Dipecat OSO, Ayu Hasanussi Melawan – Ambon Ekspres
Politik

Dipecat OSO, Ayu Hasanussi Melawan

Dukungan Hanura ke BAILEO Tetap Sah

AMBON, AE.—Pecahnya kepengurusan DPP Partai Hanura, makin berimbas ke daerah. Maluku sendiri, diisukan akan terjadi pemecatan massal terhadap sejumlah kader DPD maupun DPC.

Ketua DPD Hanura Maluku, Ayu Hindun Hasanusi, justru membantah. “DPD Hanura Maluku telah melakukan rapat internal DPD dengan mengundang 10 DPC Hanura se kabupaten/kota. Dan kita tetap mengakui Marsekal Madya (Purn) Daryatomo selaku Ketua Umum DPP Hanura dan pak Wiranto sebagai Ketua Pembina Partai Hanura.

Sehingga kita tidak mengakui Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai ketua umum kita,” tegas Ayu kepada awak media,
usai melaksanakan rapat internal di Sekretariat DPD Hanura Maluku, Senin (22/1).
Ketua Fraksi Hanura DPRD Maluku mengaku, jika ada rencana Musdalub Hanura di Maluku, dianggap ilegal.

Pasalnya, seluruh pengurus DPD beserta 10 DPC Hanura lainnya tetap solid berada pada barisan kubu Daryatmo.

Menurutnya, tindakan yang diambil sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) Partai Hanura. Hingga terbukti khorum ketika melaksanakan Munaslub di Jakarta pada 18 Januari 2018 Untuk menandatangani mosi tidak percaya bersama 26 DPD Hanura lainnya, terhadap OSO sebagai Ketua Umum DPP Hanura.
“Dari Munaslub itu kita telah memutuskan untuk memberhentikan OSO. Jadi kalau OSO mau pecat kita itu sudah terlambat, karena tidak lagi punya hak memberhentikan saya dan lainnya. Karena pimpinan kita Daryatmo dan pembina itu pak Wiranto,” ingatnya.

Disinggung soal kerja-kerja partai jelang pemilihan gubernur, Ayu menilai, konflik internal yang sementara terjadi tidak akan mempengaruhi keputusan partai terhadap pasangan bakal calon yang telah direkomendasikan sebelumnya, yakni Murad Ismail dan Barnabas Orno (BAILEO).

Dikatakan, soal penunjukan Plt DPD Hanura kubu OSO maupun soal sikap DPC Hanura Malra, akan diserahkan sepenuhnya kepada DPP Hanura. Sambil menunggu SK Kemenkumham yang nantinya akan dikeluarkan untuk membatalkan kepengurusan OSO. “Yang pasti 10 DPC itu loyal dan semua tetap berada pada satu barisan dengan saya. Dan kita sementara menunggu SK pembatalan itu dikeluarkan. Intinya tidak ada perubahan jelang Pilkada 2018. Hanya Maluku Tenggara yang disebelah,” cetusnya.

Ayu menambahkan, kepengurusan DPP Hanura dibawah komando OSO tidak akan bertahan lama. Karena dari dukungan 27 DPD se Indonesia yang menandatangani mosi tidak percaya, tentu melebihi 50 persen. Bahkan tidak akan berpengaruh terhadap sistim informasi partai politik (Sipol) yang telah terdaftar di KPU RI. Namun dirinya menyerahkan seluruh persoalan ini kepada DPP Hanura dibawah kubu Daryatmo. “Sipol tidak bisa diganti. Yang KPU itu tetap, verifikasi itu saya. Dan sekretaris ibu Temi.

Begitupun dengan DPC lainnya. Salah satu saja DPC yang tidak lolos verifikasi, maka Hanura rata dengan tanah. Apalagi 27 DPD yang mendukung Munaslub. Tetapi saya menyerahkan seluruhnya kepada DPP.

Ketua DPC Hanura Kota Ambon, Achmad Ohorella, ketika ditemui enggan berkomentar panjang lebar. Dirinya hanya menegaskan akan tetap menjalankan perintah partai dibawah komando Daryatmo selaku ketua DPP dan Ayu Hindun Hasanusi selaku Ketua DPD Hanura Maluku. “Intinya kita siap menghadapi verifikasi, siap memenangkan Pilgub dan tugas partai lainnya. Dan DPC siap tentunya. Selanjutnya itu urusan DPD dan DPP,” jawabnya.

DUKUNGAN TETAP SAH
Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Maluku, Almudatsir Sangadji mengatakan, dukungan Hanura ke pasangan BAILEO tetap sah. Ini sesuai pasal 35 ayat (5) Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2017 Tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Walikota dan Wakil Walikota sebagaimana telah diubah dengan Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2017 yang menyebutkan, kepengurusan partai politik provinsi atau kabuaptaen/kota tidak dapat dilakukan perubahan sejak diserahkan sampai masa akhir pendaftaran.
“Jadi masa pendaftaran adalah tanggal 8 sampai dengan tanggal 10 Januari 2018. Sedangkan pergantian Ketua Hanura Maluku setelah selesai masa pendaftaran, sehingga tidak berpengaruh terhadap keabsahan dokumen dukungan Hanura Maluku,” tegas Sangadji, kepada Ambon Ekspres, Selasa (22/1).

Menurut dia, yang terjadi pada Hanura berbeda dengan apa yang terjadi pada PPP. Sebab, pengambil alihan pendaftaran PPP yang juga mendukung pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Maluku dengan akronim HEBAT, dalam masa pendaftaran.

Sebagaimana diketahui dukungan PPP kepasa Murad Ismail–Barnabas Orno dalam masa pendaftaran diambil alih oleh DPP PPP yang ditandatangani oleh Ketua Umum Muhamad Roharhurmuzy dan Sekretaris Jenderal Asrul Sani. “Jadi kalau setelah masa pendaftaran tidak lagi ada perubahan dan ambil alih pendaftaran oleh DPP partai. Itu ketentuannya, dan karenanya dokumen dukungan yang ditandatangani oleh Ayu Hasanusi adalah sah,” tegas Almudatsir.

Sangadji menegaskan, KPU Maluku tidak akan mencampuri urusan internal partai politik, termasuk soal sengketa kepengurusan setelah selesainya masa pendaftaran. KPU hanya melihat ketentuan sesuai kewenangan KPU, dalam melakukan klarifikasi sengketa kepengurusan.

Namun itu dilakukan apabila sengketa kepengurusan sebelum masa pendaftaran pasangan calon. Apabila sengketa kepengurusan sebelum masa pendaftaran, maka KPU akan melakukan klarifikasi kepada Kementerian Hukum dan HAM dan DPP Partai Politik.
“Jadi kondisi sengketa kepengurusan setelah masa pendaftaran, sifat status quo dan kondisi keabsahannya pada saat pendaftaran,” tegas dia.

Sebagaimana diketahui, pemecatan terhadap Ayu Hasanusi sebagai Ketua Hanura Maluku, sebagai dampak dari adanya dualisme kepengurusan DPP Hanura versi pertemuan Hotel Ambhara yang memecat Oesman Sapta Odang (OSO), dan versi Hotel Manhatan yang loyal terhadap OSO. Hanura Maluku tergabung dalam faksi Hotel Ambhara, dan karenanya Ayu Hasanusi dipecat dari Ketua DPW Hanura Maluku versi DPP Hanura Oso.

OSO kemudian menunjuk Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Bina Wilayah Maluku-Maluku Utara Partai Hanura, Wahab Talaohu sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Hanura Maluku. (ISL/TAB)

Most Popular

To Top