Rekap 7 Daerah, Dukungan HEBAT Hanya 43.242 – Ambon Ekspres
Politik

Rekap 7 Daerah, Dukungan HEBAT Hanya 43.242

AMEKS ONLINE, AMBON.—Komisi Pemilihan Umum (KPU) di 7 kabupaten/kota telah selesai merekapitulasi dukungan pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Perseorangan, Herman Adrian Koedoeboen-Abdullah Vanath. Hasilnya, sebanyak 43.242 dukungan yang memenuhi syarat.

Tujuh daerah tersebut, yakni Kepulauan Aru 1.393 dukungan Memenuhi Syarat (MS), 634 dukungan Tidak Memenuhi Syarat (TMS), Buru 570 MS, 1.518 TMS, Buru Selatan 200 dukungan MS, 3.196 TMS, dan Kota Tual 5.386 dukungan MS, 2 MS, Seram Bagian Barat (SBB) 4.801 MS, 6.753 TMS, Maluku Tengah 14.237 MS, TMS 21.497, Kota Ambon 16.655 MS. Data dari KPU kabupaten lainnya belum diperoleh.

Hasil rekapitulasi Kabupaten Aru, telah direkapitulasi di KPU Provinsi Maluku. Kabupaten dan kota lainnya yang hingga Minggu akan direkap oleh KPU Provinsi, Senin (8/1) hari ini.

Ketua KPU Kepulauan Aru, Victor Sjair mengatakan, jumlah pendukung pasangan Herman Adrian Koedoeboen-Abdullah Vanath dengan akronim HEBAT yang direkapitulasi sebanyak 2.027. Hasil rekapitulasi yang telah dituangkan dalam formulir BA.7-KWK, dukungan MS 1.393 dan TMS 634.

Rekapitulasi berjalan lancar, tanpa keberatan dari tim penghubung pasangan HEBAT maupun Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kepulauan Aru. “Proses rekapitulasi berjalan lancar. Tidak ada keberatan,” ujar Victor kepada Ambon Ekspres usai menyampailan hasil rekapitulasi dukungan HEBAT dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Jumlah dukungan bakal calon gubernur-wakil gubernur perseorangan di Kantor KPU Maluku, Minggu (7/1).

Sementara Ketua KPU Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Silehu Achmad mengatakan, untuk dukungan bakal calon perseorangan yang diverifikasi secara keseluruhan sebanyak 11. 554. Terhitung yang MS sebanyak 4.801. Sedangkan yang TMS 6.753. “Jadi berdasarkan hasil verifikasi faktual dukungan calon perseorangan Herman Koedoeboen-Abdulah Vanath, di SBB TMS sebanyak 6.753. Sedangkan MS sebanyak 4.801, dari total 11. 554 dukungan yang ada,” jelas Silehu.

TIDAK ADA PENGHUBUNG
Laporan wartawan Ambon Ekspres dari KPU Buru, dukungan MS pasangan HEBAT dari Kecamatan Namlea (115), Batabual (104), Liliyali (65), Kayeli (3), Waplau (98), Fenalisela (47), Lolongquba (27), Waelata (26), Waeapo (12) dan Airbuaya (82).

Dukungan TMS disebabkan, banyak yang fiktif atau tanpa persetujuan pemilik identitas. Mulai dari surat pernyataan hingga tanda tangan, Surat Keterangan (Suket) ikut dipalsukan.

Sehingga dukung MS hanya 570 atau hanya 21,4 persen, dan TMS 1.518 atau 79,6 persen TMS dari total pendukung HEBAT 2.088 di Buru.

Rekapitulasi dukungan HEBAT di kantor KPU Buru, Sabtu (6/1) berjalan tanpa tim penghubung pasangan dari jalur perseorangan tersebut. Padahal, KPU Buru telah telah berkoordinasi dan mencari alamat tim penghubung.

Rapar pleno yang dipimpin ketua KPU Buru, Munir Soamole, itu sempat diskorsing selama 15 menit dan peserta tetap berada dalam ruangan guna memberikan kesempatan kepada tim HEBAT. Namun sampai skorsing dicabut, tim penghubung tidak kunjung hadir. Pleno akhirnya berlanjut dengan membacakan hasil rekap verfak di tingkat PPK.

Sementara itu, komisioner Panwaslu Buru, Ambran Sakula SH mengaku masih terus berkoordinasi dan meminta petunjuk ke Bawaslu Maluku terkait dengan temuan pelanggaran administrasi paslon HEBAT. Sampai selesai verifikasi faktual, tak ada lagi warga yang datang melapor.
“Petunjuk dari Bawaslu, bila ada yg melapor soal penyalahgunaan identitas, agar diarahkan ke kepolisian terdekat,” kata Ambran.
PERMASALAHAN WAKTU

Anggota KPU Kabupaten Maluku Tengah, Adul Samad Ningkeula mengatakan, rata-rata dukungan yang tidak memenuni syarat karena pemalsuan dokumen dukungan dan tanda tangan. Masyarakat tidak memberikan dukungan. “Makanya saat verifikasi faktual, mereka kaget, dokumen kependudukan mereka ada di daftar dukungan pasangan calon perseorangan. Baik dokumen maupun tanda tangan,” ujar Ningkeula.

Tidak keberatan substansial dari tim penghubung pasangan HEBAT. Mereka hanya mempersoalkan tahapan dan waktu verifikasi faktual yanga hanya berlangsung lima hari, 1 – 6 Januari. “Sehingga mereka tidak puas dan keberatan dengan hasil yang ada. Tapi, karena keberatannya tidak cukup beralasan, makanya KPU tetap menyatakan hasil verifikasi itu sah, dengan catatan keberatan itu bisa saja disampaikan di KPU provinsi saat pleno,” pungkasnya.

Sementara itu, informasi yang diperoleh Ambon Ekspres dari KPU Seram Bagian Timur (SBT) menyebutkan, dukungan dari 8 kecamatan telah selesai direkapitulasi. Sebanyak 12.954 dukungan MS.

Dengan rincian Kecamatan Bula, 4.815 MS, TMS 1.595, Teluk Waru 359, TMS 339, Tutuk Tolu 382 MS, 338 TMS, Siwalalat 1.489 MS, 71 TMS, Bula Barat 1.766, 226 TMS, Werinama 2.699 MS, TMS 1, Siritaun Wida Timur 902 MS, 166 TMS. Hingga tadi malam, dukungan dari tujuh kecamatan lainnya belum selesai direkapitulasi.

Berdasarkan keputusan KPU Maluku, jumlah minimal dukungan pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku perseorangan sebanyak 122.895 dengan sebaran minimal 50 persen dari total kabupaten/kota atau 6 kabupaten/kota Maluku. Jumlah ini merupakan 10 persen dari jumlah DPT pemilu terakhir. (TAB/WHB)

Most Popular

To Top