Sebulan, 7 Tersangka Narkoba Diciduk – Ambon Ekspres
Berita Utama

Sebulan, 7 Tersangka Narkoba Diciduk

SAHDAN FABANYO/AMEKS NARKOBA : Polisi merilis tujuh tersangka penyalahgunaan narkoba yang kini diamankan di Polres Ambon dan Pp Lease, Selasa (28/11)7.

AMEKS ONLINE, AMBON.—Penyalagunaan narkoba masih cukup tinggi di Kota Ambon. Dalam sebulan, aparat kepolisian dari Satresnarkoba Polres Ambon mengamankan 7 orang tersangka kasus narkoba. Mereka merupakan pengedar sabu-sabu dan ganja. Polisi juga mengamankan barang bukti ganja seberat 1 kg.

Kasat Resnarkoba Polres Ambon AKP Alex Umar Kamali kepada awak media mengatakan, upaya untuk memberantas maraknya peredaran narkoba terus dilakukan. Pihaknya juga telah mengamankan sejumlah pengguna dan pemasok narkoba yang kerap beroperasi di wilayah Kota Ambon dan sekitanya. “Bulan November ini, ada 7 orang tersangka penyalagunaan narkoba yang kita amankan.
Diantaranya 5 orang pengedar, dan 2 orang bandar,” tandas Aleks.

Dia memastikan, para tersangka ditangkap bersama sejumlah barang bukti. Para tersanga itu, masing-masing berinisial RS, FB, FTN, KP, MS, FS, HSP. Dari ke 7 tersangka, ada 2 bandar masing-masing FS , dan FB.

Dijelaskan, tersangka FS ditangkap dengan barang bukti setengah kilogram ganja kering. MS ditangkap dengan barang bukti 2 paket ganja. Tersangka HSP ditangkap dengan barang bukti 1 linting ganja dan 2 paket sabu-sabu. Tersangka KP ditangkap dengan barang bukti 2 paket ganja, FT ditangkap dengan barang bukti berupa 10 paket ganja, tersangka FB dengan barang bukti 350 paket ganja siap edar. ”

Rata-rata mereka ini pengedar, karena setelah kita tangkap satu, kita kembangkan bermuara ke tersangka lain. Mereka ini wilayah edarnya untuk Kota Ambon. Per paket dijual Rp 100 ribu,” tandas dia.

Lebih lanjut, Aleks mengatakan, ganja didapat dari luar Maluku. Dipasok ke Kota Ambon, para tersangka menggunakan jasa pengiriman karena dianggap masih aman. “Barang-barang tersebut didapat dari dari Jakarta dan Aceh melalui jasa pengiriman, dan ada yang jemput langsung ke Papua dibawa ke Ambon. Barang bukti yang kita itu ganja hampir mencapai 2 kg ganja,” tandas dia.

Menurut Aleks, para tersangka ini merupakan target operasi yang sudah diincar berdasarkan hasil pengembangan di kasus-kasus sebelumnya. ”Mereka ini sudah menjadi target kita sudah lama, “ akuinya.

Para tersangka dijerat pasal 111 KUHPidana dan Pasal 114 KUHPidana tentang Narkotika. ”Ancaman hukuman kurang lebih 20 tahun penjara,” tuturnya.

Aleks menambahkan, untuk penanganan kasus markotika yang ditangani oleh Sat Narkoba Polres Ambon terhitung mulai dari Bulan Januari hingga November 2017 sebanyak 36 laporan polisi dengan jumlah tersangka 40 orang.

Untuk berkasa tahap 1 berjumlah 1 laporan polisi. Kasus yang masih dalam penyelidikan ada 7 kasus, antara lain kasus ganja, sabu pil PCC dan pil Dextro. Untuk barang bukti yang berhasil disita oleh Satresnarkoba Polres Ambon yaitu sabu seberat 86,5 gram, ganja 1,5 kg, pil Dextro 4.150 butir, Pil PCC 685 butir,” tutup Aleks. (ERM)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!