Undang Pilkada Nomor 10 tahun 2016 dan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 3 tahun 2017.

Tim ini akan bersama-sama dengan Petugas Pemungutan Suara (PPS), kaki tangan KPU di level desa/kelurahan melakukan verifikasi faktual atas dukungan warga yang diberikan kepada pasangan HEBAT. “Kami sudah bentuk tim pemantau di kabupaten/kota untuk nanti sama-sama dengan KPU mengawasi KPU melakukan verifikasi faktual di desa/kelurahan. Itu diminta dalam UU Pilkada maupun PKPU nomor 3 tahun 2017, bahwa disamping KPU melakukan verfikasi, ada juga tim pemantau dari pasangan independen. Jadi, bukan kita buat untuk mengimbangi mereka, tapi amanat undang-undang,” jelas Palijama saat dihubungi Ambon Ekspres via seluler, Rabu (23/11).

Dia mengaku, tim HEBAT telah menerima sosialisasi pencalonan peroseorangan yang disampaikan oleh KPU, secara baik. Dari sosialisasi itu pula, pihaknya sudah menyiapkan antisipasi atas kemungkinan-kemungkinan pelanggaran yang bisa saja terjadi saat verifikasi administrasi maupun faktual.
“Kalau soal proses ini, KPU juga sudah melakukan sosialisasi pencalonan jalur independen. Apa yang telah disampaikan KPU itu, sudah diterima dengan baik oleh pasangan HEBAT, dan sudah mengantisipasi hal-hal yang mungkin akan terjadi,” ungkapnya.

Tetapi dia yakin, KPU dan jajarannya akan bekerja sesuai aturan yang berlaku. Olehnya itu, pasangan HEBAT dan tim telah siap mengikuti tahapan-tahapan penelitian dan verifikasi dukungan. “Lalu, namanya mereka penyelenggara, kami yakin mereka itu orang-orang yang punya kapasitas dan kapabilitas yang mumpuni dalam melaksanakan tugas sebagai penyelenggara pemilu. Jadi, kami akan ikuti tahapan-tahapan itu dengan baik,” katanya.

Dia mengklaim, tim dan relawan pasangan HEBAT telah mengantongi fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik dan formulir pernyataan dukungan lebih dari yang disyaratkan dalam PKPU. Namun, akan diserahkan sesuai jumlah yang disyaratkan, yakni 122.895. “Cuman kami tetap serahkan sesuai persyaratan yang KPU minta. Yang lebihnya itu kita akan simpan untuk perbaikan, kalau memang itu ada yang disampaikan oleh KPU lakukan perbaikan,” paparnya. (ISL)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!