Murad : Kita Tunggu Dari PDIP – Ambon Ekspres
Ragam

Murad : Kita Tunggu Dari PDIP

AMEKS ONLINE, AMBON.—Murad Ismail mengaku, PDI Perjuangan akan mendeklarasikan dirinya sebagai bakal calon Gubernur Maluku 2018, Minggu (17/12). Namun, soal pendamping, Murad tak mendahului pengumuman resmi PDIP.

“Ya kita tunggu dari PDIP, jadi kasih wakilnya dari PDIP,” ucap Murad di sela acara selebrasi kemenangan Bhayangkara FC di auditorium PTIK/STIK, Jl Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (12/12) seperti dikutip detik.com.

Meski begitu, informasi mengenai pendamping Murad sudah bocor ke media, yakni Barnabas Orno. Kepastian menggandeng Bupati Maluku Barat Daya itu, setelah keduanya beserta tim melakukan beberapa kali pertemuan.

Informasi ini dibocorkan oleh elit DPD PDIP Maluku. “Diputuskan malam ini di DPP (PDIP), setelah untuk ketiga kalinya pertemuan MI-BO (Murad Ismail-Barnabas Orno), termasuk timnya,” ungkap elit di DPD PDIP Maluku kepada Ambon Ekspres, Jumat (8/12).

Bahkan, sumber yang enggan namanya ditulis itu mengaku, DPP PDIP juga sepakat dengan pasangan ini. Pasalnya, DPP yang memberikan kepada Murad maupun Orno untuk berembuk dan membuat keputusan. “Kan DPP kasih kesempatan untuk mereka rembuk dan bersepakat soal pasangan,” tambahnya.

Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengatakan, partai akan mengumumkan cagub dan cawagub lima daerah, Minggu (17/12). “Nanti daerah-daerah yang kami umumkan seperti Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku dan kami juga yakin NTT, Riau, kami akan umumkan,” ujar Hasto Kristiyanto di Kantor ICMI, Jakarta Pusat, Rabu (13/12) seperti dikutip Kompas.com.

Hasto Kristiyanto tidak menyebutkan siapa-siapa saja yang namanya akan diumumkan di kantor DPP PDIP Jakarta hari Minggu nanti. Namun, ia memastikan siapapun yang bisa menghadirkan keadaan yang lebih baik untuk daerahnya nanti, pasti akan mendapat restu dari partai untuk maju di pilkada.
KLAIM 9 PARPOL

Sementara itu, Murad yang juga Kepala Korps Brimob Mabes Polri, mengklaim sejauh ini sudah sembilan partai poltik yang mendukungnya maju ke Pemilihan Gubernur Maluku tahun 2018. “Saya sudah (didukung) delapan partai, tambah Partai Perindo jadi sembilan. Lihat nanti saja baru kita bicara,” kata di tempat yang sama.

Parpol yang telah memberi rekomendasi kepada Irjen Pol Murad Ismail di antaranya adalah Partai Nasdem, Partai Hanura, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, dan Partai Perindo.

TUNGGU RESTU KAPOLRI
Mantan Kapolda Maluku itu juga mengatakan, pengunduran dirinya dari Polri untuk mendaftar sebagai cagub, masih menunggu restu dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian. “Ketika kita mendaftar, itu kita beserta dengan pengunduran diri. Begitu penetapan, saya butuh rekomendasi dari Kapolri bahwa dia betul-betul merestui saya,” katanya.

Murad mengaku siap melepas karier di kepolisian dan berkompetisi di Pilgub Maluku 2018. Murad juga merasa bahagia diberi kesempatan mengikuti kontestasi tersebut. “Saya pasti mundur (dari Polri). Saya bahagia sekali. Pada dasarnya saya siap (ikut pilgub),” ujar Murad.

Murad menjelaskan, tujuannya ikut Pilgub didasari rasa ingin membangun kampung halamannya. Meskipun mencalonkan diri di Pilkada bukan bagian dari tugas polisi, menurutnya, keputusan itu adalah wujud karakter polisi yang profesional, modern, dan terpercaya karena mendekatkan diri kepada masyarakat. “Kita polisi-polisi yang promoter ini, yang merasa dekat dengan masyarakat, merasa terpanggil untuk daerahnya. Ya mari bersama kita bangun daerah, bersama pengalaman, network kita,” jelas Murad.
“Jadi gubernur nanti, saya tidak mencari sesuatu, tapi saya ingin membagi kebahagiaan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Murad menyebut Maluku menempati urutan ketiga dari 34 provinsi dalam hal kemiskinan. Murad menyayangkan kondisi itu karena, menurutnya, Maluku memiliki kekayaan alam dari sektor kelautan yang berpotensi menaikkan taraf hidup masyarakat. “Maluku itu provinsi termiskin nomor tiga, padahal kekayaan laut kita luar biasa,” tutur Murad. (TAB)

Most Popular

To Top