Polisi dan Pemda Izinkan Judi Bola Guling di Aru – Ambon Ekspres
Hukum

Polisi dan Pemda Izinkan Judi Bola Guling di Aru

Ilustrasi Judi Bola Guling/Net

AMEKS ONLINE, ARU.–Arena ketangkasan bola guling marak di Kabupaten Kepulauan Aru. Permainan berbau judi yang dilakoni pengusaha di Kota Dobo ini terkesan sengaja dilegalkan. Padahal jelas, ada unsur mencari untung dengan taruhan uang.

Bahkan informasinya, permainan judi ini justru mendapat dukungan Pemkab Aru dan Polres Kepulauan Aru. Pasalnya, diduga ada izin resmi yang dikeluarkan sehingga bisnis ini berjalan terus. “Kita curiga jangan-jangan pemda dan polres mendapat keuntungan dari pengusaha permainan ini, agar bisnis judi mereka tetap beroperasi,” ungkap sumber terpercaya media ini, Senin (26/2).

Sumber menjelaskan, SIUP dan tanda daftar perusahaan milik pengusaha di Dobo ini awalnya sudah dicabut Pejabat Bupati Aru, Angelus Renjaan beberapa waktu lalu. Namun setelah Johan Gonga dan Muin Sogalrey memimpin Aru, permainan ini kembali marak. “Masa penjabat bupati saat itu lebih tegas dan berani dari bupati definitif. Ini kan aneh dan logikanya dimana ? Makanya saya bisa menduga ada kong kalikong beroperasinyan judi bola guling ini,” jelasnya.

Parahnya lagi, kata sumber, Polres Aru tetap mengeluarkan izin keramaian. Seharusnya polisi bertindak tegas untuk memproses hukum para pengelola usaha tersebut karena jelas-jelas melanggar aturan seperti KUHP Pasal 303. “Kan yang namanya permainan berbau keberuntungan disertai penawaran hadiah adalah modus judi maka dari sisi penegakan hukum seharusnya polisi juga bisa menindak tegas tanpa menunggu arahan dari pemda dalam hal ini bupati,” cetus sumber

Hal senada disampaikan Ketua Perhimpunan Pemuda Aru Bersatu, Recki Bohtmir. Kepada Ambon Ekspres, dia menegaskan, Pemkab dan Polres Aru tidak tegas untuk menutup usaha judi bola guling di ibukota Kabupaten Kepulauan Aru itu. “Saya setuju dengan apa yang disampaikan sumber Ambon Ekspres, bahwa ada bonus-bonus dalam permainan judi ini. Sebab, kita bisa melihat bagaimana pemda dan aparat penegak hukum dibuat tak berkutik sama sekali untuk bertindak menutup judi dengan hadiah besar,” ujar Bothmir.

Dia mengaku jika dirinya tidak bisa membantah ada keterlibatan pemimpin di Aru dalam judi tersebut. ‘’Ya, memang faktanya seperti itu. semua jalur sudah dipegang mereka, jadi harus ada tekanan dari atas baru institusi dibawah bertindak,” bebernya.

Dirinya berharap Bupati Aru dan Kapolres Aru segera menutup permainan judi itu. ’’Karena bupati harus menutup usaha tersebut berdasarkan izin yang sudah dicabut. Sementara kapolres punya kewenangan menciduk mereka-mereka yang mengelola usaha tersebut karena ada unsur judi, dan jelas KUHP melarang itu,” tegasnya.

Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Adolof Bormasa yang dikonfirmasi Ambon Ekspres mengaku, permainan bola guling itu diberi izin oleh Pemkab Aru. Pihaknya hanya mengeluarkan izin keramaian.

Disinggung soal transaksi permainan judi dengan hadiah hingga jutaan rupiah, Bormasa justru berdalih bahwa itu bukan judi. ‘’Jadi permainan bola guling itu bukan judi melainkan ketangkasan. Izinnya resmi dari pemda. Makanya kita (Polres) berani mengeluarkan izin keramaian,’’ ujar dia. (M1)

Most Popular

To Top