Mayoritas Pilih Gubernur Berpengalaman – Ambon Ekspres
Politik

Mayoritas Pilih Gubernur Berpengalaman

AMEKS ONLINE, AMBON.—Mayoritas pemilih di Maluku, berpotensi masih memilih gubernur lama dan berpengalaman pada Pilgub Maluku 2018. Alasannya, gubernur berpengalaman diyakini mampu menyelesaikan beragam persoalan di Maluku.

Ini terungkap dalam temuan survei Sinergi Data Indonesia (SDI) yang dirilis, Selasa (9/1). Sebanyak 60.34 persen responden menentukan pilihan ke pasangan Said Assagaff-Anderias Rentanubun yang dicap sebagai gubernur dan wakil gubernur berpengalaman,
dan 88.37 persen dari angka yakin gubernur berpengalaman mampu menyelesaikan persoalan di Maluku.

Sedangkan pasangan Murad Ismail-Barnabas Orno yang maju dengan isu utama “Gubernur Baru”, hanya mendapatkan 26.83 persen dukungan pemilih. Dari presentasi itu, sebanyak 51.93 persen sangat yakin, pasangan Murad-Barnabas mampu menyelesaikan persoalan di Maluku. Terhadap dua isu berlawanan ini, sebanyak 12.83 persen responden belum menyatakan pilihan.

Direktur SDI, Barkah Pattimahu menjelaskan, rendahnya pilihan masyarakat pemilih terhadap gubernur baru karena hanya figur muncul, dalam hal Murad Ismail masih belum mendapat tempat di hati masyarakat pemilih Maluku. Selain itu, Murad belum bisa mencitrakan diri sebagai calon yang mampu menyelesaikan persoalan di Maluku.

Kemudian, dari mereka yang memilih gubernur baru, yang yakin gubernur baru mampu menyelesaikan persoalan di Maluku hanya 51.93 persen. Sementara Said Assagaff sebagai gubernur berpengalaman lebih diyakini mampu menyelesaikan persoalan di Maluku.
“Kalau hanya sekadar ini (jargon gubernur baru), semua yang ada di sini mungkin bisa memasang atribut, lalu foto dan memunculkan isu gubernur baru yang menjadi jargon,” jelas Barkah.

Tak hanya itu, lanjut Barkah, suara Murad Ismail dan Barnabas Orno berpotensi hilang. “Karena terdapat 36,65 persen yang memilih isu gubernur Maluku, memilih Said dan Andre,” ucapnya.

PILIHAN TIPOLOGI PEMILIH
SDI juga memotret pilihan politik berdasarkan tipolologi pemilih. Yakni, sebanyak 63,50 persen tergolong pemilih rasional, 22,83 pemilih psikologis, dan 8,5 persen pemilih sosiologis.

Pasangan Said-Andre unggul pada semua tipologi pemilih. Hanya 16.80 persen pemilih rasional yang memilih pasangan Murad Ismail-Barnabas Orno.

Sehingga bila Pilgub dilaksanakan sekarang, kata Barkah, pasangan Said-Andre sangat berpeluang menang dengan elektabilitas 59.33 persen. Sedangkan pasangan Murad-Barnabas 15.83 persen. Sementara 24.83 persen belum menyatakan pilihan.
Penyebab Assagaff Kalah

Barkah mengatakan, rilis survei ini merupakan lanjutan dari survei sebelumnya yang dirilis pada 24 Desember 2017. Dengan metodologi multistage random sampling dengan responden sebanyak 600 orang yang tersebar secara acak di 11 kabupaten kota di Maluku, dengan margin of eror sebesar 4, 08 persen.

Meskipun memiliki elektabilitas tinggi, namun pasangan Said-Andre akronim SANTUN masih berpotensi kalah jika jika ada blunder yang dilakukan oleh Said-Anderias atau tim, ada isu baru yang lebih kuat digunakan kompetitor, dan petahana lemah dari sisi strategi kampanye.

Selain itu, pemilihan masih tersisa enam bulan. “Sebaliknya, selama kondisi normal saja, maka Assagaff masih akan unggul sampai hari pemilihan,” jelas Barkah. (TAB)

Most Popular

To Top