NAPGOC Sosialisasi APG di Ambon – Ambon Ekspres
Olahraga

NAPGOC Sosialisasi APG di Ambon

Wakil Ketua Umum INAPGOC Sylviana Murni (hijab-berbaju putih) tengah, dan Kadispora Maluku Samuel Huwae, samping kanan Sylviana Murni. Saat foto bersma dengan tiga Atlet Disabilitas asal Maluku dan para Guru Disabilitas saat foto bersama, usai sosialisasi dilakukan di MCM, Kamis (21/12)

Tiga Atlet Disabilitas asal Maluku Dipersiapkan

AMEKS ONLINE, AMBON— Tiga atlet penyandang disabilitas asal Maluku disiapkan untuk mengikuti Asian Para Games (APG) yang nantinya akan dihelat Oktober 2018 mendatang. Mereka optimis, menyabet medali emas di pertarungan nanti.

Ketiga atlet, itu masing-masing Apia Rumbaru (28) atlet renang di juluki Dewi Asia Tenggara, Erens Sabandar dan Adios Astan petenis meja. Sementara juga di persiapkan satu atlet renang lagi, Nyong Wally (36).

“Sudah siap, kita ada tiga orang. Sementara satu lagi disiapkan dan dilatih juga. Mungkin habis natal kita akan balik lagi ke Pelatnas di Solo. Kita tetap melakukan persiapan optimal agar bisa menghasilkan yang terbaik. Walaupun disini (Pemerindah Daerah), belum ada dukungan maksimal tetapi indonesia melalui pemerintah pusat sangat membantu dan mendukung kami,” tandas Erens Sabandar di sela-sela sosialisasi Asian Para games 2018 dipusatkan di Maluku City Mall (MCM), Tantui-Ambon, Kamis (21/12/2017).

Dalam kesempatan itu, Erens dan Apia juga memastikan optmis meraih medali emas dipertarungan nanti.” Dengan pengalaman, dan juga sudah banyak pengalaman merai medali emas. Kemudian dengan semangat dan latihan-latihan yang sudah kita lakukan, kita optimis mendapat emas lagi di Asian Gams nanti. Hal yang terpenting menyiapkan mental,” akui Apia Rumbaru, terpisah. Sementara, Erens juga berharap agar langka mereka lakukan ini bisa menjadi motivasi bagi penyandang disabilitas lain di Maluku.

Wakil ketua Umum Indonesia 2018 Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC), Sylviana Murni saat sosialisasi tersebut menyampaikan tahun ini Indonesia sebagai tuan rumah APG 2018 sehingga Indonesia siap untuk menerima kehadiran para atlet penyandang disabilitas untuk diikutkan dalam 18 cabang olahraga.
”Olehnya itu INAPGOC turun melakukan beberapa tahap persiapan, termasuk melakukan sosialisasi di 16 Kota di Indonesia salah satunya Kota Ambon-Maluku. Sehingga kita bisa tunjukan kepada dunia, bahwa kita Indonesia juga sangat peduli dengan Difable,” jelasnya.

Dengan slogan “The Inspiring Spirit and energy of Asia” APG hadir dengan empat misi yaitu determanation, courage, equality dan inspiration. Dimana keempat misi ini diharapkan dapat memperkenalkan tekad kuat dan kepercayaan diri para atlet dalam menghadapi segala tantangan, baik fisik maupun mental.

Selain itu, ajang empat tahunan sekali ini juga untuk mempromosikan kesetaraan dalam kehidupan masyarakat serta menjadikan aksi para atlet penyandang disalibitas sebagai sumber inspirasi dan motivasi.
“Di Ambon, Maluku ini banyak atlet-atlet yang sudah mengharumkan nama Maluku. Sehingga wajib ada kunjungan, sosialisasi ke Provinsi sudah menyumbangkan berikan kontribusi luar biasa ini dan akhirnya menjadi Indonesia Jakarta dan Jakarta menjadi tuan Rumah,” akuinya.

Kenapa Ambon juga dipilih, kata Sylviana karena Ambon dan Kupang dijanjikan oleh pemerintah pusat akan dibangun Sekolah Khusus Olahraga.” Alasannya, karena juga Ambon-Maluku memiliki atlet-atlet yang luar biasa. Ada 15 atlet yang dibina dan ini luar biasa sekali,” tandasnya.

Menurutnya, APG ini merupakan ketiga dimana yang pertama kalinya di Cina, Korea Selatan dan di jakarta Indonesia.” Alasannya, itu. Kenapa harus di Ambon juga sosialisasinya. Saya bersyukur bisa berkunjung langsung di Ambon. Karena kulenernya, iakanya yang segara-segar dan juga pariwisatanya. Ini juga untuk perlu dipromosikan. Karena nantinya juga banyak atlet dari negara-negara lain. Mungkin saja mereka juga nantinya berkunjung ke Maluku,” ungkap dia.

APG ini tentunya sudah diketahui di seluruh Indonesia, terpilih sebagai tuan rumah.” Olehnya itu, kita bangga dan kita ingin beri apresiasi yang tinggi yang difabel. Mereka punya potensi tetapi berbeda. Kita mempersiapkan diri pempus (pemerintah pusat) sangat mempersiapkan untuk dilakukan bulan Oktober. Dan salah staunya dari Ambon kita siapkan,”ungkapnya.

Kadis Pemuda dan Olahraga Semuel Huwae di sela-sela kegiatan tersebut juga menyampaikan pemerintah daerah sudah sangat mendukung dan memberikan apresiasi, atensi besar untuk pembangunan bidang olahraga sehingga semua ini akan didukung.

“Tentunya kita akan persiapkan dan kita punya ada 15 atlet binaan. Yang sudah disiapkan tiga atlet tetapi kita akan upayakan agar di waktu tersisah ini bertambah bisa dimaksimalkan. Mudah-mudah bisa menjadi 5 atlet bahkan lebih, yang memiliki reputasi baik dan bisa diikutsertakan nantinya,” akui Huwae.

Dalam kesempatan, itu Huwae berjanji akan mempertemukan para atlet yang sudah mengharumkan nama bangsa ini dengan Gubenur Said Assagaff agar seluruh persiapan juga bisa dilakukan secara baik pula. (ERM)

Most Popular

To Top