Begini Cerita Putra Sulung Tukul Arwana hingga Jadi Polisi – Ambon Ekspres
Features

Begini Cerita Putra Sulung Tukul Arwana hingga Jadi Polisi

TERMOTIVASI PESAN IBU: AKP Ega Prayudi, putra sulung Tukul Arwana saat ditemui di ruangan kerjanya.

Tukul Arwana dikenal sebagai komedian kondang tanah air. Namun, putra sulungnya, AKP Ega Prayudi, mengambil jalur hidup yang jauh berbeda.

PERWIRA dengan pangkat tiga setrip di pundaknya itu, sejak kecil diasuh oleh Tukul Arwana dan Susiana, yang kini sudah almarhum. Ya, AKP Ega Prayudi adalah anak angkat Tukul Arwana, komedian terkenal tanah air.

Namun, anak tidak harus selalu sama dengan orang tuanya. Begitu juga dengan Ega. Ia memilih jalan hidup yang jauh berbeda dengan bapaknya. Tidak ada kaitannya dengan media atau dunia entartainment.

Dia memilih mengabdi pada negara sebagai seorang polisi. Dan kini, Ega menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Probolinggo yang baru. Ditemui di ruangannya, Ega terlihat terlihat sangat sederhana. Ia lantas bercerita tentang perjalanannya hingga menjadi polisi.

Ega sendiri menjadi polisi setelah lulus Sekolah Inspektor Polisi Sumber Sarjana (SIP SS) pada 2011. “Saya sebenarnya menyukai dunia media. Baik itu media cetak, apalagi media elektronik. Tapi Alhamdulillah, saya ditakdirkan bisa mengabdi dan melayani masyarakat di kepolisian ini,” kata lelaki lulusan sarjana Fakultas Ilmu Komunikasi di Universitas dr Moestopo Jakarta.

Perjalanannya menjadi seorang polisi tak terlepas dari motivasi ibunya, Susiana. Pria kelahiran Padang 22 Juni 1987 itu menceritakan, suatu hari dirinya diajak mendiang ibunya, Susiana ke rumah teman ibunya.

Ternyata, teman Susiana ini memiliki anak yang baru lulus Perwira Polisi. Saat itu, Susiana bercerita dengan bersemangat bahwa menjadi polisi itu keren dan berwibawa. Ega pun jadi berpikir, ibunya ingin dirinya menjadi polisi. Karena itu, saat lulus kuliah di Universitas dr Moestopo Jakarta pada tahun 2010, Ega langsung daftar Sekolah Inspektor Polisi Sumber Sarjana (SIP SS).
”Alhamdulillah, saya lulus daftar sekolah inspektor polisi sumber sarjana dan ditugaskan pertama di Mabes Polri. Lalu tahun berikutnya menjadi KRI di Polres Trenggalek,” ceritanya.

Terakhir, dirinya menjabat sebagai Kaur di Ditlantas Polda Jatim. Sebelum kemudian dipercaya menjadi Kasat Lantas Polres Probolinggo. Ega pun menilai, jabatannya itu sebagai amanah.
Diapun merasa beruntung. Sebab, saat dimutasi, Ega yang bertugas di Surabaya, bisa langsung mencari tahu tentang Probolinggo.

Ternyata, yang paling mencolok, yaitu angka fatalitas kecelakaan. Yaitu kecelakaan yang menelan korban sampai 10 orang dan 6 korban jiwa.
”Pekerjaan rumah pertama saya, harus bisa menekan angka kecelakaan ini. Saya ingin koordinasi dengan forum lalu lintas dan para pemerhati lalu lintas, untuk mencari cara, bagaimana upaya menekan angka kecelakaan itu,” terang Perwira lulusan Fakultas Hukum S-1 tahun 2016 di Unitomo Surabaya itu.

Ega yang kini kuliah Fakultas Hukum S-2 di Unitomo Surabaya mengaku, tidak pernah merasa terbebani dengan nama besar ayahnya. Baginya, ada sisi positif dan negatif yang bisa dipelajari.
Tidak menutup kemungkinan, masyarakat sudah banyak yang tahu dirinya merupakan anak sulung Tukul Arwana. Apalagi, dirinya sempat tampil di televisi.

Kondisi itu membuat dirinya bisa langsung dikenal masyarakat. Sehingga, bisa dengan lebih mudah melakukan pendekatan pada masyarakat. Dengan harapan, bisa memberikan sosialisasi lebih mengena pada masyarakat.

Namun, dampak kurang baiknya, Ega khawatir dirinya dinilai sombong atau memanfaatkan ketenaran orang tuanya. ”Gak enaknya, takut disangka sombong. Karena itu, pesan orang tua yang selalu diingat, diberi jabatan itu yang pertama tidak boleh sombong,” tutur suami dari Iriana itu.

Meski bertugas jauh dari rumah, bapak satu anak itu mengungkapkan, dirinya terus berkomunikasi dengan bapaknya, Tukul Arwana. Apalagi, adiknya Novita Eka Avriana tengah kuliah di Universitas Airlangga Surabaya.

Itu membuat bapaknya sering berkomunikasi dengan dirinya untuk menanyakan kondisi adiknya. ”Alhamdulillah, adik saya sekarang kuliah di Unair Surabaya. Bapak sering berkomunikasi dengan saya, karena adik bersama saya,” terangnya. (br/mie/mas/mie/JPR)

Most Popular

To Top