Jumlah Dukungan Mencukupi, HEBAT Lalui Dua Tahap Lagi – Ambon Ekspres
Politik

Jumlah Dukungan Mencukupi, HEBAT Lalui Dua Tahap Lagi

AMEKS ONLINE, AMBON.-Langkah pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Makuku perseroangan, Herman Adrian Koedoeboen-Abdullah Vanath masih berlanjut. Jumlah dukungan minimal dan sebarannya memenuhi syarat. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku menetapkan pasangan dengan akronim HEBAT ini untuk mengikuti verifikasi administrasi dan faktual.

Kepastikan pasangan HEBAT lolos ke tahapan selanjutnya diputuskan dalam rapat pleno KPU Maluku, Minggu (24/12), setelah dilakukan penghitungan ulang dukungan minimal dan sebaran asli atau dokumen B1 KWK Perseorangan. Sesuai hasil penghitungan, jumlah dukungan KTP elektronik pasangan ini sebanyak 145.771, melebihi jumlah yang disyaratkan, yakni 122.894.

KPU Maluku menuangkan hasil rapat pleno dalam Surat Keputusan (SK) KPU Maluku nomor 527/Kpt/81/Prov/XII/2017 tentang Bakal Pasangan Calon Perseorangan yang memenuhi syarat minimal dukungan dan sebaran untuk dilakukan verifikasi administratif pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Maluku tahun 2018. Selain menetapkan jumlah minimal dukungan dan sebaran yang memenuhi syarat, SK ini juga menggugurkan SK KPU nomor 388/HK.03.1/Kpt/81/Prov/11/2017, tertanggal 28 Novemver 2017, tentang penetapan calon perseorangan yang tidak memenuhi syarat mininmal dukungan dan sebaran untuk dilakukan verifikasi administrasi.

“Mencabut SK KPU Provinsi Maluku nomor 388 dan menetapkan SK KPU provinisi Maluku tentang jumlah dukungan minmak dan jumlah sebaraan yang memenuhi syarat untuk dilakukan verfikasi administratif dalam Pilgub Maluku 2018 berdasarkan perhitungan sampai tanggal 24 Desember 2017,”demikian bunyi SK yang dibacakan anggota KPU Maluku Divisi Hukum, Almudatsir Sangadji.

Ketua KPU Provinsi Maluku, Syamsul Rifan Kubangun mengatakan, verifikasi administratif mulai dilakukan pada 26 Desember 2017, hingga sebelum penutupan pendaftaran bakal calon 10 Januari 2018, yang meliputi pencocokan syarat dukungan dengan lampiran, penggandaan dukungan dan lainnya.

“Selain itu, apakah yang memberikan dukungan itu dia sudah memenuhi syarat sebagai pemilih, dan kita akan mencocokab dengan daftar pemilih terakhir,”jelas Kubangun kepada wartawa usai pembacaan SK.

Meski dalam keterdesakan waktu, Kubangun memastikan, verifikasi administratif, dan dilanjutkan dengan verifikasi faktual, akan berjalan sesuai aturan. Ia meminta warga yang memberikan KTP elektrobiknya kepada pasaNgan HEBAT agar siap selama verifikasi.

“Prosesnya masih panjang. Jadi, bahasa kita adalah memenuhi syarat untuk dilakukan verifikasi administrasi dan faktual. Kita akan verfikasi sampai ke faktual, dan kita akan lakukan rekapitulasi dari kecamatan, kabupaten sampai provinsi, Harapan kita, masyaakat yang memang sudah nyata mendukungan bakal perseorangan, agar sudah harus siap,”pungkas dia.

Vanath menyambut gembira dan bersyukur atas keputusan KPU Maluku. Mantan Bupati Seram Timur (SBT) itu, juga akan menyiapkan penghubung selama proses verifikasi berlangsung.”Saya ucapkan terima kepada KPU dan Bawaslu atas keputusan ini. Kami juga segera berkoordinasi dengan tim untuk menyiapkan penghubung untuk kelancaran verifikasi,”Kata Vanath.

Jalan Panjang

Jalan HEBAT menuju gelanggang Pilgub Maluku masih panjang. Dua tahap lagi, yakni verifikasi administratif dan faktual.

Sesuai Peraturan KPU (PKPU) Nomor 3 Tahun 2017 tentang pencalonan kepala daerah disebutkan, setelah menerima dokumen dukungan calon perseorangan yang memenuhi syarat, KPU melakukan penelitian administratif terhadap keabsahan surat dukungan pada formulir model B1.KWK Perseorangan, kesesuaian antara daftar nama dan alamat pendukung pada formulir model B1.KWK Perseorangan dengan fotokopi indentitas kependudukan, dan kesesuaian antara alamat pendukung dengan daerah pemilihan.

Selanjutnya, meneliti kelengkapan daftar dan alamat pendukung pada formulir B.1-KWK perseorangan, kesesuaian alamat pendukung denhgan wilayah administratif PPS, dan identitas kependudukan untuk memastikan pemenuhan syarat usia pendukung.

Apabila nama pendukung tidak ada dalam DPT pemilu terakhir, KPU akan membuka Daftar Penduduk Potensial Pemilih (DP4). Jika tidak juga, KPU wajib berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

Selanjutnya, jika jumlah minimum dan sebaran tidak sesuai, KPU menolak pendaftaran paslon perseorangan. Tetapi, bila sudah memenuhi, dan sesuai, akan dilanjutkan dengan penelitian faktual oleh Petugas Pemungutan Suara (PPS) dengan metode sensus.

Mekanismenya, PPS akan mendatangi setiap tempat tinggal pendukung yang telah dinyatakan memenuhi syarat administratif untuk mencocokkan kebenaran nama dan alamat pendukung, serta dukungannya kepada pasangan calon perseorangan, mencocokkan kebenaran nama, alamat dan dukungan kepada balon pasangan, pendukung yang menyatakan tidak mendukung, mengisi lampiran BA.5-KWK Perseorangan, dan namanya dicoret.

Bila pendukung tidak bersedia mengisi berita acara dukungan tetap Memenuhi Syarat (MS). Kecuali atas kesaksian PPL/Panwascam secara tertulis bahwa pendukung tidak mendukung, maka dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Pendukung yang menarik dukungannya pada tahapan verifikasi faktual, dukungannya tetap MS. Pendukung yang tidak ditemukan alamatnya, PPS memberikan catatan pada kolom keterangan. Apabila fotokopy KTP elektronik atau Suket meragukan, PPS meminta menunjukkan yang asli.

Sementara itu, pendukung yang memberi dukungan lebih dari satu bakal calon pasangan, maka harus menyatakan kepastian dukungannya dengan membubukan tanda tangan/cap jempol bagi balon yang didukung dan PPS mencoret dukungan untuk balon lainnya yang tidak didukung.

Jika ditemukan pendukung tidak ada tanda tangan/cap jempol pada formulir B.1-KWK, tetapi menyatakan kebenaran dukungan, maka dukungan dinyatakan sah. Bila tidak terdapat tanda tangan/cap jempol dan menyatakan tidak mendukung, pendukung diwajibkan mengisi formulir model BA.5-KWK Perseorangan, dukungan dinyatkan TMS dan dicoret.

Tetapi, bila pendukung menyatakan dukungan benar mendukung lebih dari satu pasangan, dukungan dinyatakan TMS dan dicoret dari daftar dukungan. Hasil verfikasi faktual ini akan duirekapitulasi sesuai jenjang, yaitu dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), KPU kabupaten/kota, dan KPU provinsi.

Berita acara hasil rekapitulasi dukungan tingkat kabupaten kota (BA.7-KWK Perseorangan) dan BA.8-KWK tingkat provinsi akan diserahkan kepada pasangan calon gubernur dan wagub perseorangan, sebagai salah satu dokumen pendaftaran. (TAB)

Most Popular

To Top