Assagaff Ingatkan Pentingnya Baca Al-Quran – Ambon Ekspres
Metro Manise

Assagaff Ingatkan Pentingnya Baca Al-Quran

AMEKS ONLINE, AMBON.—Generasi muda tidak boleh terbawa arus zaman. Ketika modernitas mulai menghampiri, memperkuat ilmu agama menjadi hal penting agar akhlak dan moral tidak terkikis. Selalu meluangkan waktu untuk belajar membaca Al-Quran dengan baik dan benar, juga solusi mempertebal akhlak dan moral.

“Mempelajari Al-Quran bagi generasi muda kita saat ini, adalah penting.
Al-Quran merupakan kitab suci yang mengajarkan seseorang untuk menjadi lebih baik. Namun semua ini, harus dibarengi dengan dorongan dan motivasi dari orang tua,” kata Said Assagaff ketika memberikan sambutan di acara wisuda para Santri TPQ Al-Ikhlas Aspun Kompleks IAIN, Negeri Batu Merah, Minggu (4/3).

Menurutnya, Al-Quran harus dijadikan sebagai pedoman hidup. Terutama dalam menghindari diri dari kejadian-kejadian yang merugikan akhlak generasi. Diantaranya masalah narkoba, miras, judi dan pencurian hingga pemerkosaan yang marak terjadi, bahkan sudah terbawa sampai ke daerah terpencil. “Kejadian kriminal saat ini sudah sangat beragam. Kita tidak tau generasi kita kedepan seperti apa.

Itulah mengapa mereka harus dituntut untuk mempelajari ilmu agama melalui Al-quran, agar bisa terhindar dari masalah tersebut kedepannya nanti,” jelas Assagaff yang kini mencalonkan diri sebagai Gubernur Maluku itu.

Mengutip hasil survei beberapa perguruan tinggi, seperti Universitas Islam Malang, dan Universitas Gadja Madah Jogjakarta, Assagaff mengatakan, rata-rata mahasiswa yang lulus dengan nilai terbaik bahkan cumlaud, adalah mereka yang punya kemampuan membaca dan menghafal Al-Quran dengan baik. “Saya kira ini suatu kenyataan, karena, Al-quran dapat memberikan pengetahuan melekat pada seseorang yang menghafalnya,” akui Assagaff.

Di tempat yang sama, Kepala Kanwil Kemenag Maluku Faesal Musaad dalam sambutan yang dibacakan Kabag Tata Usaha Kemenag Maluku Jamaludin Bugis mengatakan, generasi muda khususnya umat muslim, harus diperkuat dengan ilmu agama. Karena dengan begitu akan memperkuat iman di masyarakat, terutama dalam melestarikan kehidupan di masyarakat.

“Khatam Al-quran jangan dimaknai sebagai acara seremonial saja. Tetapi ini wujud dari kecintaan para generasi kita kepada Al-Quran. Sebab, orang yang lebih banyak menghafal Al-Quran dia akan cinta kepada sang penciptanya. Dan cinta kepada sesama manusia dalam kehidupan sehari-harinya,” tegasnya.

Sebanyak 51 santri yang diwisudakan. Ini merupakan wisuda ke empat bagi para Santri dan Santriawati di TPQ Al-Ikhlas. (WHB)

Most Popular

To Top