Maluku Jadi Pantauan Badan Pangan Nasional – Ambon Ekspres
Ekonomi

Maluku Jadi Pantauan Badan Pangan Nasional

AMEKS ONLINE, AMBON.- Provinsi Maluku, satu dari 8 provinsi di Indonesia, yang menjadi pantauan Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian RI, dalam tahun 2017 ini.

Pantauan Badan Ketahanan Pangan Nasional Kementan itu, disebabkan karena sering terjadi kenaikan harga pangan dari tahun ke tahun.

Kenaikan harga pangan di Maluku, disebabkan karena permintaan harga komuditi yang selalu meningkat saat memasuki hari besar keagamaan seperti Idul Fitri, dan Natal.
“Harga pangan yang tinggi mengakibatkan Maluku dan 7 provinsi lain jadi pantauan Badan Ketahanan Pangan Nasional untuk mensterilkan kenaikan harga pangan yang naik terutama jelang natal tahun ini,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku, Sedek Sangadji, kepada wartawan di Ambon, Sabtu siang tadi.

Menurut dia, pantauan harga pangan oleh Badan Ketahanan Pangan Nasional Kementan RI, dipusatkan pada 8 provinsi, termasuk Maluku.
“Karena Maluku dan provinsi lain, sering mengalami kesulitan untuk mendapatkan bahan pangan seperti Cabe, daging, dan bawang, yang sering diimport dari luar, daerah. Jika terlambat diimport maka harga naik.8 Nah Badan Nasional berikan perhatian dengan tujuan agar harga pangan tetap stabil,”jelas dia.

Sementara itu, Kasubag sumberdaya pangan. Badan ketahanan pangan Kementan, Siti Tarbiyah menjelaskan, selain Maluku yang sering mengalami kenaikan harga pangan jelang perayaan Natal, juga karena Maluku, merupakan salah satu provinsi yang masyarakatnya banyak merayakan natal.
“Ada 8 provinsi, Maluku, Papua, Papua Barat, Maluku Utara,Kalimatan Barat, Nusa Tenggara Timur, Sumatera Utara, dan Sulawesi Utara. Menjadi perhatian karena wilayah-wilayah itu, mayoritas penduduknya merayakan natal. Kemudian juga sering terjadinya kenaikan harga pangan itu sendiri,”jelas dia.

Meski jadi pantauan dari Badan Ketahanan Pangan, namun Siti menegaskan, jika ketersedian bahan pangan di Maluku, dijamin aman hingga 2018 mendatang.
“Tugas dari Badan Ketahanan pangan untuk 8 provinsi itu, ialah mengstabilkan ketersedian serta harga pangan. Namun yang kami lihat ternyata ketersedian dan harga pangan di Maluku, boleh dipastikan aman sampai Januari nanti. Dan inilah yang menjadi harapan kita,”tandasnya.
(AHA).

Most Popular

To Top