Bendahara Kilang Tersangka Korupsi – Ambon Ekspres
Hukum

Bendahara Kilang Tersangka Korupsi

AMEKS ONLINE, AMBON.—Penyidik unit tindak pidana khusus Satreskrim Polres Ambon resmi menetapkan Bendahara Desa Kilang, Stevanus Latuheru, sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2016 sebesar Rp 865.266.000. Penetapan Stevanus sebagai tersangka usai penyidik melakukan gelar perkara kasus tindak pidana korupsi itu, Selasa (9/1).

Kasat Reskrim AKP Teddy kepada wartawan di ruang kerjanya, menandaskan, potensi kerugian negara yang ditimbulkan sesuai perhitungan data perhitungan dari Inspektorat Kota Ambon senilai Rp 401.289.000. “Berdasarkan pemeriksaan pihak Inspektorat Kota Ambon, awalnya diperkirakan kerugiaan negara ditimbulkan dari kasus dugaan korupsi itu sebesar Rp 179.000.000.

Namun setelah diperiksa dan diteliti data laporan pertanggungjawaban penggunaan DD dan ADD, Desa Kilang, pihak Inspektorat Kota Ambon menemukan ada sejumlah anggara sebesar Rp 251.718.550 yang tidak dapat dipertanggungjawabkan oleh Bendahara Desa Kilang, Stevanus Latuheru,” ungkap Teddy.

Dari temuan inspektorat, total kerugian negara yang ditimbulkan akibat dugaan tipikor penyalahgunaan DD dan ADD Desa Kilang sebesar Rp 401.289.000. Angka ini terdiri dari hasil audit Inspektorat Kota Ambon pada audit tahap I sebesar Rp 179.000.000 dan hasil audit kedua sebesar Rp 251.718.550. “Setelah ditetapkan sebagai tersangka, penyidik rencana melakukan pemeriksaan Stevanus Latuheru lagi Senin tanggal 15 Januari,” tutur dia.

Tersangka disangkakan dengan pasal Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi rumusan pasal 2, dan 3 Nomor 20 tahun 2001, perubahan UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor jo pasal 55 dan 56 KUHPidana. ‘’Ancaman hukuman penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun penjara. Sementara tersangka juga tidak kita tahan,’’ pungkas dia.
(ERM)

Most Popular

To Top