Bob Jadi Tersangka, Sekda Bebas? – Ambon Ekspres
Hukum

Bob Jadi Tersangka, Sekda Bebas?

AMEKS ONLINE, AMBON.- Jacobus Puttileihalat tak terima dijadikan tersangka. Penetapan itu dinilai tak sah. Praperadilan ditempuhnya untuk mendapatkan keadilan atas kasus dugaan korupsi anggaran publikasi dan iklan di Seram Bagian Barat. Sementara Sekretaris daerah SBB, Mansyur Tuharea justeru dibiarkan bebas.

Berdasarkan kesaksian dua terdakwa mantan Bendahara Pengeluaran Setda Kabupaten SBB, Rio Khormein alias Rio dan Petrus Urpely selaku Tim Bidang Anggaran setda Kabupaten menegaskan, Mansyur Tuharea sebagai orang yang mengotaki terjadinya korupsi dengan kerugian negara hampir Rp300 juta lebih itu.

Semua pengeluaran penuh dengan tanda tangan Tuharea. Anehnya penyidik Direktorat reserse dan kriminal khusus belum juga menetapkannya sebagai tersangka.

Sementara mantan Bupati SBB dua periode ini berdasarkan informasi yang diperoleh Ambon Ekspres tidak ditemukan adanya bukti keterlibatannya dalam kasus tersebut. “Kalau pak Bob, hanya perintah lisan. Tapi tidak kuat buktinya. Tidak ada bukti tandatangan pengeluaran uang,” ungkap sumber ini.

Sebaliknya dia menyebutkan peran penting Mansyur Tuharea dalam kasus ini. “Semua bukti jelas. Baik tandatangan maupun perintah lisan. Apalagi dua terdakwa telah menyebutkan Mansyur Tuharea terlibat langsung dalam kasus ini,” kata sumber ini lagi.

Karena itu, Bob tak puas. Bob sebagai pemohon diwakilkan oleh penasehat hukumnya, Anthoni Hatane Cs. Dia ditetapkan seabagi tersangka dalam perkara dana publikasi barang dan jasa di Sekertariat Daerah (Setda) Kabupaten setempat oleh Direskrimsus Polda Maluku selaku termohon.

“Inti permohonan mereka adalah terkait dengan status penetapan tersangka yang menurut pemohon adalah tidak sah,” kata Ketua Majelis Hakim tunggal, Esau Yerasitoy kepada koran ini di ruang kerjanya.

Menurut pemohon, penetapan tersangka oleh termohon tidaklah dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Selain itu, terkait Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) diberikan lebih akhir ke jaksa setelah ditetapkan pemohon sebagai tersangka. “Jadi itu dalil permohonan mereka, dan sidang akan dilanjutkan lagi pada Senin 18 desember 2017 nanti,” jelas Esau.(NEL)

Most Popular

To Top