KPU Rekrut Anggota Parpol Jadi PPDP – Ambon Ekspres
Berita Utama

KPU Rekrut Anggota Parpol Jadi PPDP

AMEKS ONLINE, AMBON.—Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kepulauan Aru dan Kota Ambon menemukan 19 anggota partai politik tertentu yang direkrut jadi Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Pilgub Maluku. Komisi Pemilihan Umum (KPU) segera memberhentikan PPDP tersebut.

Berdasarkan laporan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Maluku terkait hasil perkembangan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih pemilihan Gubernur dan Qakil Gubernur Maluku 2018, ada PPDP berlatarbelakang anggota parpol terdiri dari Kepulauan Aru 15 orang dan Ambon 4 orang.

Mereka adalah Wilhemus Timisela, Dustin yehubbyaan, Nisya Akakib, Yosias Bagai, Jersoan Balsalah, Abdullah Depan, Olivia Barend, M.D. Persin, Abas Goulap, Yanes Kwalepa, Sofyan Pelupessy, Saban Jabumir, Baji Jabumir, Paulina Karam dan Deliyana Maita. Sedangkan 4 PPDP di Kota Ambon, belum disebutkan nama mereka. Panwaslu telah merekomendasikan kepada KPU Kepulauan Aru dan Kota Ambon agar segera diberhentikan.

“PPDP yang berlatar belakang parpol, sudah direkomendasikan oleh Panwas kabupaten dan kota, dan ditindaklanjuti ke KPU,” ungkap Ketua Bawaslu Maluku, Abdullah Ely kepada wartawan di ruang rapat Bawaslu, Rabu (24/1).

Sedangkan PPDP belum mengikuti bimtek, tapi telah melakukan coklit sejumlah 78 orang. Terdiri dari Maluku Tenggara 68 orang, Maluku Tengah 5 orang dan Kota Ambon 5 orang. “Disebabkan, karena ada yang undurkan diri, alasan iklim cuaca yang esktrim,” papar Abdullah.

Komisioner Panwaslu Kota Ambon H.Subair yang dikonfirmasi menjelaskan, pihaknya melakukan identifikasi PPDP sebelum KPU Kota Ambon mengeluarkan SK PPDP. Hasilnya, ditemukan sebanyak 4 anggota PPDP yang terlibat sebagai anggota partai politik. Mereka berasal dari Partai Gerindra, PPP dan Hanura. “Sesuai hasil indentifikasi Panwas, ditemukan sebanyak 4 orang, yang terlibat partai politik,” kata Subair.

Dia mengakui, sejauh ini Panwaslu belum mendapatkan temuan lanjutan soal itu. Yang ada hanyalah, temuan terkait dengan 5 anggota PPDP yang belum mengikuti bimtek. “Kalau keterlibatan perpol saat ini belum ada. Yang ada hanya persoalan bimtek, sehingga kita sudah menyurati KPU terkait masalah itu. Dan KPU sendiri telah melakukan bimtek susulan, yang dilaksanakan hari ini (kemarin),” jelasnya.

Komisioner KPU Kota Ambon, M Shadek Fuad mengatakan, 4 orang yang terlibat parpol telah diberhentikan. “Kalau ada yang terlibat lagi maka jelas diberhentikan. Ini aturan dimana penyelenggara tidak boleh terlibat sebagai anggota partai politik,” paparnya. (TAB/WHB)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top