Hujan Batu Di Wainitu

by
Aparat keamanan berpakaian sipil maupun berseragam militer sedang berkomunikasi dengan sejumlah tokoh masyarakat di Wainitu. -Lutfi Heluth-
AMBON, AE.–
Bentrokan 3 komunitas pemuda kembali terjadi di Kota Ambon, antara Pemuda Belakang Swalayan Planet 200,  Wainitu RT 001/RW 04 dengan Pemuda RT 004/RW 02 dan Pemuda RT 005/RW 02 Talake, Kelurahan Wainitu, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Jumat (11/1).
Kasubag Humas Polres P.Ambon dan Pp. Lease, Ipda Julkisno Kaisupi, dalam rilisnya mengungkapkan, pemicu terjadi saling lempar batu hingga menyebabkan terjadinya bentrokan tiga komunitas pemuda di Kelurahan Wainitu, di duga lantaran adanya penganiaayaan salah seorang anak di Kelurahan Wainitu.
“Saling lempar batu yang terjadi di kompleks pemukiman warga perbatasan Talake-Wainitu, mengenai beberapa atap rumah warga yang berada di lokasi tersebut. Kejadian tersebut berlangsung sekitar 20 menit kemudian langkah yang diambil Ketua RT 002/04 adalah menghubungi petugas Bhabinkamtibmas, Kelurahan Wainitu untuk menindak lanjuti kejadian dimaksud,” ungkap Perwira Pertama Polri berpangkat satu balok itu.
Mantan Kapolsek  Teluk Ambon itu mengatakan, untuk mengatasi bentrokan warga tersebut, anggota Bhabinkamtibmas yang dipimpin langsung Kapolsek Nusaniwe bersama Personil PRC Polres P.Ambon dan Pp.Lease dan Personil Dit Sabhra Polda Maluku, yang tiba di TKP langsung berusaha membubarkan warga dengan melepaskan tembakan gas air mata ke arah arah keruman warga.
” Situasi bentrokan akhirnya dapat di atas dan dikendalikan oleh tim gabungan personil Polres P.Ambon dan Pp.Lease bersama Personil Polda Maluku. Masyarakat yang berada di lokasi bentrokan diarahkan untuk kembali ke rumah masing-masing,” tutur Kaisupy
Dikatakannya, dari kejadian tersebut, Para Tokoh Agama langsung mengambil langkah untuk menyelesaikan permasalahan konflik dengan melaksanakan pertemuan bersama para Tokoh Masyarakat,Tokoh Pemuda dan Ketua-Ketua RT yang berada di dalam kelurahan Wainitu. ” Situasi kondusif,” singkat dia. (NEL)