PDIP Resmi Usung Murad – Barnabas – Ambon Ekspres
Politik

PDIP Resmi Usung Murad – Barnabas

AMEKS ONLINE,AMBON.—PDI Perjuangan secara resmi mengusung Murad Ismail dan Barnabas Nathaniel Orno sebagai pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Maluku 2018. Seluruh jajaran partai diperintahkan mengamankan dan memenangan pasangan ini.

Pengusungan Murad-Barnabas diumumkan secara langsung oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri di Kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (17/12).

Tertuang dalam Surat Keputusan (SK) DPP PDIP Nomor 3752 /IND/DPP/XII/2017 tertanggal 17 Desember 2017 yang ditanda tangani Ketua DPP PDIP, Bambang DH, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan ketua umum Megawati Soekarnoputri.
“Untuk Maluku, Murad Ismail dia Komandan Korps Brimob Polri. Murad terkenal sebagai Komandan Korps Brimob sudah mau pensiun,” ucap Megawati.

SK ini terdiri empat poin penting. Pertama, merekomendasi Irjen Pol Drs Murad Ismail untuk dijadikan calon Gubernur Maluku dan Drs Barnabas Orno sebagai calon Wakil Gubernur Maluku periode 2018-2023 dari PDIP. Kedua, menginstruksikan DPD PDIP Maluku untuk mendaftarkan Irjen Pol Murad Ismail dan Barnabas Orno ke Komisi Pemilihan UMum (KPU) Provinsi Maluku.

Ketiga, DPP PDIP menginstruksikan kepada seluruh jajaran partai, DPD PDIP Maluku, bersama-sama dengan seluruh kader, aktivis, dan anggota PDIP Maluku untuk mengamankan, menjalankan dan memperjuangkan terpilihnya Irjen Pol Murad Ismail dan Barnabas Orno menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku periode 2018-2023. Keempat, kepada mereka yang tidak mengindahkan instruksi dan melakukan diluar dari kebijakan ini, akan diberikan sanksi organisasi.

Megawati mengungkapkan, alasan Murad memilih PDIP sebagai perahu perjuangan di pilgub, karena sudah tahu tentang PDIP. Alasan Murad lainnya, kata Megawati, karena pernah mengawal presiden kelima itu. Sedangkan calon wakil, Barnabas Orno, kata Megawati, adalah Bupati MBD dan juga kader PDIP.

Selain Maluku, Megawati juga mengumumkan pasangan calon gubernur-wakil tiga provinsi lainnya, yakni pasangan Asrun-Hugua untuk Sulawesi Tenggara, Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno untuk Riau, dan Marianus Sae-Emilia J Nomleni untuk Nusa Tenggara Timur.

Megawati berharap keempat calon gubernur ini bisa memenangkan persaingan dalam pemilihan umum, tapi tetap memberikan pendidikan pada masyarakat untuk menjadi pemilih yang pintar. “Tentunya saya bertejad yang saya pilih ini bisa memenangkan dan mendapatkan perhatian dari masyarakat yang akan memilih. Walaupun menang kalah itu sudah biasa,” ujar Megawati.

SURVEI DAN KOMITMEN
Sementara itu, Hasto menyebut bahwa nama-nama yang diumumkan tersebut merupakan orang-orang pilihan yang sudah dipertimbangkan berdasarkan kriteria calon kepala daerah yang ada di PDIP. “Bu Mega menyertakan pandangan masyarakat, survei, komitmen menguatkan Pancasila. Hal-hal seperti itu menjadi pertimbangan khusus dalam penentuan calon gubernur di PDIP,” jelas Hasto.

Ia juga menyampaikan pesan kepada para paslon terpilih untuk menguatkan semangat gotong royong dalam mendukung dan menyukseskan pemerintahan Presiden Jokowi. “Jika sudah di pemerintahan tentu semua semakin kuat untuk saling menguatkan pemerintahan pak Jokowi,” tukasnya.

MENAMBAH KEKUATAN
Sebelum PDIP, Murad sudah mengantongi rekomendasi sementara lima parpol, yakni NasDem, Hanura, PKB, PKPI dan PAN dengan akumulasi jumlah kursi di DPRD Provinsi Maluku sebanyak 14 kursi. Tambahan 7 kursi dari PDIP sebagai partai penguasa, diklaim akan menambah kekuatan pasangan Murad-Barnabas.

“Dukungan PDI Perjuangan ke MI adalah tambahan kekuatan besar dan tentunya lebih memberi keyakinan kepada MI, bahwa putusan mundur dari Polri dan maju sebagai calon gubernur Maluku adalah putusan yang tepat. Karena diapresiasi oleh partai penguasa, PDI Perjuangan,” kata Koordinator Tim Murad Ismail-Barnabas Orno, Sam Latuconsina, kemarin.

Sam juga sangat yakin, Barnabas memiliki kekuatan dan rekam jejak yang mumpuni sebagai wakil. Kolaborasi kekuatan dan rekam jejak ini, memberikan peluang bagi Murad dan Barnabas memenangkan Pilgub, 27 Juni tahun depan. “Pak Abas–panggilaan akrab Barnabas Orno–adalah kader internal PDIP yang disodorkan untuk menjadi cawagub mendampingi MI. Saya kira ini adalah pilihan rasional, karena pak Abas dengan latar belakang birokrasi yang punya pengalaman 1 tahun periode wakil bupati, dan 2 periode bupati MBD, tentu punya pengalaman bertarung yang cukup untuk bersama MI memenangkan Pilgub Maluku akan datang,” pungkas Sam.

Ketua Badan Pemenang Pemilu (Bapilu) DPD PDIP Maluku, Tobhyhend Sahureka menandaskan, rekomendasi DPP siap dikawal. “Saya kira poin 3 dan 4 pada rekomendasi sudah cukup jelas. Oleh karena itu, mari kita hormati dan hargai keputusan DPP PDIP untuk memenangkan pasangan calon Murad-Barnabas,” tandas Sahureka.

Pilgub Maluku diikuti tiga pasangan bakal calon. Murad Ismail-Barnabas Orno dengan partai Nasdem, Partai Hanura, PKPI, PKB, PAN dan PDIP.

Sedangkan pasangan Said Assagaff dna Anderias Rentanubun diusung oleh Partai Demokrat, PKS dan Partai Golkar. Dua partai lainnya, Gerindra dan PPP belum mengeluarkan rekomendasi.

Sementara itu, pasangan perseorangan Herman Adrian Koedoeboen dan Abdullah Vanath, masih memperjuangkan nasib mereka. Gugatan mereka atas keputusan KPU Maluku, telah diputuskan diterima oleh Bawaslu. Lembaga pengawas pemilu ini meminta KPU menghitung ulang jumlah dukungan. (TAB)

Most Popular

To Top