Mantan Kadishub MTB Bakal Diperiksa Jaksa – Ambon Ekspres
Hukum

Mantan Kadishub MTB Bakal Diperiksa Jaksa

AMEKS ONLINE, AMBON.—Penyelidikan kasus dugaan korupsi dalam proyek pekerjaan 50 buah kapal kayu di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) masih dilakukan jaksa. Pihak Kejaksaan Negeri MTB sudah memeriksa sejumlah saksi dalam proyek senilai Rp 5,9 miliar tahun 2016 itu.

Tim penyidik juga menggagendakan pemeriksaan sejumlah saksi lainnya.
“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Sudah lima orang saksi yang telah kita periksa di tahap penyelidikan,” ungkap Kasipidsus Kejari MTB, Denny Syahputra kepada Ambon Ekspres, tadi malam.

Dia mengaku, tim penyelidik juga telah mengagendakan pemeriksaan terhadap mantan Kadis Perhubungan (Dishub) MTB, Edi Huwae. Pemeriksaan ini guna memperkuat bukti adanya dugaan tindak pidana korupsi dalam kasus dimaksud. “Dia (mantan Kadishub MTB) itu sangatlah mengetahui terkait proyek itu. Karena, saat proyek itu berjalan dia bertindak sebagai Kuasa Pengguna Anggaran. Artinya, ini masih dalam penyelidikan untuk menggali ada atau tidaknya suatu tindak pidana dalam kasus dimaksud,” ujar Denny.

Selain itu, kata Denny, eks Kadishub MTB yang saat ini menjabat sebagai Kepala Keuangan MTB itu akan dimintai keterangan untuk memperkuat bukti-bukti di tahap penyelidikan. “Bukti dan dokumen-dokumen lain sudah kita kantongi, tinggal kemudian kita luruskan dengan keterangan-keterangan saksi termasuk saksi pak Edi Huwae,” kata Denny.

Diketahui, pengadaan 50 buah kapal untuk masyarakat pesisir di Kabupaten MTB ini dianggarkan dari APBD kabupaten setempat tahun 2016. Dalam pelaksanaanya oleh pihak ketiga, diketahui pekerjaanya tidak sesuai dengan bestek.

Akibat dari pekerjaan yang amburadul itu, kapal bagi masyarakat di pesisir MTB itu tidak berhasil digunakan sepenuhnya. Apalagi fisik kapal tidak bertahan lama dan sudah rusak.

Pihak ketiga yang mengerjakan proyek ini terindikasi tidak memiliki galangan kapal, yang notabene sebagai syarat untuk memenangkan tender proyek Rp 5,9 miliar tersebut.

Kejari MTB masih terus melakukan penyelidikan, pihak perushan yang mengerjakan proyek tersbeut pula sudah diketahui identitasnya, dan beberpa dokument syata terkait proses lelang juga sudah di kantongi tim penyidik. (NEL)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!