Gerindra Konsisten Dukung Murad – Ambon Ekspres
Politik

Gerindra Konsisten Dukung Murad

AMEKS ONLINE, AMBON.—Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) memang belum mengeluarkan rekomendasi untuk Murad Ismail. Namun, partai pimpinan Prabowo Subianto itu akan tetap konsisten mendukungan Murad.

Ketua DPP Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria yang dihubungi Ambon Ekspres via seluler, Rabu (29/11) mengatakan, pi- haknya belum menetapkan rekomendasi bakal calon gubernur dan wakil gubernur Maluku 2018.

Tetapi, kemungkinan akan ditetapkan pada Desember. “Mudah-mudahan Desember ini ya, segera disahkan rekomendasinya. Seluruh rekomendasi umumnya belum dikeluarkan. Mudah-mudahan dimulai pertengahan (Desember) ini secara bertahap,” ujar Riza.

Awal Agustus 2017, Murad Ismail dan ketua DPD Partai Gerindra Maluku, Hendrik Lewerissa bertemu langsung dengan ketua umum Gerindra, Prabowo Subianto. Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan dukungan partainya kepada Murad.

Gerindra menyiapkan Lewerissa sebagai calon wakil gubernur. Dukungan itu dianggap oleh kader di daerah, sebagai pertanda Lewerissa digandeng poleh Murad sebagai balon wagub.

Menurut Riza, pertemuan Murad dengan ketua umum maupun pengurus DPP Gerindra merupakan hal penting. Olehnya itu, akan didiskusikan dan dimatangkan lagi. ”Ya tentu pertemuan itu jadi penting. Melalui silaturahmi itu akan didiskusikan tindaklanjutnya. Silaturahmi itu penting. Ada banyak calon ketemu orang DPP. DPP menerima siapa saja, termasuk beliau (Murad Ismail) ya. Persisnya bisa ditanyakan ke ketua DPD saja, pak Hendrik Lewerissa,” katanya.

Lewerissa yang dikonfirmasi tadi malam menegaskan, Gerindra tetap konsisten mendukung Murad. ”Gerindra tetap konsisten dengan sikap politik partai dalam menghadapi Pilgub Maluku 2018, yaitu tetap mendukung pak Murad Ismail sebagai calon gubernur,” ujarnya.

Lewerissa memastikan, Gerindra tetap konsisten meskipun PDIP juga merekomendasi Murad Ismail. ”Tetap (medukung),” tegasnya.

Tetapi dia enggan berkomentar panjang terkait bakal calon wakil, maupun isu poros baru. ”Untuk 2 hal itu, saya no comment,” tambahnya.

PERSETUJUAN BERSAMA
Hingga kemarin, lanjut dia, Gerindra tetap konsisten mendorong kader potensialnya di seluruh daerah, termasuk Hendrik Lewerissa sebagai calon kepala daerah atau wakil kepala daerah. Namun, Gerindra tak mengabaikan popularitas, akseptabiliats dan elektabilitas kader bersangkutan. “Iya, di seluruh daerah kota ingin kader-kader terbaik Gerindra bisa tampil sebagai kepala daerah atau wakil kepala daerah. Itu memang sedang kita upayakan. Tetapi, nanti kita lihat popularitasnya, elektabilitasnya dan pasangannya, dan juga restu partai koalisi lainnya,” jelas Wakil Ketua Fraksi Gerindra MPR-RI  2014 – 2019 itu.

Hendrik didorong oleh kader Gerindra di daerah untuk berpasangan dengan Murad Ismail. Bahkan, kedua figur ini juga sudah punya fanepage facebook. Namun, Murad belum menyatakan sikap secara resmi.

Riza mengatakan, penentuan pasangan calon tidak bisa dari kandidat sendiri. Harus dibicarakan dan disepakati oleh semua partai pengsung. “Untuk calon kepala daerah dan wakil kepala daerah, itu kan harus didiskusikan, dibahas dengan partai-partai koalisi untuk sama-sama memutuskan. Semua di seluruh Indonesia begitu. Jadi, tidak bisa diputuskan sendiri, kita harus duduk satu meja. Tidak bisa Pak Murad sendiri, atau Gerindra sendiri,” paparnya.

Ditanya soal kemungkinan poros baru, dia belum dapat memastikan. Yang jelas, Gerindra butuh partai politik lain untuk berkoalisi. “Nanti kita tunggu sama-sama ya. Bagi Partai Gerindra, koalisi dengan partai apa aja dimungkinkan. Jadi, kita memungkinan berkoalisi dengan banyak partai,” ungkapnya.

Khusus survei, Wakil Ketua Komisi II DPR-RI  itu sempat menanyakan hasil survei bakal calon Gubernur Maluku, karena ia belum mengetahui persis. “Survei itu juga penting. Surveinya di sana (Maluku) menang mana? Petahana berapa persen? Nomor dua siapa ? itu penting,’’ tegasnya.

Namun, Tim Murad Ismail yakin, Gerindra merekomendasinya. “Saya masih optimis, Gerindra akan mengusung pak Murad sebagai calon Gubernur di Pilkada Maluku tahun 2018 mendatang. Ini hanya soal waktu saja,” ujar Azis Tunny, juru bicara Murad ismail, tadi malam. (TAB)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!