SANTUN-BAILEO Daftar di Hari Terakhir – Ambon Ekspres
Politik

SANTUN-BAILEO Daftar di Hari Terakhir

AMEKS ONLINE, AMBON.—Tim pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku 2018, Said Assagaff-Anderias Rentanubun dan pasangan Murad Ismail-Barnabas Orno telah memastikan pendaftaran pada terakhir. Sementara pasangan perseorangan, Herman Koedoeboen-Abdullah Vanath belum pasti.

“Sampai sekarang yang ada surat cuma dari pasangan Said Assagaff-Anderias Rentanubun, yang akan mendaftar pada hari terakhir, Rabu tanggal 10 Januari,” ungkap anggota KPU Maluku, Almudatsir Sangadji kepada Ambon Ekspres di ruang kerjanya, usai rapat koordinasi dengan tim bakal pasangan calon, Minggu (7/1).

Sesuai jadwal, masa pendaftaran tanggal 8 – 10 Januari 2018. KPU Maluku telah menyampaikan secara resmi jadwal tersebut kepada pasangan calon dan tim, serta sudah mengumumkan di media massa. “KPU telah mengumumkan di media massa, pendaftaran dilakukan tanggal 8 – 10 Januari. Mulai dari pagi sampai jam 5 sore. Kalau hari terakhir, sampai jam 24.00 WIT,” jelasnya.

Kepastian pendaftaran dua pasangan calon lainnya, yakni Herman Adrian Koedoeboen-
Abdullah Vanath (HEBAT) dari jalur perseorangan,
dan pasangan Murad Ismail-Barnanas Orno (BAILEO) masih dikoordinasikan oleh tim dan kandidat. KPU berharap, sehari sebelum mendaftar, tim berkoordinasi atau menyampaikan pihak KPU.
“Dua pasangan calon lainnya masih berkoordinasi soal kepastian waktu pendafatran. Tapi, KPU berharap sehari sebelum mendaftar, mereka menghubungi kami lebih awal,” paparnya.

Koordinator tim pasangan BAILEO, Sam Latuconsina memastikan, pendaftaran pada hari terakhir. ”Pendaftaran pasti tanggal 10 Januari. Jam nanti kami koordinasi dengan KPU (Maluku),” singkat Sam, tadi malam.

Juru bicara pasangan HEBAT, Fajrin Rumalutur mengatakan, kepastian pendaftaran ditentukan setelah selesai rekapitulasi jumlah dukungan oleh KPU Maluku. “Tunggu hasil pleno faktual baru kami tentukan waktu pendaftaran,” singkat Fajrin via messenger facebook.

Diberitakan Ambon Ekspres, Sabtu (6/1), juru bicara pasangan BAILEO, Azis Tunny mengatakan, lokasi deklarasi di pelabuhan Hurnala Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah.

Tulehu dipilih, karena Murad Ismail berasal dari wilayah Jazirah Leihitu dan Salahutu. Selain itu, salah satu yang menjadi fokus utama Murad ketika nanti terpilih, visi pembangunan poros kemaritiman. Dimana, pemerintah pusat akan membangun pelabuhan kantainer antara di Tulehu dan Waai.

“Selain karena pak Murad Ismail berasal dari Jazirah yang bukan saya Leihitu, tapi juga Salahutu, Tulehu dipilih karena pelabuhan peti kemas sebagai penunjang poros maritime akan dibangun dibangun di desa itu,” jelas Azis ketika dihubungi Ambon Ekspres, Jumat (5/1).

Sementara itu, pasangan SANTUN justru memilih dua lokasi di Kota Ambon, yakni Lapangan Merdeka (Lapmer) dan seputaran Gong Perdamaian Dunia (GDP) sebagai lokasi deklarasi, Rabu 10 Januari.

“Kepastiaan deklarasi SANTUN tanggal 10 Januari sekalian dengan pendaftaran. Kota Ambon dipilih, karena sebagai pusat ibukota Maluku. Dua lokasi itu juga menjadi titik sentral Kota Ambon, sehingga bisa jangkau oleh semua orang,” jelas Wakil Ketua DPD Partai Golkar Maluku, Haeruddin Tuarita.

Ditargetkan sebanyak 7.000 hingga 10.000 massa mengikuti deklarasi SANTUN. Pengurus pusat tiga partai pengusung, yakni Golkar, Demokrat dan PKS serta PBB sebagai partai pendukung, direncanakan hadiri deklarasi.

Deklarasi pasangan SANTUN direncanakan berlangsung pagi sekitar pukul 08.00 WIT atau 10.00 WIT. Setelah itu, pasangan ini diiringi oleh massa pendukung dan parpol pengusung ke kantor KPU Maluku untuk mendaftar. (TAB)

Most Popular

To Top