Peraih Medali Emas Olimpiade Matematika Nasional – Ambon Ekspres
Features

Peraih Medali Emas Olimpiade Matematika Nasional

CINTA MATEMATIKA : Audy foto di depan piala yang dia dapatkan dari sejumlah olimpiade.

Audy Rayna Ardiyanti terlihat lelah. Maklum, dia baru saja pulang dari sekolah. Meski tampak lelah, dia masih menyempatkan diri berbincang-bincang bersama Jawa Pos Radar Bojonegoro terkait pengalamannya menjuarai sejumlah olimpiade matematika tingkat nasional. Di temani ibunya, Audy terlihat malu-malu menjawab pertanyaan. “Matematika itu seru,” kata Audy.

Dara 8 tahun, akrab disapa Audy itu, memang baru menginjak bangku kelas 2 sekolah dasar di SDN Kadipaten 2 Bojonegoro. Namun begitu, pengalamannya mengikuti berbagai olimpiade tingkat provinsi dan nasional cukup banyak, tentu dengan ukuran anak seusianya. Sejumlah medali mampu dia kumpulkan. Bukan olimpiade olahraga.

Melainkan olimpiade matematika, sebuah pelajaran yang membuat sebagian besar anak-anak SD enggan berangkat ke sekolah.
Sejumlah pengalaman mengikuti olimpiade matematika dirasakan Audy dalam beberapa bulan terakhir. Di antaranya, Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR) ke-13 tingkat nasional di Ecovention Ancol, Jakarta pada (15/4) lalu.

Pada ajang itu, Audy menjadi juara kedua dan meraih medali perak untuk kelas 2 SD. Selain Audy, pada ajang yang sama, dia berangkat bersama timnya. Mereka menjadi wakil Bojonegoro bertaruh di ajang Matematika Nasional. Beberapa di antaranya mendapat juara.

Untuk kategori kelas 1 SD, M. Zildan Rafay dari SD Integral Luqman Al Hakim mendapat juara 2 dan sama-sama meraih medali perak seperti Audy, hanya berbeda kelas saja. Ada juga Nafisa Aqilla Zufaira kelas 1 dari SDN MT Bojonegoro yang menjadi juara 3 dan meraih medali perunggu. Sedangkan untuk kategori kelas 8, Farah Aulia dari SMPN 1 Bojonegoro mampu mendapat juara 3 dan meraih medali perunggu. Keempat anak tergabung dalam tim Klinik Pendidikan Mipa (KPM) Bojonegoro tersebut, setidaknya membuktikan jika Bojonegoro memiliki siswa-siswa yang tidak takut pelajaran matematika, dan justru menjadi juara di tingkat nasional.

Selain KMNR ke-13, Audy juga tercatat pernah mengikuti olimpiade matematika tingkat Jatim diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Jember pada (18/3) lalu. Pada ajang tersebut, Audy mampu meraih juara 3 dan mampu membawa pulang medali perunggu.

Namun, dari sejumlah pengalaman mengikuti olimpiade pernah dirasakan Audy, satu pengalaman mengesankan dia rasakan saat mengikuti Hidayatullah Mathematic and Science Olympiad (HIMSO) II tingkat nasional di Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya (21/4) lalu.

Audy tidak sendirian ke olimpiade HIMSO. Dia bersama timnya. Beberapa di antaranya, ada M. Zildan Rafay dari SD Integral Luqman Al Hakim dan mendapat medali perak untuk kategori kelas 1. Sedangkan M. Awana Azel Zada Rowian dari SD sama, mendapat medali perunggu untuk kelas 1 juga. Pada ajang tersebut, Audy mampu meraih juara 1 dan mendapat medali emas untuk kategori kelas 2 SD. Itu medali emas pertama yang dia dapatkan. Tidak hanya dia, kedua orang tuanya pun sangat bahagia.

Mampu mendapat medali emas pada ajang nasional diikuti berbagai daerah di Indonesia tersebut, anak kedua dari Dyah Lestari Widayanti dan Andrie Hermawan itu membuktikan jika masa depan anak-anak Bojonegoro terhadap matematika tidak perlu dikhawatirkan. Sebab, sudah menjadi rahasia umum jika matematika menjadi pelajaran cukup ditakuti anak-anak SD.

“Selain menyukai matematika, Audy juga memang ikut les dan bimbingan,” imbuh Dyah.
Selain itu, dalam hal bermain ponsel misalnya, Audy hanya main ponsel saat libur. Sebab, Dyah mengakui, bermain game berlebihan berdampak pada minat belajar. Terutama belajar matematika.
(bj/zky/nas/bet/JPR)

Most Popular

To Top