Kejanggalan Pelaku Bom Surabaya, Shalat Subuh Berjamaah, Saling Berpelukan Sambil Tangis-tangisan – Page 2 – Ambon Ekspres
Nasional

Kejanggalan Pelaku Bom Surabaya, Shalat Subuh Berjamaah, Saling Berpelukan Sambil Tangis-tangisan

Nah, sebelum melakukan bom bunuh diri itu, ternyata keluarga tersebut masih menyempatkan diri menunaikan shalat subuh berjamaah di masjid dekat kediaman mereka.

Hal itu sebagaimana penutusan salah satu satpam perumahan yang mewanti-wanti agar tak disebutkan namanya.

Menurut sang satpam, kali terakhir ia melihat keluarga tersebut adalah saat usai melaksanakan shalat subuh berjamaah.

Saat itu, dari masjid, mereka langsung pulang ke rumahnya.

Namun, di depan rumah, mereka terlihat saling berpelukan satu sama lain.

“Iya pelukan aja, di depan rumah. Semua pelukan,” kata satpam tersebut.

Meski hanya selintas, tapi ia yakin saat saling berpelukan itu, keluarga tersebut sama-sama menangis.

“Saya pas lewat situ (depan rumah pelaku). Mereka pelukan semua sambil nangis-nangis,” lanjutnya.

Ia sendiri tak tahu persis apa yang membuat keluarga itu saling berpelukan dan menangis haru.

Ia baru sadar setelah dirinya melihat pemeberitaan bahwa keluarga Dita-Puji disebut menjadi pelaku bom Surabaya.

“Waktu itu saya pikir mungkin ada masalah keluarga gitu. Baru sadar setelah lihat berita ternyata mereka pelaku bom bunuh diri,” bebernya.

2 of 3

Most Popular

To Top