Berkas Transit Passo Mengendap di BPK – Ambon Ekspres
Hukum

Berkas Transit Passo Mengendap di BPK

AMEKS ONLINE, AMBON.—Sudah empat bulan berkas perkara kasus dugaan korupsi Transit Passo di tangan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Maluku. Berulangkali rekomendasi BPK disampaikan ke penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku untuk memeriksa saksi tambahan maupun tersangka. Namun sampai kemarin perhitungan kerugian negara atas kasus itu belum juga kelar.

Terlambatnya kerja BPK, menyebabkan Kejati Maluku tertunda dalam pelimpahan kasus Terminal Transit Tipe B di Desa Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon tahun anggaran 2008 – 2009.
Dalam proyek yang menghabiskan Rp 55 miliar lebih itu, Kejati Maluku menetapkan tiga tersangka, Asisten I Sekretaris Kota Ambon Angganoto Ura, Jhon Lucky Metubun selaku konsultan pengawas dan Amir Gaus Latuconsina.

“Hingga saat hasil auditnya belum ada,” ungkap Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku, Manumpak Pane kepada koran ini, Rabu, (7/3).

Dia mengaku, tim penyidik pada prinsipnya tetap menunggu dan terus melakukan koordinasi dengan lembaga auditor negara itu untuk percepatan perhitungan kerugian keuangan negara.

Sebelumnya, Angganoto Ura diperiksa tim penyidik Kejati Maluku sebagai saksi mahkota. Ura yang pernah menjabat Kadis Perhubungan Kota Ambon ini, selain diperiksa untuk melengkapi berkas perkaranya juga untuk kepentingan audit kerugian keuangan negara dalam proyek yang diduga merugikan keuangan negara hingga Rp 1 miliar.

Ura adalah PPK proyek APBN itu. Sebagai tersangka dia juga ditemani Jhon Lucky Metubun selaku konsultan pengawas dan Amir Gaus Latuconsina selaku PT Reminal Utama Sakti. (NEL)

Most Popular

To Top