ATM BRI Dibuat Tanpa Diketahui Nasabah – Ambon Ekspres
Berita Utama

ATM BRI Dibuat Tanpa Diketahui Nasabah

AMEKS ONLINE, DOBO.– Uang Dance Ngosiem akhirnya dikembalikan BRI Cabang Dobo. ATM yang dibuat petugas bank tanpa ijin Dance juga dikembalikan. Namun ATM tersebut sudah dipatah pihak BRI. ATM itu sendiri dibuat

“ATM bodong bapak saya, (Dance Ngosiem) sudah dikembalikan BRI kepada kami, Senin sore kemarin. Tetapi dalam kondisi tidak utuh. ATM-nya patah terbelah dua,” ungkap Retty anak Dance, kepada Ambon Ekspres via telefon, Selasa (10/4)

Alasan meminta ATM itu, karena kuatir dengan keamanan tabungan orang tuanya. Pasalnya ada penarikan sebelumnya yang dilakukan. Belum diketahui penarikan dilakukan siapa. Tapi BRI memastikan ada penarikan dengan menggunakan kartu ATM.

BRI juga tidak menyebutkan siapa pelakunya. Mereka beralasan, CCTV pada ATM itu rusak. “Saya sangat kuatir akan kenyamanan uang tabungan bapak saya, makanya saya minta PIN ATM tersebut di blokir serta meminta dikembalikannya ATM itu kepada kami keluarga. Memang sesuai pengakuan petugas BRI, ATM sudah dimusnakan. Pasca kasus pembobolan uang nasabah. Tetapi saya tidak percaya, makanya saya tetap ngotot minta ATM bodong atas nama bapak saya itu dikembalikan,” tutur dia

Dia berharap BRI lebih teliti dalam bekerja. Bagi dia tak logis, ada kesalahan dalam pembuatan ATM menggunakan nama orang lain tanpa ada Nomor NIK KTP maupun tanda tangan si pemilik ATM tersebut.

“Harus jadi bahan evaluasi. Kepala BRI Cabang Dobo harus tegas kepada bawahannya yang tidak cermat dalam bekerja, agar ada efek jera bagi yang lain. Sebab, aneh kan kalau buat ATM atas nama orang lain, tanpa nomor NIK KTP maupun tanda tangan yang bersangkutan,” pungkasnya.

Meski BRI mengembalikan uang orang tuanya, Retty berharap kasus ini menjadi pelajaran. Dan Ia juga meminta Kepala BRI Cabang Dobo mengecek siapa dalang dibalik kasus perbankan yang menimpa nasabah.

“Ya, walaupun pada akhirnya pihak BRI ganti uang bapak saya sebanyak Rp.2 juta. Tetapi kasus ini merupakan warning (peringatan) bagi pihak BRI. Kepala BRI harus tegas menindak siapa dalang dari pemalsuan dokumen ATM bodong kemarin, sehingga tidak terulang lagi,” pinta Retty. (M1)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top