Polisi Serius Usut Proyek Air Bersih di MTB – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Polisi Serius Usut Proyek Air Bersih di MTB

AMEKS ONLINE, MTB.–Aparat kepolisian dari Ditreskrimsus Polda Maluku serius untuk mengusut tuntas dugaan korupsi sejumlah proyek air bersih Dinas Pekerjaan Umum Maluku yang dikerjakan di tiga desa di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB).

Hal Ini tegaskan Wadireskrimsus AKBP Harold Wilson Huwae kepada Ambon Ekspres, Senin (14/5).
Dia memastikan, proses penyelidikan saat ini sementara berjalan. ” Masih dalam tahap pemanggilan terhadap kontraktor, yang melaksanakan pekerjaan tersebut,” beber Harold kepada koran ini, kemarin.
Mantan Kapolres Ambon itu menegaskan, saat ini sudah diagendakan dalam waktu dekat akan di lakukan pemeriksaan terhadap kontraktor dan sejumlah saksi lain yang dianggap berhubungan dengan proyek air bersih tersebut. ”Dalam minggu ini, akan dilakukan pemeriksaan,” tandas Harold tanpa menyebutkan siapa kontraktor yang menangani proyek tersebut.

Menyoal, dari tiga proyek bersiah ini apakah di tangani satu kantraktor, dia tidak menampik. Dia memastikan lebih dari satu orang. ”Sepertinya, dikerjakan oleh tiga orang kontraktor. Jelasnya, nanti cek lagi ke penyidik, yang lebih tau soal ini,” akuinya.

Diberitakan sebelumnya, tercium aroma korupsi pada proyek APBN senilai Rp 5 miliar, Ditkrimsus Polda Maluku langsung menyiapkan tim. Tim ini akan mengusut tiga proyek air bersih di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) milik Dinas Pekerjaan Umum Maluku. “Ya, kami siap bentuk tim. Dalam waktu dekat tim ke sana (MTB-red) untuk lakukan penyelidikan di desa-desa yang menjadi tempat dibangun proyek itu,” kata Wakil Ditreskrimsus Polda Maluku, AKBP Harold Wilson Huwae kepada awak media di Ambon, Rabu (25/4).

Dia menegaskan, kontraktor dan dinas teknis yang terlibat dalam pembangunan proyek air bersih segera diperiksa. “Secepatnya kontraktor, dan dinas teknis yang terlibat dalam pembangunan proyek ini kita panggil untuk dimintai keterangan,” kata dia singkat.

Diketahui, proyek milik Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Maluku tahun anggaran 2015 dengan total anggaran Rp 5 miliar itu terletak di tiga desa berbeda yakni Desa Romean, Kecamatan Yaru. Desa Keliobar, Kecamatan Tanimbar Utara. Dan Desa Sangliat Krawain, Kecamatan Wertamrian.

SUDAH MAKSIMAL
Sementara itu, anggota DPRD Maluku Anos Yeremias menyebut, proyek air bersih milik Dinas PU Maluku tahun 2015, untuk beberapa desa di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) dengan mengunakan dana APBN, sebesar Rp 5 miliar dinilai sudah maksimal. Namun kendala selama ini, karena faktor debit air berkurang, mengakibatkan air tidak berjalan dengan baik.

“Kerja PU sudah maksimal dalam artian pekerjaan itu ada. Bukan tidak ada lalu dikatakan fiktif. Kalau ada yang lapor ke kepolisian, kemudian mau diusut silahkan diproses, jika itu ada kesalahan,” ujar anggota DPRD Maluku dapil MTB-MBD itu kepada Ambon Ekspres, Minggu (13/5).

Dikatakan, sejauh ini tidak ada proyek air bersih yang dikerjakan pada beberapa desa yakni, Desa Romean, Kecamatan Yaru. Desa Keliobar, Kecamatan Tanimbar Utara. Dan Desa Sangliat Krawain, Kecamatan Wertamrian, terbengkalai alias tidak selesai. Ini dibuktikan dengan hasil kunjungannya langsung dilapangan. “Tidak ada proyek yang mengedap. Saya sudah meninjau langsung ke daerah-daerah itu. Ditemukan proyek air bersih yang dikerjakan PU tahun 2015 semuanya terlaksana dengan baik, terutama untuk instalasinya. Hanya saja, sejauh ini terjadi kekurangan debit air, sehingga air tidak ada yang jalan,” kata Anos. (ERM/WHB/M1)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top