Hakim Alkostar Tambah Hukuman Rolobessy – Ambon Ekspres
Hukum

Hakim Alkostar Tambah Hukuman Rolobessy

AMEKS ONLINE, AMBON.–Upaya hukum lanjut dari mantan Dirut Bank Maluku Malut, Idris Rolobessy sia-sia. Hakim Mahkamah Agung (MA) RI menjatuhkan hukuman penjara selama 10 tahun kepada Rolobessy.

Putusan ini memperkuat putusan PT Ambon ditingkat banding. Namun hakim MA menambah besarnya uang pengganti yang harus dibayarkan Rolobessy.

Rolobessy adalah terdakwa dalam perkara korupsi dan TPPU pengadaan lahan dan gedung kantor cabang Bank Maluku dan Malut di Surabaya. “Terdakwa dibebankan membayar denda sebesar Rp 500 juta subsider 7 bulan kurungan. Khusus untuk uang pengganti, saat di tingkat banding, terdakwa Idris dihukum membayar uang pengganti Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan. Namun MA menaikan menjadi Rp 250 juta subsider 1 tahun penjara,” jelas Humas PN Ambon, Herry Setiabudi kepada koran ini, Senin (15/1).

Putusan MA Nomor : 2061 K/Pid.Sus/2017 itu ditandatangani oleh Artidjo Alkostar selaku hakim ketua, yang dibacakan dalam rapat majelis hakim pada 20 November 2017. “Terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti melakukan tindak pidana korupsi pengadaan lahan dan bangunan di Surabaya secara bersama-sama dan terbukti melakukan TPPU secara bersama-sama,” jelas Herry saat membacakan petikan putusannya.

Terhadap petikan putusan tersebut, kata Herry, pihak pengadilan melalui juru sita telah menyampaikan pemberitahuan putusan kepada pihak kejaksaan maupun terdakwa atau pun melalui penasehat hukumnya.

Kasi Penuntutan Kejati Maluku, Rolly Manampiring mengaku telah menerima pemberitahuan putusan dan sementara menyiapkan administrasi untuk dilakukan eksekusi. “Idris saat ini sudah berada di Lapas Klas II A Ambon dan kita hanya melakukan eksekusi administrasi saja. Administrasi itu akan dilakukan oleh Kejari Ambon. Dipastikan besok (hari Ini-red) dilakukan eksekusi,” kata Rolly.

Sementara dua terdakwa lainnya, Dirut CV Harves, Heintje Abraham Toisuta dan mantan Kepala Devisi Renstra dan Corsec Bank Maluku, Petro Ridolf Tentua masih menunggu kasasi MA.

Sebelumnya, PT Ambon menghukum Heintje 12 tahun penjara, membayar denda Rp 800 juta subsider tujuh bulan kurungan serta membayar uang pengganti Rp 7,2 miliar subsider 4 tahun penjara. Sementara Petro Ridolf Tentua hukumannya tak berubah. PT menguatkan putusan Pengadilan Tipikor Ambon yang menghukumnya 6 tahun penjara, dan membayar denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan. (NEL)

Most Popular

To Top