Gerhana Bulan Total di Maluku – Ambon Ekspres
Berita Utama

Gerhana Bulan Total di Maluku

AMEKS ONLINE, AMBON.—Pada 31 Januari 2018, Indonesia akan kembali menyaksikan fenomena alam luar biasa, yakni gerhana bulan total. Warga di Kota Ambon juga bisa menyaksikan sendiri fenomena alam itu.

Stasiun Geofisika Ambon akan juga akan melakukan pengamatan terhadap gerhana tersebut. Waktu puncak gerhana untuk Indonesia bagian Timur, akan terjadi pukul 22.29 WIT.

Informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gerhana bulan merupakan peristiwa ketika terhalangnya cahaya matahari oleh bumi. Tidak semua cahaya sampai ke bulan. Proses gerhana bulan total ini, pernah terjadi sebelumnya di Indonesia pada 4 April 2015.

Kali ini, untuk menyambut datangnya gerhana bulan total akhir Januari ini, BMKG di masing-masing daerah sementara mempersiapkan diri untuk melakukan pengamatan.
BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Ambon juga akan melakukan pengamatan untuk daerah Kota Ambon dan sekitarnya.

Dimana berdasarkan fase gerhana bulan total, gerhana mulai pukul 19.49 WIT. “Kalau dari kami akan melaksanakan pengamatan gerhana bulan total tanggal 31 Januari. Untuk lokasi pengamatan, kemungkinan di halaman kantor kami di Karpan. Tidak menutup kemungkinan lokasi pengamatan akan pindah ke tempat lain,” tandas Kepala Seksi Data dan Infromasi Stasiun Geofisika Kelas I Ambon, A Azhar Rusdin, ketika dikonfirmasi Ambon Ekspres, Kamis (25/1).

Hal senada juga disampaikan Balai Besar BMKG Wilayah IV Makassar. Lewat rilisnya disebutkan, masyarakat Indonesia bagian Timur akan menyaksikan gerhana tersebut yang akan berlangsung selama 1 jam 16 menit. Mulai pukul 21.51 WIT sampai 23.07 WIT. Fenomena ini juga dapat diamati di wilayah Asia Selatan, Asia Barat, Asia Timur, Asia Tenggara, Australia, Oseania dan Amerika Utara.

SHOLAT GERHANA
Terpisah, salah satu pengurus Masjid Raya Al Fatah, Ustadz Arsal Risal Tuasikal mengatakan, setiap terjadi fenomena gerhana bulan total, maka seluruh umat muslim di dunia, diwajibkan melaksanakan sholat gerhana sesuai waktunya. Hal ini sebagaimana disunnahkan oleh Baginda Nabi Muhammad SAW. “Untuk Kota Ambon, sholat gerhana akan dipusatkan di Masjid Raya Al Fatah Ambon, pada 31 Januari 2018. Sholat dipimpin langsung Imam Besar Masjid Al Fatah Ambon, Ustadz RR Hasanussi pada pukul 20.48 WIT sampai selesai,” tandas Tuasikal.

Menurutnya, dalam hadist riwayat Al Bukhari (HR. Al-Bukhari Nomor 1040), dikatakan, “Kami pernah duduk bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam. Maka Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam berdiri dan berjalan cepat sambil menyeret selendangnya hingga masuk ke dalam masjid. Kami pun ikut masuk kedalam masjid.

Beliau lalu mengimani kami shalat 2 rakaat hingga matahari kembali nampak bersinar”. “Sesungguhnya matahari dan bulan tidak mengalami gerhana disebabkan karena matinya seseorang. Jika kalian melihat gerhana, maka dirikanlah shalat dan berdoalah hingga selesai gerhana yang terjadi pada kalian”. “Jadi itulah hadist tentang shalat gerhana yang telah disampaikan dalam hadis riwayat Al-Bukhari Nomor 1040. Dan persiapannya itu, hari Jumat besok (hari ini) akan ada pengumuman di Masjid Raya Al Fatah. Bahkan akan dipasang spanduk-spanduk,” katanya. (ISL)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top