Kerusakan Jalan Passo Mulai Diperbaiki – Ambon Ekspres
Berita Utama

Kerusakan Jalan Passo Mulai Diperbaiki

JALAN RUSAK : Proses perbaikan jalan rusak di kawasan jalan Sisingamangaradja Desa Passo, Selasa (1/5). Kondisi jalan yang mengalami rusak parah ini, baru direspon oleh dinas terkait setelah pasca pemboikotan jalan oleh masyarakat tersebut.

AMEKS ONLINE,AMBON.—Setelah didemo pekan lalu, pemerintah kini mulai mengerjakan kerusakan jalan dan gorong-gorong di ruas Jalan Sisingamangaraja Passo, Kecamatan Baguala. Terlihat sejumlah alat berat mulai melakukan penggalian guna memasang gorong-gorong untuk saluran drainase.

Selama ini tidak ada gorong-gorong yang terhubung para ruas jalan arah Kecamatan Leitimur Selatan. Akibatnya, saat turun hujan, genangan air memenuhi ruas jalan tersebut. Jalan yang pernah diperbaiki beberapa waktu lalu akhirnya rusak parah.

Sekretaris Komisi C DPRD Maluku Roby Gasperz mengatakan, pemerintah daerah harusnya memperhatikan masalah kerusakan jalan yang menjadi kewenangannya, baik di kabupaten maupun Kota Ambon. Pemda maupun Dinas PU ketika mengetahui adanya kerusakan jalan harus secepatnya diperbaiki tanpa menunggu pergerakan dari masyarakat baru diambil tindakan. “Pemerintah harusnya cepat. Paling tidak dengan dilakukan penanganan sementara terhadap kerusakan yang ada.

Jangan dibiarkan begitu saja. Warga yang tiap hari berlalu lalang pasti resah dengan kondisi seperti itu,” kata Gasperz kepada Ambon Ekspres, Selasa (1/5).
Meski demikian, politisi Gerindra ini juga memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang dengan cepat merespons tuntutan dari warga Desa Passo. Olehnya itu, dia berharap dengan didatangkan alat berat ke lokasi kerusakan, maka secepatnya jalan tersebut dikerjakan.

Ketua Komisi C DPRD Maluku Anos Yermias yang dikonfirmasi menambahkan, kerusakan jalan akibat tidak berfungsinya saluran drainase sehingga terjadi genangan air. Namun pihaknya berencana akan mengkroscek langsung untuk melihat kondisi dilapangan. Karena, sesuai agenda komisi akan melakukan pengawasan (hari ini) untuk lima kecamatan di Kota Ambon.

“Ada dua saluran air, satu dari BLK. Satu dari SPN. Makanya setiap kali hujan, air selalu tersumbat ke badan jalan, hingga mengakibatkan kerusakan. Dan kami juga belum tahu apakah saluran ini, kewenangan kerjanya provinsi atau kota. Kalau jalan, memang provinsi, namun nanti kita lihat lebih lanjut setelah melakukan pengawasan di Kecamatan Baguala,” singkat Yermias.
Kepala Dinas PU Maluku, Ismail Usemahu yang dikonfirmasi via telepon maupun SMS terkait waktu kerja dan anggaran, belum memberikan tanggapannya.(WHB)

Most Popular

To Top