Malteng Tertinggi, MBD Bebas Lakalantas – Ambon Ekspres
Berita Utama

Malteng Tertinggi, MBD Bebas Lakalantas

AMEKS ONLINE, AMBON—Memasuki triwulan pertama tahun 2018, angka kecelakaan lalulintas (Lakalantas) menunjukkan tren penurunan, jika dibanding triwulan pertama 2017 lalu. Dari data yang diperoleh koran ini di Mapolda Maluku, tercatat jumlah Lakalantas di Maluku sebanyak 89 kasus dengan jumlah korban meninggal 47 orang.

Dari jumlah tersebut, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) mendominasi kabupaten lainnya sebanyak 22 kasus, disusul Kota Ambon dan Pp Lease 15 kasus, Seram Bagian Barat (SBB) 13 kasus, Maluku Tenggara (Malra) 12 kasus, Maluku Tenggara Barat (MTB) 11 kasus, Buru dan Buru Selatan 6 kasus, Seram Bagian Timur dan Aru masing masing 5 kasus, sementara Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) masuk kategori nyaman atau bebas lakalantas.

Jika dibanding dengan lakalantas triwulan pertama 2017 lalu ada tren penurunan sebesar 36 persen dari total 137 kasus menjadi 89 kasus di tahun 2018.

Kendati demikian, jajaran Polda Maluku dari tahun ke tahun terus melakukan upaya penekanan kasus, melalui beberapa program strategis. Untuk tahun ini, jelang Ramadhan 1439 Hijriyah, jajaran Polda Maluku melakukan operasi kepatutan lalu lintas di jalan raya. Operasi yang tergabung patuh Siwalima ini mulai berjalan tanggal 26 April sampi dengan 9 Mei 2018.

Operasi tersebut dimaksudkan untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan raya sehingga berimplikasi pada kesadaran berlalulintas.

Kapolda Maluku Irjen Pol Andap Budhi Revianto menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga keselamatan pribadi dengan memperhatikan kelengkapan kendaraan sebelum berkendara. Dalam keterangan elektronik yang diterima Ambon Ekspres kemarin, Kapolda menyebutkan, ada tujuh skala prioritas yang menjadi perhatian. Diantaranya, pengendara motor harus menggunakan helm standar keselamatan, sabuk pengaman bagi pengemudi roda empat, kendaraan yang melebihi kecepatan maksimum, pengemudi yang mabuk, pengemudi dibawah umur, bermain HP sambil mengemudi dan kendaraan yang melawan arus.

Diharapkan melalui operasi patuh siwalima tersebut dapat mengurangi resiko kecelakaan lalulintas dan mampu meningkatkan kesadaran berlalulintas bagi pengemudi kendaraan.

Untuk itu Kapolda berharap melalui program operasi siwalima akan semakin menekan angka kecelakaan di jalan raya. Apalagi implementasi pelaksanaan dilakukan secara bersamaan di seluruh kabupaten kota di Maluku. (NEL/ASI)

Most Popular

To Top