KPU Coret Dukungan Ganda Pasangan HEBAT – Ambon Ekspres
Politik

KPU Coret Dukungan Ganda Pasangan HEBAT

AMEKS ONLINE, AMBON.—Meski telah melalui verifikasi administrasi dan analisis kegandaan, Petugas Pemungutan Suara (PPS) masih menemukan dukungan pasangan Herman Adrian Koedoeboen-Abdullah Vanath yang ganda. Sesuai aturan, dukungan ganda tersebut dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Informasi yang dihimpun Ambon Ekspres dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sirimau dan PPS menyebutkan, dukungan ganda di kecamatan tersebut mencapai ratusan.

Disebut ganda, karena pendukung bersangkutan sebelumnya telah menyatakan dukungan dan memenuhi syarat pada verifikasi faktual (verfak) tahap pertama.
Belum dapat diketahui jumlah dukungan ganda di Sirimau dan Kota Ambon umumnya. Pasalnya, masih dilakukan verifikasi yang akan berakhir hari ini.
“Memang ada dukungan ganda. Kami coret dan nyatakan tidak memenuhi syarat. Tapi, secara keseluruhan kita belum bisa pastikan berapa jumlahnya,” akui anggota PPK Sirimau, Abdul Halid Umasugi kepada Ambon Ekspres, Jumat (2/2) malam.

Dukungan ganda pasangan Herman-Vanath dengan akronim HEBAT, tidak hanya di Kota Ambon. KPU Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) juga melaporkan adanya temuan dukungan ganda, dan telah dicoret dari daftar dukungan.
“Kami juga sudah mendapatkan laporan dari SBT, terutama di Kota Bula, ternyata ada beberapa dukungan yang sudah dinyatakan memenuhi pada dukungan awal, ternyata masih ada juga. Kita sudah instruksikan ke PPS agar dokumennya ditahan dan dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS),” ungkap Komisioner KPU Maluku Divisi Teknis, La Alwi ketika dikonfirmasi via seluler, Minggu (4/2).

Alwi menduga, dukungan ganda tersebut kemungkinan disebabkan penyusunan dokumen yang teratur dan teliti. Sehingga, jumlah yang direkap dan disusun saat verifikasi administrasi, bertambah maupun berkurang ketika dipilah lagi oleh PPS untuk diverifikasi faktual.
“Jadi, kami sudah menginstruksikan di tingkat verifikasi administrasi kemarin, kami sudah lakukan analisi kegandaan, dan kalau ditemukan, maka langsung di TMS kan. Begitu juga di saat verfak, ternyata ditemukan dokumen yang sudah memenuhi syarat pada verifikasi faktual pertama, dan ada dlagi saat verfak kedua, itu dinyatakan TMS,” jelasnya.

BERJALAN LANCAR
Memasuki hari terakhir verfak, Alwi mengaku, belum ada hambatan berarti. Hanya beberapa desa di Kabupaten Maluku Tenggara yang hingga tiga hari lalu belum dilakukan verifikasi karena disasi.

KPU Provinsi telah berkoordinasi dengan koordinator divisi hukum KPU Maluku Tenggara untuk melakukan pendekatan dengan tokoh agama, tokoh adat dan pemerintah desa agar verifikasi bisa dilakukan. Sebab, verfak yang merupakan bagian dari tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku 2018, harus berjalan sesuai jadwal.
“Kami sudah menyampaikan informasi via WA (WhatsApp) ke koordinator divisi hukum KPU Malra agar melakukan langkah-langkah koordinasi dan komunikasi dengan pemuka-pemuka agama, adat dan pemerintah agar masalah ini tidak bisa dihakangi agar sesuai dengan jadwal. Dan sudah ada komunikasi. Berjalan atau tidak, belum dilaporkan kepada kami,” paparnya.

Tetapi secara umum, lanjut dia, verfak terhadap dukungan pasangan HEBAT berjalan lancar. “Sejauh ini, perkembangan di daerah yang dilaporkan kepada kami sifatnya berupa hambatan, itu belum ya. Artinya, proses itu (verfak) lancar-lancar saja,” ungkapnya.

Mantan Ketua KPU Maluku Tengah itu menegaskan, verfak berakhir hari ini, 5 Februari. Sehingga, apapun hambatan di lapangan, baik cuaca maupun kelelaian tim penghubung tidak bisa memperhambat tahapan.

Penegasan Alwi ini untuk menanggapi informasi verfak yang belum dapat dilakukan di beberapa kelurahan di Kota Ambon, karena tim penghubung tidak bisa mengumpulkan pendukung.
“Verifikasi faktual kita lakukan secara kolektif. Artinya, penghubung mengumpulkan pendukung secara kolektif, ya PPS tetap verifikasi. Kalau memang belum, ya tidak bisa disalahkan PPS, karena PPS tidak bisa jalan dari rumah ke rumah,” jelasnya.

Dia menambahkan, apabila penghubung tidak mengumpulkan warga, mereka bisa datang langsung ke kantor PPS untuk menyatakan dukungan. ”Dalam keadaan seperti itu, kita berharap penghubung bisa bekerja cepat mengumpulkan pendukung-pendukung, biar waktu sisa ini bisa dimanfaatkan. Kalau koletif tidak bisa, bisa datang ke kantor PPS,” pungkasnya.

Berdasarkan jadwal dan tahapan, setelah verfak, PPS menuangkan hasilnya dalam berita acara B.5-KWKW Perseorangan. Selanjutnya, rekapitulasi berjenjang yang dimulai dari PPK 6 – 7 Febuari, KPU kabupaten/kota 8 – 9 Februari, dan KPU Provinsi 10 – 11 Februari.

Seperti diberitakan sebelumnya, syarat jumlah dukungan minimal yang harus dicukupi pasangan HEBAT sebanyak 122.895, agar bisa lolos sebagai calon gubernur dan wagub Maluku 2018. Saat ini, HEBAT telah berhasil mengumpulkan 71.485 dukungan yang memenuhi syarat yang telah disahkan oleh KPU.

Sehingga, HEBAT masih kekurangan 51.410 dukungan lagi. Kekurangan ini yang sedang dicari dan usahakan pasangan HEBAT melalui mekanisme verifikasi faktual terhadap 140.117 dukungan. (TAB)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top